Wajibkah Zakat Profesi ...?

Berikut penjelasan tentang khilafiyah atau perbedaan ulama tentang kewajiban zakat profesi...;

Wednesday, July 26, 2017

35 Adab Berinteraksi Dengan Orangtua

خمسة وثلاثون أدباً في التعامل مع الوالدين :
35 adab berinteraksi dengan kedua orangtua

١) إغلاق الجوال في حضرتهم.
1. Menon-aktif-kan HP saat di hadapannya

٢) الإنصات لحديثهم. 
2. Mendengarkan ucapannya

٣) تقبل رأيهم .
3. Menerima sarannya

٤) التفاعل مع حديثهم .
4. Gembira saat berbicara dengannya

٥) النظر إليهم مباشرة بتذلل. 
5. Menghadap penuh kepadanya dengan ta'zhim

٦) المدح والإشادة الدائمة لهم. 
6. Memuji dan berbangga dengannya

٧) مشاركتهم الأخبار المفرحة. 
7. Mengikutkannya dlm kabar yg menggembirakan

٨) عدم نقل الأخبار السلبية لهم.
8. Tidak menyampaikan hal negatif kepadanya

٩) الثناء على أصدقائهم ومن يحبون.
9. Memuji teman-temannya dan para pencintanya

١٠) التذكير الدائم بإنجازاتهم .
10. Mengenang keberhasilan-keberhasilannya

١١)الإيحاء بالتفاعل مع الحديث حتى لو تكرر منهم.
11. Menunjukkan kesenangan saat berbincang dengannya, meskipun yg diomongkan sudah berulangkali

١٢) عدم ذكر المواقف المؤلمة من الماضي .
12. Tidak mengingatkan hal-hal menyakitkan di masa lalu

١٣) تجنب الأحاديث الجانبية.
13. Menghindari perbincangan di luar pembahasan

١٤) الجلوس باحترام معهم. 
14. Menunjukkan rasa hormat saat duduk-duduk bersamanya

١٥) عدم التقليل والانتقاص من أفكارهم. 
15. Tidak menyangkal pemikiran-pemikirannya beliau

١٦) عدم مقاطعتهم وتركهم يسترسلون في حديثهم ..
16. Tidak memotong pembicaraannya dan menunggunya sampai selesai

١٧) إحترام سنهم وعدم إزعاجهم بالأحفاد. 
17. Memperhatikan usia mereka dan tdk mengagetkannya dg ulah cucu

١٨) عدم معاقبة الأحفاد أمامهم .
18. Tdk menghukum cucu di depannya

١٩) تقبل كافة النصائح والتوجيهات منهم.
19. Menerima seluruh nasihat dan arahannya

٢٠) السيادة لهم في حضورهم .
20. Menjunjung tinggi wibawanya saat berada di sekitarnya

٢١) عدم رفع الصوت عليهم .
21. Tidak meninggikan suara di depannya

٢٢) عدم المشي قبلهم أو أمامهم .
22. Tidak berjalan sebelumnya atau di depannya

٢٣) عدم الأكل قبلهم .
23. Tidak makan sebelumnya

٢٤) عدم تحديق البصر بهم .
24. Tidak memelototkan mata kepadanya

٢٥) الافتخار بهم دائما
25. Berbangga dengannya selamanya

٢٦) عدم مد الرجل أمامهم أو إعطاءهم الظهر . 
26. Tdk menjulurkan kaki di depannya atau memunggunginya

٢٧) عدم التسبب بشتمهم .
27. Tdk melakukan hal yg menyebabkan mereka dihina

٢٨) الدعاء لهم في كل حين .
28. Berdoa untuknya setiap saat

٢٩) عدم إظهار التعب والتضجر أمامهم .
29. Tdk menunjukkan kesal atau marah di depabnya

٣٠) عدم الضحك على صدور خطأ منهم .
30. Tdk mentertawakan atas kesalahannya

٣١) خدمتهم قبل أن يطلبوا ذلك .
31. Meladeni mereka sebelum diminta

٣٢) الدوام على زيارتهم وعدم الغضب منهم .
32. Mengunjunginya dengan  rutin

٣٣) انتقاء الألفاظ الحسنة في الحوار معهم .
33. Memilih kata yang baik saat berdialog dengannya

٣٤) منادتهم بأحب الأسماء إليهم .
34. Memanggilnya dengan nama yang menggembirakannya

٣٥) تقديمهم على كل شيء وعلى كل الناس .
35. Memdahulukannya atas segala hal dan atas semua orang

هما كنز فوق الأرض يُوشك أن يدفن تحت الأرض.
Kedua orang tua adalah gudang emas di atas bumi yg nyaris terkubur dalam tanah

Wassalamu'alaikum wrwb.
loading...

