Bahaya Tidur Di Pagi Hari Setelah Subuh

“Dalam kitabnya Zaadul Ma'ad, Imam Ibnul Qayyim al-Jauziyyah mengatakan bahwasanya orang yang tidur di pagi hari akan ... ”

Thursday, December 1, 2016

Sebingkai Motivasi Islami

"Tiga perkara dapat mengeruhkan kehidupan: penguasa zalim, tetangga yang buruk, dan perempuan pencarut. Dan tiga perkara yang tidak akan damai dunia ini tanpanya, yaitu keamanan, keadilan, dan kemakmuran."

"Jika mulut seseorang berkata jujur, maka perilakunya akan bersih, jika niatnya baik, maka rezekinya akan ditambah, dan jika ia berbuat baik kepada keluarganya, maka umurnya akan ditambah"

"Sesungguhnya puncak keteguhan adalah tawadhu. Salah seorang bertanya kepada Imam, Apakah tanda-tanda tawadhu itu? Beliau menjawab, Hendaknya kau senang pada majlis yang tidak memuliakanmu, memberi salam kepada orang yang kau jumpai, dan meninggalkan perdebatan sekalipun engkau di atas kebenaran"

"Setiap orang di dunia ini adalah seorang tamu, dan uangnya adalah pinjaman. Tamu itu pastilah akan pergi, cepat atau lambat, dan pinjaman itu haruslah dikembalikan"

"Sesungguhnya Allah mencintai hamba yang banyak berdoa. Oleh karena itu, berdoalah pada waktu ashar hingga matahari terbit, karena pada waktu itu pintu-pintu langit terbuka, rezeki-rezeki dibagikan dan hajat-hajat penting dikabulkan"

"Menghidupkan kembali agama berarti menghidupkan suatu bangsa. Hidupnya agama berarti cahaya kehidupan. (Bediuzzaman Said Nur)"

"Seseorang yang melihat kebaikan dalam berbagai hal berarti memiliki pikiran yang baik. Dan seseoran yang memiliki pikiran yang baik mendapatkan kenikmatan dari hidup.(Bediuzzaman Said Nur)"

"Jika orang dapat empat hal, ia dapat kebaikan dunia akhirat: Hati yang bersyukur, lidah yang berzikir, badan yang tabah pada cobaan, dan pasangan yang setia menjaga dirinya dan hartanya."

"Sesungguhnya Allah akan menghisab hamba-hamba-Nya pada hari kiamat sesuai dengan kadar akal yang telah dianugerahkan kepada mereka di dunia."

"Persahabatan ibarat sebiji benih yang ditanam, disiram dan dijaga rapi agar mengalir melalui kekuatan akarnya. Tunas yang kian berputik subur. Membesar menumbuhkan pohon. Berkembang menyerata ranting. Merimbun hijau dedaunan yang tak terhitung. Mewangi bunga-bungaan penuh aroma keharuman. Dan menghasilkan buah ranum yang segar dan menyehatkan. Subhanallah."

"Tiga manusia tidak akan dilawan kecuali oleh orang yang hina : orang yang berilmu yang mengamalkan ilmunya, orang cerdas cendikia dan imam yang adil."
loading...

Wednesday, November 30, 2016

Ketika Seorang Anak Mendoakan Untuk Orangtuanya Yang Telah Meninggal Atau Menziarahi Kuburannya

Dalam penjelasan kitab al-Ruh, karya Syaikh Ibnu Qayyim al-Jauziyyah, Apa yang terjadi kepada orang tua ketika Anda berziarah ke makam mereka atau ketika Anda mendoakan mereka?

Syaikh Muhammad al-Syanqithi, berkata:

“Semoga Allah mengampuni keluarga kita yang telah meninggal dunia dan kaum Muslimin yang telah meninggal dunia. Aku tidak mampu menahan tangis melihat betapa perlunya ahli kubur kepada kita. Aku terkesan dan aku ingin semuanya mengetahui hal ini"

Utsman bin Sawad, ulama salaf, bercerita tentang ibunya, seorang wanita yang ahli ibadah. Ketika ibunya akan meninggal dunia, ia mengangkat pandangannya ke langit dan berkata:

“Wahai tabunganku, wahai simpananku, wahai Tuhan yang selalu menjadi sandaranku alam hidupku dan setelah kematiaku, jangan Engkau abaikan diriku ketika mati, jangan biarkan aku kesepian dalam kuburku.”

