Tahukah Anda, Sebelum Dijajah Spanyol, Filipina Pernah Dipimpin Oleh Perantau Minangkabau ...?

ARMADA SPANYOL menamai negeri yang baru mereka kuasai itu; Philipina—sebagai penghormatan kepada King Philip, suami Tuan Putri Joanna. Jauh sebelum itu, negeri itu dipimpin oleh seorang pengembara dari Minangkabau...;

Monday, January 15, 2018

[Quotes] Kumpulan Kata Mutiara Bijak Dari Ust. H. Abdul Somad, Lc., MA

1. Syukurilah semua yang diberikan Alllah SWT. Jika kau masih hidup bersyukurlah masih melakukan amal saleh. Jika kau mati tetap bersyukurlah, setidaknya dosamu tidak semakin bertambah.

2. Ketika engkau susah di dunia ini. Sabarlah, karena ia hanya sementara. Ketika engkau diberi kesenangan di dunia ini jangan bangga dan sombong karena ia juga hanya sementara.

3. Kita tidak perlu satu organisasi, satu sekolah ataupun satu guru, kita beteman di satu titik, Mukhlisiina Lahud Diin. Mudah-mudahan titik itulah yang mempertemukan kita

4. Jika mencari kawan tak bercacat, selamanya kita takkan berkawan. Jika mencari pasangan yang sempurna, selamanya kita takkan berpasangan.

5. Hari ini kita boleh kalah dalam segala hal, tapi tanamkan pada anak anak kita bahwa 10 atau 20 tahun lagi mereka akan memimpin negeri ini dengan cara yang Allah ridhai.


6. Kalau dengan memiliki motor dan mobil bertambah ketaatan kita kepada Allah, maka itu adalah rezeki. Tapi kalau dengan kendaraan itu menjauhkan diri dari Allah, dipakai untuk pergi ke tempat maksiat, maka itu adalah laknat dan azab. Hati hati.

7. Kebahagiaan seorang guru ialah ketika melihat muridnya sukses dunia dan akhirat.

8. Bahagia itu terletak pada syukur. Siapa yang bersyukur kepada Allah, maka dialah orang yang paling bahagia.

9. Apapun yang terjadi, Islam akan tetap ditolong Allah. Yang menjadi masalah adalah, apa yang telah dan akan kita lakukan untuk Islam, demi untuk menolong diri kita di dunia dan akhirat nanti? Jangan jawab dengan lidah, karena lidah terlalu mudah untuk berkata-kata. Tapi, jawablah dengan perbuatan.

10. Hidup ini seperti Bahtera di lautan. Di atas ada ombak kencang yang akan menghadang. Dari bawah ada batu karang yang besar. Tak ada yang bisa menguatkan hidup ini, kecuali Allah Ta'ala.

11. Jangan batasi ibadah hanya ketika di Masjid. Ada yang menganggap beramal itu hanya ketika duduk di Masjid, shalat, zikir dan membaca Al-Quran. Jangan lupa, bekerja dari jam 8 pagi sampai 4 sore, ditambah lagi apabila lembur itu juga adalah amal. Karena, bekerja mencari nafkah yang halal untuk keluarga di rumah adalah ibadah, bernilai pahala di hadapan Allah Ta'ala. Maka, kalau dipahami bahwa bekerja adalah amal ibadah, tidak akan ada pegawai yang main "game online" saat jam kantor, tidak akan ada pedagang yang memainkan timbangan, tidak akan ada karyawan yang curang dalam laporan tugasnya.

12. Kalau engkau sudah menikah maka pandanglah saudaramu yang belum menikah, maka akan timbul rasa syukur.

13. Wujud syukur yang sederhana ialah mengucap Syukur "Alhamdulillahirobbil 'alamin. Segala Puji hanya bagi Allah" . Namun sesungguhnya Hakikat dari Rasa Syukur itu adalah memastikan setiap tarikkan nafas kita senantiasa dalam "ketaatan" kepada Allah Ta'ala.

14. Berkawan karena harta, harta akan binasa. Berkawan karna kuasa, kuasa tak akan lama, paling 5 tahun kalau tak di tangkap KPK. Tapi, kalau berkawan karena Allah maka akan kekal abadi.

