Tuesday, October 14, 2014

Hannah Arendt, Penulis The Origin of Totalitarianism

Hannah Arendt merupakan seorang ilmuwan (teoretikus) politik asal Jerman. Beliau seringkali disebut sebagai filsuf, meskipun Hannah Arendt menolak panggilan itu dengan alasan filsafat berurusan dengan “manusia dalam pengertian tunggal”

Sedangkan beliau menggambarkan dirinya sebagai seorang teoretikus politik karena karyanya berpusat pada kenyataan bahwa “Kumpulan manusia, bukan orang tertentu saja, hidup di muka bumi dan menghuni dunia ini.

Lahir di Hannover, Jerman pada tanggal 14 Oktober 1906. Hannah Arendt dilahirkan dalam keluarga Yahudi sekular di kota Linden yang waktu itu merupakan kota independen (kini bagian dari Hanover) dan tumbuh besar di Königsberg serta Berlin.

Karya Hannah Arendt membahas topik kekuasaan, politik, wewenang, dan totalitarianisme. Banyak dari tulisannya terpusat pada pengukuhan konsepsi tentang kebebasan yang sinonim dengan aksi politik kolektif. Dalam argumentasinya melawan asumsi libertarian bahwa “kemerdekaan dimulai ketika politik berakhir”

Arendt menyusun teorinya tentang kemerdekaan yang bersifat publik dan asosiatif, dengan mengambil contoh-contoh antara lain dari polis Yunani, kota-kota Amerika, komun Paris, dan gerakan hak-hak sipil pada tahun 1960-an untuk menggambarkan konsepsi tentang kemerdekaan.

Ia juga menulis The Origins of Totalitarianism, yang menelusuri akar-akar komunisme dan nazisme dan kaitan mereka dengan anti-semitisme. Buku ini kontroversial karena membandingkan dua pokok yang sebagian orang percaya tidak dapat dipertemukan.

Hannah Arendt meninggal dunia 4 Desember 1975 pada usia 69 tahun akibat serangan jantung. Beliau dikebumikan di Bard College, Annandale-on-Hudson, New York, bersebelahan dengan almarhum suaminya.

Tanggal 14 Oktober ini, Google memperingati kelahiran Hannah yang ke 108 dengan menyematkan gambar Hannah pada logo mesin pencari terkemuka itu.

[Download Buku The Origin of Totalitarianis by Hannah Arendt PDF Download Here]
loading...

0 komentar:

Post a Comment

Artikel ini belum lengkap tanpa komentar anda!
Silahkan berkomentar yang santun dan cerdas, tidak menghina, tidak memaki dan tidak menyebar kebencian. Terima kasih