Kemudian ia meninggal dunia.

Aku selalu berziarah ke makamnya setiap hari Jum’at. Aku berdoa untuknya, dan memohonkan ampun baginya dan semua ahli kubur di situ. Pada suatu malam aku bermimpi berjumpa dengan ibuku.

Aku berkata: “Wahai ibuku, bagaimana keadanmu?”

Ia menjawab: “Wahai anakku, sesungguhnya kematian itu adalah kesusahan yang dahsyat. Aku alhamdulillah ada di alam barzakh yang terpuji. Ranjangnya harum, dan bantalnya terdiri tenunan kain sutera.”

Aku berkata: “Apakah Ibu ada keperluan kepadaku?”

Ia menjawab: “Iya. Jangan kamu tinggalkan ziarah yang kamu lakukan kepada kami. Sungguh aku sangat senang dengan kedatanganmu pada hari Jum’at ketika berangkat dari keluargamu. Orang-orang akan berkata kepadaku: “Ini anakmu sudah datang.” Lalu aku merasa senang, dan orang-orang mati yang ada di sekitarku juga senang.”

Basysyar bin Ghalib, ulama salaf pula, berkata:

“Aku bermimpi Robiah al-Adawiyah dalam tidurku. Aku memang selalu mendoakannya. Dalam mimpi itu ia berkata kepadaku: “Wahai Basysyar, hadiah-hadiahmu selalu sampai kepada kami di atas piring dari cahaya, ditutupi dengan sapu tangan sutera.”

Aku berkata: “Bagaimana hal itu bisa terjadi?”

Ia menjawab: “Begitulah doa orang-orang yang masih hidup. Apabila mereka mendoakan orang-orang yang sudah mati dan doa itu dikabulkan, maka doa itu diletakkan di atas piring dari cahaya dan ditutupi dengan sapu tangan sutera. Lalu hadiah itu diberikan kepada orang mati yang didoakan itu.

Lalu dikatakan kepadanya: “Terimalah, ini hadiah si anu kepadamu.”

Seberapa sering kita berziarah ke makam orang tua, keluarga dan guru kita yang telah meninggal dunia? Seberapa banyak kita mendoakan mereka dalam waktu-waktu kita beribadah?? Ziarah kita dan doa kita sangat penting bagi mereka. Semoga bermanfaat.

رب اجعلنی مقيم الصلاة ومن ذريتی ربنا وتقبل دعاء ربنا اغفرلی ولوالدي وللمؤمنين يوم يقوم الحساب
loading...

Tips: Agar Kakak Beradik Akur dan Tidak Berkelahi [Berantem]

Bagaimana cara mengatasi anak-anak yang suka berantem, padahal sesama adik dan kakak, padahal sesama saudara sekandung?

Ini pertanyaan yang sering mengemukan dari orang tua yang memiliki anak-anak yang masih kecil bahkan remaja di rumahnya. Merasa jengkel, kesal, marah, tersinggung, merasa dijahati, marasa dendam, iri, dengki, semuanya adalah penyakit hati yang menjangkiti kebanyakan anak-anak, antara adik dan kakak, antara sesama saudara sekandung, bahkan sampai terbawa sampai dewasa.

Seorang adik tampak begitu marah dan emosi manakala mainannya tersenggol oleh kakaknya dan jatuh, meskipun tidak rusak. Kata-kata kasar langsung keluar dari mulutnya, bahkan tidak jarang tangannya langsung melayang ke tubuh sang kakak.

Merasa mendapatkan serangan yang menyakitkan, sang kakak pun membalas, dan terjadilah baku hantam dan pertengkaran antara keduanya. Sang adik menangis, merasa kesal dan marah, sang kakakpun merasa kecewa dan menangis juga. Suasana rumah menjadi gaduh, membuat tidak nyaman para penghuninya.

