Thursday, October 16, 2014

Andaikan Anjing Bisa Bicara, Inilah Ungkapan Hatinya...

loading...
Makhluk hidup memang akan saling memiliki ikatan yang seringkali tak bisa dijelaskan dengan logika. Dalam kisah berikut ini, Anda akan tahu kenapa. Jangan lupa siapkan tisu, setelah Anda tahu bagaimana rasanya andai dia bisa menyampaikan sesuatu.

Dunia sangat kagum dengan kisah Michiko, seekor anjing dari Jepang yang setia menanti tuannya di stasiun kereta api, kendati sang tuan telah meninggal. Atau masih ingat dengan kisah anjing yang dibuang di jalan tapi masih menunggu pemiliknya dengan setia? Kisah itu telah menyentuh hati banyak orang karena seekor anjing bisa begitu setia pada pemiliknya, bahkan tak mau pergi dari sana.

Binatang peliharaan bagi beberapa orang sudah sama seperti anaknya sendiri. Mereka ada bukan hanya untuk menghibur, namun sedikit banyak bisa memberikan kebahagiaan saat dunia ini tak mengerti kita.

Silahkan tonton video di bawah ini:


Anjing memang sering sekali diceritakan sebagai binatang yang paling setia. Andai ia bisa bicara, ia akan bertanya kenapa dia dibuang? Kesalahan apa yang ia lakukan? Akankah pemiliknya kembali? Karena, mereka sudah terlanjur terikat perasaan dengan si pemiliknya itu.

Perasaan, bukan hanya milik manusia. Induk binatang akan melindungi anaknya, satu sama lain akan sedih bila saling kehilangan. Seekor kucing menemani seorang nenek dan tak pernah pergi dari sisinya.

Kita hidup berdampingan untuk saling menjaga dan hidup dengan harmonis. Video ini tak hanya mengingatkan kita untuk bertanggung jawab pada hewan peliharaan, tapi juga lebih peka dengan keberadaan mereka yang terlantar di luar sana. Mengingat begitu banyak kekerasan yang terjadi pada binatang dalam satu dekade terakhir.

Mari hidup lebih harmonis dengan alam dan makhluk hidup lainnya. Semoga menginspirasi.
loading...

0 komentar:

Post a Comment

Artikel ini belum lengkap tanpa komentar anda!
Silahkan berkomentar yang santun dan cerdas, tidak menghina, tidak memaki dan tidak menyebar kebencian. Terima kasih