15. Dunia ini hanya setetes air. Kalau kau tak dapat jangan sedih, karena yang kau tak dapat hanya setetes. Dan kalau kau dapat, jangan bangga, karena yang kau dapat hanya setetes.

16. Ketika terasa diri ini hampa, tak ada apa-apa, bagai butiran debu di tengah samudera keagungan Allah. Saat itulah rahmat Allah turun meyentuh rasa yang dapat diwakili kata.

17. Air selalu mengalir, dia tidak bisa ditahan. Ketika dia ditahan, maka dia akan menjadi sebuah perlawanan yang besar. Air nampak lemah, ketika dia sedikit. tapi, ketika dia sudah berkumpul maka menjadi besar, dia menjadi kekuatan yang luar biasa. Belajarlah dari air.

18. Keberanian tidak mempercepat kematian, dan ketakutan tak dapat mengelakkan dari kematian. Kita pasti mati, tapi mati dalam keadaan apa? Pilihan ada di tangan kita.
loading...

Ternyata Ada Jamu Yang Bisa Bikin Bahagia, Sehat dan Kaya Raya... Namanya: JAMU JATI KENDI

Hidup bahagia adalah damnbaan setia insan. Berbagai cara dilakukan manusia untuk mencari kebahagiaan. Ada yang berkeliling dunia mencari bahagia, padahal bahagia itu sederhana bagi yang benar-benar memahaminya,

Terkait lika-liku manusia mencari bahagia, ada sebuah kisah menarik yang patut kita renungkan.

Alkisah, ada sepasang kakek dan nenek yang sedang berolah-raga di pagi hari. Keduanya berpapasan dengan seorang pria baya yang terlihat rapi, tapi wajahnya muram.

Ketika pria itu menatap pasangan kakek nenek tersebut, ia berkata dalam hati: "Kelihatannya, kakek nenek ini sangat bahagia....".

Ia pun mencoba memberanikan diri dan bertanya langsung kepada kakek nenek tersebut:

"Apa resepnya anda berdua tetap bahagia, padahal usia sudah tua begini?

Dengan singkat si kakek menjelaskan bahwa mereka bisa hidup sehat dan bahagia bersama nenek karena setiap hari minum ramuan: "JAMU JATI KENDI"

"Ramuan JATI KENDI...??? Ramuan apa itu? Di mana bisa didapat?", Tanya pria itu penuh semangat.

"Tenang anak muda... Ramua ini sangat mudah diperoleh... racikannya sangat menyehatkan dan  membahagiakan.......". Jawab si kakek.

Pria itu makin penasaran...

"Oh ya, di mana bisa diperoleh... kok saya belum pernah dengar?".

"Begini..." Ujar kakek tersebut..

Ia kemudian menarik nafas dan menjelaskan:

"JAMU". itu artinya:
Jaga mulutmu.  Maksudnya,
mulut dijaga agar tidak mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas.
Selain itu agar menjaga mulut untuk tidak makan sembarang makanan. Makanlah makanan yang berguna bagi tubuh.
Makan secukupnya, sesuai kebutuhan dan jangan terlalu kenyang.

"JATI.", itu artinya:
Jagalah hatimu. Maksudnya,
isilah hati dengan perasaan yang positif.
Selalu bersyukur terhadap yang sudah dimiliki dan tidak perlu kecewa dengan yang belum diperoleh.
Jangan sampai hati  dipenuhi dengan rasa iri, dengki, jahil, fitnah dan segala yang dapat menyakiti orang lain.

"KENDI", itu artinya:
Kendalikan dirimu
maksudnya:
hiduplah secara normal
Pelihara keharmonisan keluarga.
Istirahat yang cukup.
Serta jangan lupa Olahraga yg sesuai dg usia.
Kendalikan emosi dan ke-inginan-keinginan yg bukan merupakan kebutuhan,
buang jauh-jauh ambisi yg tidak terukur.

"JAMU JATI KENDI" gratis, oleh sebab itu mulailah mencobanya dengan minum setiap hari.

Kakek yakin dan percaya bahwa siapa saja yang meminumnya akan hidup sehat dan bahagia.

_Banyak falsafah maupun pesan yang disampaikan utk di renungkan dan lebih penting lagi adalah utk dilaksanakan...

Semoga bermanfaat...🙏
loading...