Tuesday, July 25, 2017

Asgardia, Negara Pertama di Luar Angkasa.... Sudah Banyak Warga Negaranya Lho...

Harapan sebagian manusia untuk bisa tinggal di luar angkasa semakin menggebu-gebu. Dan tahukah anda? Saat ini sudah ada negara luar angkasa pertama di dunia, namanya Argadia.

Konsep negara di luar angkasa ini dilontarkan pertama kali Igor Ashurbeyli, pendiri Aerospace International Research Center di Rusia. Siapa sangka ratusan ribu orang telah mendaftarkan diri untuk jadi warga negaranya, termasuk dari Indonesia.

Asal-usul Nama Asgardia 

Namanya, Asgardia -- mirip nama kota mistis di langit yang dikuasai Dewa Odin dalam mitologi Nordik (Norse). Menariknya, letaknya bukan di Bumi, melainkan di angkasa.

Asgardia, yang diklaim sebagai 'negara pertama di angkasa', didirikan oleh sekelompok ilmuwan, insinyur, pebisnis, dan para pengacara. Salah satu tujuan nasionalnya adalah menjadi 'pelindung Bumi'.

"Asgardia akan menjadi sebuah tempat di orbit yang benar-benar 'tak bertuan'," demikian tertera di situs resmi 'negara' tersebut.

"Untuk kali pertamanya dalam sejarah, negara baru diciptakan, bukan di Bumi, tapi di langit." Semacam, 'Negeri di Atas Awan'.

Asgardia mengklaim sebagai prototipe masyarakat yang bebas dan tidak terikat, yang menjunjung tinggi pengetahuan, kecerdasan, ilmu sebagai inti. Juga mengakui nilai luhur dari setiap manusia.

Tujuad Asgardia

Tujuan utama Asgardia adalah menciptakan 'pelindung' yang membentengi Bumi dari ancaman kosmis, seperti asteroid, badai matahari, maupun puing-puing angkasa yang rentang menembus atmosfer.

Gagasan itu sungguh ideal. Sebab, hingga saat ini, lembaga antariksa paling top dunia belum mengetahui bagaimana mencegah satelit mereka bertabrakan, apalagi menghentikan sebuah batu angkasa menabrak Bumi.

Satelit pertama Asgardia kabarnya akan diluncurkan dalam 18 bulan. Kelompok tersebut belum menguak soal pendanaan.

Ashurbeyli, yang juga pengusaha, diyakini menyediakan sejumlah besar modal untuk meluncurkan proyek tersebut. Belum jelas dari mana dana besar untuk mempertahankan misi yang pastinya tak murah itu bakal datang.

"Tujuan utamanya adalah untuk menciptakan sebuah platform legal untuk menjamin perlindungan pada Bumi dan menyediakan akses teknologi antariksa bagi mereka yang belum punya akses saat ini," kata Ashurbeyli kepada Guardian.

Mendaftar Menjadi Warga Negara Asgardia

Mengacu dari situs Asgardia, tercatat sudah ada lebih dari 270 ribu orang mendaftarkan diri menjadi warga negara Asgardia. Yang mana sekitar 5 ribu orang di antaranya ternyata terasal dari Indonesia. Dipaparkan kalau Asgardian –julukan untuk calon warga Asgardia—asal Indonesia didominasi oleh laki-laki sebanyak 84%, sementara 16% sisanya diisi oleh perempuan.

Menariknya lagi penyebaran Asgardian Indonesia juga tak terbatas hanya di kota-kota besar saja. Sejauh ini tercatat sudah ada sekitar 45 wilayah di Indonesia di mana para Asgardian berasal.

Tapi jumlah Asgardian terbanyak memang berasal dari Jakarta yang lebih dari 700 orang, disusul Bandung dengan 299 orang, kemudian Surabaya sebanyak 224 orang.