Nabi Muhammad SAW mengajarkan kepada ummatnya dengan nasihatnya yang diriwayatkan oleh Imam Muslim sebagai berikut:

"Jangan kalian saling dengki. Jangan kalian saling menipu. Jangan kalian saling marah/kesal. Jangan kalian saling berpaling/sebel. Janganlah seorang dari kalian menyerobot barang yang hendak dibeli orang lain. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Seorang muslim adalah saudara orang muslim yang lain. Dia tidak boleh menganiaya saudaranya. Dia tidak boleh menghinakannya. Dia tidak boleh mendustainya. Dan dia tidak boleh meremehkannya. Takwa itu disini, sambil beliau menunjuk dadanya tiga kali. Cukuplah seseoang menjadi jahat, manakala dia meremehkan saudaranya yang muslim. Setiap muslim diharamkan atas muslim yang lain yaitu: darahnya, hartanya dan kehormatannya".

Maka terapi untuk anak-anak yang sering berantem dengan saudaranya adalah sebagai berikut:

Pertama: Menanamkan pemahaman atas pentingnya memupuk rasa persaudaraan diantara mereka. Bahwa rasa persaudaraan yang terjalin dengan baik akan melahirkan banyak kebaikan, antara lain:

Suasana rumah yang tenang dan harmonis akan mudah terwujud. Merasa betah dan nyaman bermain, bercengkerama, dan saling bersenda gurau. Perasaan aman dan tenteram antara sesama saudara. Terciptanya saling kerjasama dan kasih sayang. Saling membantu dan meringankan beban dan tugas masing-masing.

Kedua: Melatih dan merawat anak-anak untuk saling menjaga dan melindungi saudaranya dari sifat-sifat buruk yang dapat meracuni rasa persaudaraan diantara mereka, antara lain:

  • Sifat iri Sifat menipu 
  • Sifat marah/jengkel/kesal 
  • Sifat berpaling/sebel 
  • Sifat menyakiti 
  • Sifat menghina 
  • Sifat membohongi 
  • Sifat meremehkan 
  • Sifat melukai/membunuh 
  • Sifat mencuri 
  • Sifat mencemarkan nama baik/kehormatan 

Ketiga: Menanamkan rasa kasih sayang dan persaudaraan diantara sesama kakak dan adik dengan cara-cara sebagai berikut: Seorang kakak harus berusaha menyayangi adiknya, dan begitupun sebaliknya. Mencari seribu alasan untuk memaafkan saudaranya, apabila kedapatan melakukan perbuatan yang mengecewakannya.

Mencari seribu satu cara untuk menyenangkan dan menggembirakan saudaranya. Saling memberi hadiah. Saling memberi senyum, sapa dan salam dengan penuh kesantunan dan kasih sayang.

Keempat: Berdoa.

Cara keempat ini adalah kunci sukses untuk terlaksananya tiga cara diatas. Segala upaya dan ikhtiar manusia, tidak akan berhasil tanpa bantuan dan keputusan Allah Yang Maha Kuasa.

Allah SWT akan mengabulkan segala doa yang dilakukan dengan penuh ratapan dan kesungguhan. Diantara ungkapan doa agar anak-anak di rumah terhindar dari segala permusuhan dan tertanam rasa kasih sayang persaudaraan diantara mereka adalah sebagai berikut:

“Ya Allah Yang Maha Pengampun. Sungguh banyak kesalahan dan kelalaian yang kami lakukan. Karenanya, ampunilah segala dosa dan kesalahan kami.”

“Ya Allah Yang Maha Penyayang. Jangan Engkau biarkan kami walau hanya sekejap. Sungguh kami sangat membutuhkan pertolongan dan kasih sayang-Mu.”

“Ya Allah Yang Maha Pengasih. Tanamkanlah rasa kasih sayang di hati anak-anak kami, sehingga mereka bisa saling menyayangi, saling mengasihi, saling memaafkan dan saling memberikan kebaikan diantara sesama mereka. Jauhkanlah rasa iri, rasa kesal, rasa sebal diantara mereka. Sehingga, mereka bisa saling bersaudara, saling asah, saling asih dan saling asuh sesama mereka.”

“Ya Allah kabulkan doa dan permohonan kami. Amin.”

Sumber: www.kompasiana.com/ema_yaskur/mengatasi-kakak-beradik-yang-sering-berantem-di-rumah_583d5db39a9373a209cbbfb4
loading...