Friday, January 12, 2018

[Download PDF] Kitab Husnu al-Talaththuf Fi Bayani Wujubi Suluk al-Tashawwuf Karangan Syaikh al-Hafizh Abdullah bin Muhammad bin al-Shiddiq al-Ghumari

Kitab Husnu al-Talaththuf Fi Bayani Wujubi Suluk al-Tashawwuf merupakan salah satu risalah kecil di antara sekian banyak karangan Syaikh al-Hafizh Abdullah bin Muhammad bin al-Shiddin al-Ghumari, seorang ulama besar dari daerah Maghribi.

Buku ini menjelaskan tentang keutamaan tashawwuf dan ilmu tashawwuf dalam bingkai ajaran-ajaran pokok dalam Islam. Dalam kitab ini, beliau menyatakan:

وسلوك طريق التصوف واجب محتم لا يكمل دين المرء إلا به

"Bahwa menempuh jalan tasawwuf itu adalah sebuah kewajiban yang pasti, di mana tidak sempurna agama seseorang tanpa menempuh jalan tersebut"

Biografi singkat Syaikh al-Hafizh Abdullah bin Muhammad bin al-Shiddiq al-Ghumari

Nama lengkap beliau adalah al-Sayyid al-Hafizh Abdullah bin Muhammad bin al-Shiddiq al-Ghumari, nasab beliau bersambung hingga Hasan bin  Ali bin Abi Thalib dan Fathimah radhiyallahu 'anhuma.

Beliau lahir di Tanjah (sebuah kota di Utara Maroko) pada hari terakhir bulan Jumadil Akhir tahun 1328 H atau bertepatan dengan tanggal 1910 M.

Beliau menimba ilmu pertama kali dengan menghafal al-Quran sejak kecil di Masjid al-Qarawiyin, lalu mendalami kitab-kitab seperti Hasyiyah al-Kharzyi (fiqih mazhab Maliki), Syarah Shahih al-Bukhari karya Imam al-Qasthalani dan lain-lain.

Setelah itu, beliau menuntut ilmu ke Mesir di Universitas al-Azhar sehingga menamatkan pelajaran di sana pada tahun 1931.

Keilmuan beliau tak diragukan lagi. Beliau adalah seorang ahli hadits di kawaban Maghribi. Beliau adalah seorang al-Hafizh yang hafal ratusan ribu hadits serta memililki sanadnya.

Beliau terus berkhidmat untuk dakwah islam Ahlussunnahwaljamaah hingga beliau wafat pada tahun 1413 H (bertepatan dengan tahun 1992 M).

Buku-buku /Kitab karangan beliau:

  • الابتهاج بتخريج أحاديث المنهاج للبيضاوي.
  • تخريج أحاديث لمع أبي إسحاق الشيرازي في الأصول.
  • عقيدة أهل الإسلام في نزول عيسى في ءاخر الزمان.
  • الردّ المحكم المتين على كتاب القول المبين.
  • إتحاف الأذكياء بجواز التوسّل بسيد الأنبياء.
  • الأربعون حديثًا الغمارية في شكر النعم.
  • الأربعون حديثًا الصديقيّة في مسائل اجتماعية.
  • الاستقصاء لأدلّة تحريم الاستمناء.
  • سمير الصالحين في 3 أجزاء.
  • حسن البيان في ليلة النصف من شعبان.
  • فضائل القرءان.
  • تشيياني لما حوته الآجرومية من المعاني.
  • فضائل رمضان وزكاة الفطر.
  • مصباح الزجاجة في صلاة الحاجة.
  • قصص الأنبياء - طبع منه قصّة ءادم وإدريس وداود وسليمان.
  • قرّة العين بأدلّة إرسال النبيّ إلى الثقلين.
  • جواهر البيان في تناسب سور القرءان.
  • نهاية الآمال في شرح وتصحيح حديث عرض الأعمال.
  • الحجج البيّنات في إثبات الكرامات.
  • واضح البرهان على تحريم الخمر في القرءان.
  • دلالة القرءان المبين على أن النبيّ أفضل العالمين.
  • النفحة الإلهية في الصلاة على خير البريّة.
  • شرح الإرشاد في فقه المالكية.
  • إعلام النبيل بجواز التقبيل.
  • الفتح المبين بشرح الكنز الثمين.
  • لقول المسموع في بيان الهجر المشروع.
  • الصبح السافر في تحرير صلاة المسافر.
  • الرأي القويم في وجوب إتمام المسافر خلف المقيم.
  • إتقان الصنعة في بيان معنى البدعة.
  • توضيح البيان لوصول ثواب القرءان.
  • التحقيق الباهر في معنى الإيمان بالله واليوم الآخر.
  • تنوير البصيرة ببيان علامات الساعة الكبيرة.
  • الغرائب والوحدان في الحديث الشريف.
  • التنصل والانفصال من فضيحة الإشكال.
  • كيف تشكر النعمة.
  • الإعلام بأن التصوُّف من شريعة الإسلام.
  • ذوق الحلاوة بامتناع نسخ التلاوة.
  • حسن التفهُّم والدرك لمسألة الترك.
  • الأدلة الراجحة على فرضية قراءة الفاتحة.
  • إزالة الالتباس عمّا أخطأ فيه كثير من الناس.
  • إتحاف النبلاء بفضل الشهادة وأنواع الشهداء.
  • المهدي المنتظر.
  • الإحسان في تعقيب الإتقان في علوم القرءان.
  • تمام المنة ببيان الخصال الموجبة للجنّة.
  • كمال الإيمان في التداوي بالقرءان.
  • استمداد العون في بيان كفر فرعون.
  • توجيه العناية بتعريف الحديث رواية ودراية.
  • غنية الماجد بحجية خبر الواحد.
  • القول المقنع في الرد على الألباني المبتدع.
  • إرشاد الجاهل الغوي إلى وجوب اعتقاد أن ءادم نبي.