Selebihnya juga tidak bisa dibilang sedikit. Bekasi misalnya, ada sebanyak 199 orang yang mendaftar sebagai Asgardian, sementara Tangerang membayangi dengan 198 orang. Sedangkan di Medan ada sekitar 180 orang yang ikut mendaftar.

Disebutkan lowongan warga Asgardia ini terbuka untuk siapapun asal sudah berusia diatas 18 tahun. Tak ada deskripsi khusus soal jenis kelamin, kebangsaan, ras, agama, dan status keuangannya.

Seiring populasi warga Asgardia yang mulai terbentuk, giliran wilayah dan lokasi Asgardia yang tengah dirancang. Secara fisik, serangkaian satelit kabarnya akan diluncurkan ke luar angkasa yang ditandai oleh Asgardia-1 pada 12 September 2017 nanti.

Tim pencetus Asgardia berharap dapat menciptakan tempat layak huni bagi warganya di orbit rendah Bumi, sekitar ketinggian 161-321 kilometer dari permukaan, di mana hampir setara dengan ketinggian Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Dikutip dari detik[dot]com, Asgardian asal Indonesia yang telah mendaftar sudah cukup banyak, mereka berasal dari kota-kota berikut:

1. Jakarta (734 Asgardian)
2. Surabaya (224 Asgardian)
3. Bandung (299 Asgardian)
4. Bekasi (199 Asgardian)
5. Tangerang (198 Asgardian)
6. Medan (180 Asgardian)
7. Bogor (159 Asgardian)
8. Malang (119 Asgardian)
9. Yogyakarta (115 Asgardian)
10. Semarang (109 Asgardian)
11. Makassar (90 Asgardian)
12. Tangerang Selatan (84 Asgardian)
13. Pontianak (76 Asgardian)
13. Sidoarjo (75 Asgardian)
15. Mataram (26 Asgardian)
16. Denpasar (64 Asgardian)
17. Bali (15 Asgardian)
18. Jember (16 Asgardian)
19. Blitar (14 Asgardian)
20. Kediri (18 Asgardian)
21. Surakarta (33 Asgardian)
22. Sleman (21 Asgardian)
23. Pekalongan (14 Asgardian)
24. Purwokerto (15 Asgardian)
25. Cilacap (18 Asgardian)
26. Cirebon (32 Asgardian)
27. Tasikmalaya (20 Asgardian)
28. Garut (16 Asgardian)
29. Sukabumi (14 Asgardian)
30. Karawang (17 Asgardian)
31. Jakarta Selatan (74 Asgardian)
32. Bandar Lampung (49 Asgardian)
33. Bengkulu (19 Asgardian)
34. Palembang (71 Asgardian)
35. Jambi (38 Asgardian)
36. Padang (44 Asgardian)
37. Pekanbaru (65 Asgardian)
38. Banda Aceh (26 Asgardian)
39. Manado (33 Asgardian)
40. Kendari (17 Asgardian)
41. Palu (19 Asgardian)
42. Samarinda (43 Asgardian)
43. Balikpapan (58 Asgardian)
44. Banjarmasin (40 Asgardian)
45. Palangkaraya (26 Asgardian)

Wilayah Fisik Negara Asgardia

Saat ini, Asgardia masih angan-angan. Ia belum punya wilayah teritorial. Sang pendiri,  Igor Ashurbeyli mengatakan, secara teoritis, penduduk Bumi bisa menjadi warga 'negeri di atas awan' itu tanpa harus meninggalkan rumah. Cukup mendaftar dengan perantaraan internet.

Setidaknya, menurut dia, warga negara Asgardia belum bisa tinggal di atas satelit yang mengorbit.

"Secara fisik, warga negara Asgardia akan berada di Bumi. Mereka tinggal menyebar di berbagai negara di Bumi," kata Ashurbeyli seperti dikutip dari News.com.au. "Mereka bisa jadi warga suatu negara (sungguhan) dan pada saat bersamaan jadi WN Asgardia."

Sementara itu, direktur Institute of Air and Space Law di McGill University Kanada, yang terlibat dalam proyek itu, mengatakan, pada akhirnya manusia bisa tinggal di Asgardia.

"Kami akan memulai dari yang kecil dan akhirnya orang akan pergi ke sana, bekerja, dan membentuk aturan dan regulasi," kata dia.

