Tuesday, October 21, 2014

[Foto]: Mata Uang Kerajaan Siak Tahun 1830 M / 1251 H

Kerajaan Siak adalah Negeri berdaulat di daratan Riau hingga masa kemerdekaan Indonesia. Siak menyatakan bergabung dengan Indonesia pada tahun 1946.

Tidak hanya itu, Sultan Siak kala itu juga menyumbangkan uang kepada Republik sebesar 13 juta Gulden, atau setara saat ini dengan 70 juta euro atau sekitar Rp 1,1 triliun.

(Tentang sejarah Siak akan dibahas dalam tulisan lain). Siak menggunakan mata uang Gulden bukan sebagai mata uang resmi kerajaan. Pemakaian Gulden semata-mata karena hubungan dagang antara kerajaan Siak dengan Belanda sangat intens, terutama perdagangan komoditi karet dan hasil perkebunan lainnya.

Sementara kerajaan Siak sendiri memiliki mata uang tersendiri. Berikut beberapa foto koleksi mata uang Siak yang masih tersimpan hingga saat ini.

Pada uang di bawah ini tertulis cetakan 'Negeri Siak' dalam huruf Arab Melayu (Jawi) dan bertahun 1251 Hijriyah (1830 M). Sedangkan di sisi lain tertulis 'Satu Kupang' yang juga dalam aksara Arab Melayu.



loading...

0 komentar:

Post a Comment

Artikel ini belum lengkap tanpa komentar anda!
Silahkan berkomentar yang santun dan cerdas, tidak menghina, tidak memaki dan tidak menyebar kebencian. Terima kasih