Monday, November 28, 2016

Kisah Perompak di Amerika Yang Masuk Islam Setelah Merompak Toko Milik Seorang Muslim

Ini kisah nyata dan terjadi di Amerika. Seorang pemilik toko yang sedang menjaga tokonya masuk dalam tajuk utama pemberitaan di berbagai media masa cetak dan elektronik, termasuk CNN; setelah pertemuan tidak terduga dengan seorang perompak yang bersenjatakan pemukul Baseball masuk ke tokonya. Uniknya, dalam kejadian tersebut sang perompak kemudian akhirnya masuk Islam di tangan si pemilik toko tersebut!

Muhammad Sohail, 47 (sang pemilik toko), kala itu tengah bersiap-siap untuk menutup tokonya “Express Convenience” tepat pada tengah malam ketika tiba-tiba – “terlihat dalam kamera CCTV/pengawas” – ada seorang pria yang datang menghampirinya dengan membawa tongkat pemukul Baseball dan meminta Muhammad Sohail untuk menyerahkan sejumlah uang....

Tidak mau tunduk kepada penjahat tersebut, Sohail langsung meraih senapan Shotgun yang diletakkan di bawah laci kasir tokonya.

Merasa kalah dalam hal senjata, pria bertopeng tersebut langsung kehilangan nyali; seketika itu juga dia menjatuhkan tongkat pemukulnya ke tanah dan berlutut memohon ampun sambil menangis.

Perampok tersebut mengatakan bahwa dia terpaksa merampok untuk memenuhi kebutuhan keluarganya yang tengah kelaparan.

“Tolong jangan panggil polisi, jangan tembak saya. Saya tidak punya uang, saya tidak punya makanan di rumah saya”, tutur Sohail menirukan kata-kata perampok tersebut.

“Dia menangis tersedu-sedu seperti seorang bayi kecil”, tambah Sohail.

Tidak seperti kebanyakan warga kulit putih Amerika Serikat lainnya yang langsung memanggil polisi jika berada dalam situasi seperti itu, sang pemilik toko justru membuka dompetnya lalu mengulurkan uang tunai sebanyak $40 berikut sebungkus roti; namun dengan satu syarat, pria tersebut harus berhenti sama sekali dan tidak pernah merampok lagi!

Seraya memberikan uang Sohail berkata, “Pulanglah, kembalilah kepada keluargamu!”

Terlihat saat menerima uang $40 tersebut, sang perampok tampak sangat terkesima. Perampok itu tertegun atas uang yang ia terima, kemudian secara tidak terduga ia mengatakan kepada Sohail bahwa dia ingin menjadi seorang Muslim seperti Sohail.

Sohail dengan disertai rasa takjub kembali berkata, “Apakah kamu serius dengan ucapanmu itu?”

Sang perampok dengan yakin menjawab, “Ya. Saya ingin menjadi Muslim sepertimu!”

Sohail menuturkan bahwa dirinya kemudian meminta perampok tersebut untuk ikut mengucapkan dua kalimat syahadat seperti yang dia ucapkan sembari mengangkat sebelah tangannya, kemudian keadaan tersebut diakhiri dengan berjabatan tangannya sang perampok dan pemilik toko yang akan dirampoknya.

Kemudian Sohail berkata,

“Tunggulah di sini sebentar, saya akan ke belakang mencarikan sesuatu untuk anda, mungkin terdapat susu di belakang yang juga bisa anda bawa pulang.” Namun ketika Sohail kembali, sang perampok sudah hilang meninggalkan tokonya.

Setelah beberapa bulan kemudian, sang perampok mengirim surat kepada Sohail, dan di dalam surat nya itu berisi uang 40 US Dollar; dengan maksud mengembalikan uang yang telah diberikan Sohail sewaktu dirampoknya dahulu.

Isi judul surat itu menyebut: “You Change My Life“. Maksudnya bahwa Sohail telah mengubah hidup sang Perampok tersebut. Walau pada kenyataannya, Sohail tak pernah tahu dan mengenal siapa pria yang telah merampoknya itu.

Di akhir suratnya, sang mantan perampok itu mengakhiri coretan suratnya dengan kalimat:

by Your Muslim Brothers “(dari Saudara Semuslim Anda), sang mantan perampok benar-benar telah menjadi Muslim.

loading...