Silahkan download kitab حُسْنُ التَّلَطُّفِ فِِ بَيَانِ وُجُوبِ سُلُوكِ التَّصَوُّفِ (Husnu al-Talaththuf Fi Bayani Wujubi Suluk al-Tashawwuf) Karangan Syaikh al-Hafizh Abdullah bin Muhammad bin al-Shiddiq al-Ghumari



loading...

Thursday, January 11, 2018

[Video] Proses Menangkap Dhabb {Sejenis Biawak atau Kadal Arab}

Bagi sebagian masyarakat di Timur Tengah (terutama di Arab Saudi dan Teluk Arabia), mengkonsumsi dhabb [latin: uromastyx] merupakan kegemaran, karena di samping rasanya yang lezat, daging dhabb ini dipercaya bisa meningkatkan hasrat dan kemampuan seksual seorang pria.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa daging dhabb kaya akan protein dan unsur mineral lainnya seperto sodium, potasium, fosfor, magnesium, dan kalsium. Demikian juga lemak tak jenuh. Situs dailymedicalinfo.com menyebukan bahwa daging dhabb bisa mengatasi tubuh yang kurus (kurang gizi), menormalkan detak jantung, meningkatkan imunitas tubuh, memiliki efek detoksifikasi (membuang racun) dan menguatkan otot-otot.

Bagaimana cara orang Arab menangkap dhabb? silahkan tonton cara dan teknik menangkap Dhabb ala masyarakat Timur Tengah:


Silahkan tonton proses membersihkan dhabb sebelum dikonsumsi


Ohya, memakan daging dhabb halal hukumnya. Walaupun Nabi Muhammad Saw sendiri tidak ingin memakannya. Dalam sebuah hadits yang dikeluarkan oleh Imam Al Bukhari dalam Kitab Khabarul Ahad, Bab Khobarul Mar’ah Waahidah, disebutkan:


قَالَ (ابن عمر رضي الله عنه): كَانَ نَاسٌ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صلىالله عليه وسلم، فِيهمْ سَعْدٌ، فَذَهَبُوا يَأْكُلُونَ مِنْ لَحْمٍ،فَنَادَتْهُمُ امْرَأَةٌ مِنْ بَعْضِ أَزْوَاجِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم،إِنَّهُ لَحْمُ ضَبٍّ، فَأَمْسَكُوا فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم:كُلُوا أَوِ اطْعَمُوا، فَإِنَّهُ حَلاَلٌ أَوْ قَالَ: لاَ بَأْسَ بِهِ وَلكِنَّهُلَيْسَ مِنْ طَعَامِي.