Sunday, November 27, 2016

[Teladan Dari Ulama]: Ketika Syaikh Al-Azhar Turun Dari Taksi

Ahmad Abdul Wasi', seorang warga Mesir pernah bercerita:

Saat Syekh Ahmad Thayyib masih menjabat sebagai Rektor al-Azhar (sekarang beliau adalah Syekh al-Azhar), paman saya bermaksud bertemu dengan beliau. Setelah sampai di kantor, para pegawai mengatakan bahwa Syekh Ahmad Thayyib sedang tidak ada di tempat.

Paman saya marah, karena dia melihat mobil rektor terparkir di halaman kantor. Dia berkata kepada para pegawai itu,

"Kalian mau membohongi saya? lihat itu mobil rektor ada di depan!."

Para pegawai itu menjawab,

"Iya, beliau sedang keluar sebentar untuk membeli keperluan beliau sendiri."

Tidak lama kemudian, datanglah sebuah taxi masuk area kantor rektorat. Ternyata Syekh Ahmad Thayyib yang datang. Paman saya langsung menyapa beliau dan bertanya,

"Kemana saja Anda wahai syekh? Mengapa tidak membawa mobil sendiri?"

Syekh Ahmad Thayyib menjawab,

"Saya pergi keluar untuk membeli keperluan pribadi. Bensin yang ada di dalam mobil saya itu difasilitiasi oleh negara untuk saya gunakan menunaikan tugas negara. Jadi, tidak boleh jika saya menggunakannya untuk membeli kebutuhan pribadi seperti ini."

[Sumber: Laman Suara Al-Azhar]
loading...

Wednesday, November 23, 2016

Mendidik Anak Ala Hukum Tajwid

Kita mengenal salah satu hukum tajwid adalah AHKAMUL HURUF,  khususnya pada pembahasan hukum bacaan ن sukun/ tanwin,  itu bisa digunakan sbg strategi mendidik anak.. Penasaran kan..?

Mari kita simak pembahasannya :

1.  Izhar اظهار,  yang berarti TEGAS.. 
Ada kalanya kita harus bersikap TEGAS pada anak, misalnya saat membiasakan sholat pada anak.. TEGAS beda dengan KERAS..misalnya "nak, sudah adzan,  tv matikan..! "..kita ucapkan dengan nada yang rendah tapi dengan wajah yang serius dan wibawa dan tatapan mata lembut.. Itu namanya TEGAS..

Tapi bila menyampaikn dengan nada tinggi dengan mata melotot,  itu yang namanya KERAS..

2. Idghom ادغام..yang berarti MASUK.. 
Masuk pada dunia anak,  menyelami dunia anak, mendengar keluhan/ curhat anak,  bermain bersama,  tebak-tebakan dll.. Sehingga anak akrab dengan orangtua/ Ustadz.. Suatu saat anak dah dewasa/ remaja,  punya masalah,  disampaikan pada orangtua untuk mencari solusi.. Anak jadi akrab dengan orangtua.Kenapa anak sekarang sering membuat GENG?  Karena di rumah / sekolah tdk ada yang bisa dicurhati..

3.ikhfa'  إخفاء.. Samar- samar.. 
Artinya keinginan orangtua dengan anak perlu "tengahi/ dibijaksanai"..orangtua pinginnya materi pelajaran masuk dalam otak anak ( substansi) sementara anak pinginny bermain, bersenang2 ( suasana).. Maka ambil jln tengah.. Kuasai strategi yang menyenangkan sehingga materi pelajaran " masuk"..misalnya dengan bermain, cerita, menyanyi, diskusi,  ngobrol santai.. Bukankah nabi Ibrahim saat mengajak Ismail untuk mnjalankn perintah ALLAH dengan metode diskusi..? ( فانظر ما ذا تر ي)

4. Iqlab  اقلاب، membalik.. 
Artinya, ajarkan pada anak untuk selalu mengevaluasi diri, trmasuk juga kita,  saat terlanjur berbuat salah segeralah berbalik arah untuk mengakui dan minta maaf pada anak kita..

Subhanallah,  mari kita terapkan bersama-sama..
Semoga bermanfaat
Wallahu a'lam bishshawab..
loading...