Abdullah Bin Umar Radhiyallahu ‘anhuma berkata: “Orang-orang dari kalangan sahabat Nabi Shallallahu’alaihi wasallam yang di antara mereka terdapat Sa’ad makan daging. Kemudian salah seorang isteri Nabi Shallallahu’alaihi wasallam memanggil mereka seraya berkata, ‘Itu daging Biawak dhab’. Mereka pun berhenti makan. Maka Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Makanlah, karena karena daging itu halal atau beliau bersabda: “tidak mengapa dimakan, akan tetapi daging hewan itu bukanlah makananku“.

dhabb
Hadits diatas merupakan salah satu hadits yang menerangkan tentang kehalalan hewan dhab sehingga tidak ada keraguan lagi pada diri kita akan kehalalannya. Namun, yang menjadi masalah adalah banyak sebagian dari kita yang menterjemahkan dhab dengan biawak sehingga konsekwensinya mereka menghalalkan pula memakan biawak. (pengalaman pribadi: ketika kami memberikan ta’lim ada beberapa ikhwah dibeberapa majelis yang menanyakan tentang hal tersebut).

Perbedaan Dhab dan Biawak

Walaupun dhabb sering diterjemahkan sebagai 'biawak' atau 'kadal Arab', tapi sebenarnya hewab ini berbeda lho.

Dikutip dari muslim.or.id, untuk membedakan antara kedua hewan tersebut, perlu dijelaskan ciri-ciri atau karakteristik hewan dhabb untuk membedakannya dengan biawa:

1. Bentuk tubuhnya

  • Bentuk tubuh dhabb hampir mirip dengan biawak, bunglon dan tokek.
  • Ukuran tubuhnya lebih kecil dari biawak.
  • Dhab itu berekor kasar (mirip duri duren kalau menurut saya), kesat dan bersisik. Ekornyapun tidak terlalu panjang berbeda dengan biawak.
  • Dhab jantan memiliki dua dzakar dan dhab betina memiliki dua vagina.

2. Warnanya

warna tubuhnya mirip dengan warna tanah, berdebu kehitam-hitaman (غُبْرَة مُشْرَبةٌ سَواداً), apabila telah gemuk maka dadanya menjadi berwarna kuning.

3. Makanannya

  • Rerumputan
  • Jenis-jenis belalang
  • Dhab tidak memangsa dan memakan hewan lain (selain belalang), bahkan Ibnu Mandzur mengatakan bahwa dhabb tidak mau memakan kutu.

4. Tempat Hidupnya

Dhab hanya tinggal digurun pasir. Mereka tidak bisa tinggal dirawa-rawa seperti halnya biawak.

5. Sifatnya

Sebagaimana dijelaskan diatas bahwa dhobb tidak memangsa hewan lain kecuali hanya jenis-jenis belalang, maka kami katakan dhab bukanlah hewan buas dan tidak pula membahayakan, berbeda sekali dengan biawak yang sudah kita kenal.

dhabb yang telah dimasak dengan nasi
Dhab tidak suka dengan air, berbeda sekali dengan biawak yang jago berenang dan menyelam dalam mencari mangsa sehingga terkenal menjadi musuh para petani ikan.

Dikatakan pula bahwa dhab tidak meminum air secara langsung. Dhab hanya meminum embun dan air yang terdapat di udara yang dingin. Apabila Orang Arab menggambarkan keengganannya dalam melakukan seseuatu maka mereka berkata: “لا افعل كذا حتى يرد الضب الماء”/ Aku tidak akan melakukannya sampai dhab mendatangi air.

Dhab tidak pernah keluar dari lubangnya selama musim dingin.
Dikatakan pula bahwasannya umur dhab bisa mencapai 700 tahun.

6. Hubungannya dengan biawak

Dhab merupakan salah satu hewan yang kerap menjadi mangsa biawak. Jadi, biawak ini buas, sedangkan dhabb hanya makan nabati dan sebagian seranggga.

7. Bangsa Arab memandang dhabb

Orang arab suka memburu dhabb dan menyantapnya sebagai makanan, namun mereka merasa jijik terhadap biawak dan menggolongkannya ke dalam hewan yang menjijikan.

Dari beberapa ciri hewan dhabb sebagaimana yang kami sebutkan diatas, memang ada kemiripan bentuk tubuh antara dhab dengan biawak, namun pada banyak hal terdapat banyak sekali perbedaan antara kedua hewan tersebut, yang paling menonjol adalah pada makanannya, dimana dhab merupakan hewan yang jinak(tidak buas) memakan makanan yang bersih dan tidak menjijikan berbeda sekali dengan biawak yang merupakan hewan buas dan pemangsa serta memakan makanan yang menjijikkan. Diantara makanan biawak adalah bangkai, ular, musang, kelelawar, kala jengking, kodok, kadal, tikus,  dan hewan kotor lainnya.

Selain merupakan hewan yang menjijikkan, biawak juga merupakan hewan yang licik dan zhalim. Abdul Lathif Al-Baghdadi menyebutkan bahwa diantara kelicikkan dan kedzaliman biawak adalah bahwa biawak suka merampas lubang ular untuk ditempatinya dan tentunya sebelumnya dia membunuh dan memakan ular tersebut, selain itu biawak juga suka merebut lubang dhab, padahal kuku biawak lebih panjang dan lebih mudah untuk digunakan membuat lubang.

Karena kedzalimannya, orang-orang Arab sering mengungkapkan: “Dia itu lebih zhalim daripada biawak”. [baca juga: beberapa pepatah Arab tenang dhabb]

Kesimpulan

  • Dhabb tidak sama dengan biawak
  • Dhabb merupakan hewan yang halal untuk dimakan.
  • Dhabb berbeda dengan biawak. Sebenarnya kalau kita mau membuka kamus kita akan dapati bahwa biawak dalam bahasa arab disebut warol (الوَرَلُ), bukan dhab(الضَّبّ).
  • Biawak haram dimakan dikarenakan:
  • Biawak merupakan hewan yang menjijikkan (khabits)
  • Biawak merupakan hewan buas
  • Para ulama mutaqaddimin telah mengharamkan biawak. Para ulama muta'akhirin dari kalangan Syafi’iyah dan Hanabilah telah menegaskan tentang kejelasan haramnya biawak
loading...

Jangan Mevonis....! Berilah 70 Uzur Untuk Saudaramu....

Imam Ja’far bin Muhammad bin Ali bin Husain rahimahullah (atau yang lebih dikenal dengan nama Imam Ja'far al-Shadiq) berkata,

" إِذا بلغك عن أخيكَ الشيءُ تُنكرهُ فالتمسْ لهُ عُذرًا واحدًا إلى سبعينَ عُذرًا، فإنْ أصبتَهُ وإلا فَقُلْ: لعلّ لهُ عُذرًا لا أعرفهُ" 

Apabila sampai kepadamu dari saudaramu sesuatu yang kamu tidak sukai (ingkari), maka berilah ia sebuah alasan pemaaf (udzur) sampai 70 udzur. Bila kamu tidak mendapatkan udzur, maka katakanlah, “Barangkali ia mempunyai udzur yang aku tidak ketahui.” (HR Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman no 8344)

Abdullah bin Muhammad bin Munazil berkata, “Mukmin adalah yang selalu memberi udzur kepada saudaranya, sedangkan munafiq adalah yang selalu mencari kesalahan saudaranya.”
(HR Abu Abrirrahman As Sulami dalam adab ash shuhbah)

Umar bin al Khathab berkata: “Janganlah kamu berburuk sangka dari kata-kata yang tidak baik yang keluar dari mulut saudaramu, sementara kamu masih bisa menemukan makna lain yang baik..”
.
Sering kali kita mengucapkan kata-kata yang tak baik..
Atau tak enak ditelinga..
Terkadang membuat hati kita pilu..
Atau berburuk sangka padanya..
.
Namun.. Seorang mukmin selalu memberi udzur kepada saudaranya.. Seraya berucap:
Barangkali dia bercanda.. Barangkali dia tak bermaksud menyakiti..
Barangkali dia ingin membahagiakan temannya..
.
Dan sejuta udzur lainnya..
.
Saudaraku..
Manusia adalah tempat kesalahan.. Sebagaimana orang lain berbuat salah..
.
Kita pun banyak kesalahan.. Barangkali lebih banyak lagi..
.
Bila kita suka orang lain berbaik sangka kepada kita..
Tidakkah kita suka untuk tidak berburuk sangka kepada dia..
.
Barakallahu fiikum..
loading...