Bagi anda yang ingin tahu lebih banyak tentang Asgardia, kunjungi situs berikut: https://asgardia.space/en/
loading...

Berkurbanlah... Cerita Tentang Seekor Kambing Dan Dua Remaja Putri.

Alkisah, ada dua kakak-adik perempuan, kita sebut saja, satu namanya Puteri (usia 13 tahun, SMP), satu lagi namanya Ais (usia 16 tahun, SMA). Mereka tidak beda dengan jutaan remaja lainnya, meski tidak berlebihan, juga ikutan gelombang remaja yang menyukai budaya populer saat ini, seperti lagu-lagu, K-Pop, boyband, film-film, dan lain sebagainya.

Kabar baiknya, dua anak ini memiliki pemahaman yang baik, dan itu akan menjadi bagian penting dalam cerita ini.

Suatu hari, guru agama di sekolah Puteri menyuruh murid-muridnya untuk membuat karangan tentang berkurban. Ini jadi muasal cerita, jika murid-murid lain hanya sibuk membaca sejarah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, lantas menulis karangan, Puteri, entah apa pasal, memasukkan cerita hebat itu sungguh-sungguh dalam hatinya. Tercengang.

Dia bahkan bertanya pada orang tuanya, di meja makan, apakah keluarga mereka pernah berkurban.
Setelah saling tatap sejenak, orang tua mereka menggeleng, tidak pernah . Ayah mereka buruh pabrik, Ibu mereka karyawan honorer, ibarat gentong air, jumlah rezeki yang masuk ke dalam gentong, dengan jumlah yang keluar, kurang lebih sama, jadi mana kepikiran untuk berkorban.

Puteri memikirkan fakta itu semalaman, dia menatap kertas karangannya, bahwa keluarga mereka tidak pernah berkorban, padahal dulu, Nabi Ibrahim taat dan patuh mengorbankan anaknya. Bagaimana mungkin? Tidakkah pernah orang tua mereka terpikirkan untuk berkorban sekali saja di keluarga mereka?

Puteri lantas mengajak bicara kakaknya Ais. Dan seperti yang saya bilang sebelumnya, dua anak ini spesial, mereka memiliki pemahaman yang baik, bahkan lebih matang dibanding orang2 dewasa.

Maka, mereka bersepakat, mereka akan melakukan sesuatu. Uang jajan Puteri sehari 8.000 perak, dikurangi untuk naik angkot, bersisa 4.000 untuk jajan dan keperluan lain. Uang jajan Ais, 10.000 perak, dikurangi untuk naik angkot, bersisa 6.000, juga untuk jajan dan keperluan lain. Mereka bersepakat selama enam bulan ke depan hingga hari raya kurban, akan menyisihkan uang jajan mereka. Puteri memberikan 2.000, Ais memberikan 3.000 per hari.

Enam bulan berlalu, mereka berhasil mengumpulkan uang 1,1 juta rupiah. Menakjubkan. Sebenarnya dari uang jajan, mereka hanya berhasil menabung 600.000, mereka juga harus mengorbankan banyak kesenangan lain. Membeli buku bacaan misalnya, seingin apapun mereka memiliki novel-novel baru, jatah bulanan untuk membeli buku mereka sisihkan, mending pinjam, atau baca gratisan di page/blog, sama saja.

Mereka juga memotong besar-besaran jatah pulsa dari orang tua, itu juga menambah tabungan. Juga uang hadiah ulang tahun dari tante/om/pakde/bude.

Alhasil, enam bulan berlalu, dua minggu sebelum hari raya kurban, mereka punya uang 1,1 juta.

Aduh, ternyata, saat mereka mulai nanya2, harga kambing di tempat penjualan2 kambing itu minimal 1,3 juta. Puteri sedih sekali, uang mereka kurang 200rb. Menunduk di depan barisan kambing yang mengembik, dan Mamang penjualnya sibuk melayani orang lain.

Tapi kakaknya, Ais, yang tidak kalah semangat, berbisik dia punya ide bagus, menarik tangan adiknya untuk pulang. Mereka survei, cari di internet. Tidak semua harga kambing itu 1,3 juta. Di lembaga amil zakat terpercaya, dengan aliansi bersama peternakan besar, harga kambing lebih murah, persis hanya 1.099.000.

Dan itu lebih praktis, tidak perlu dipotong di rumah. Dan tentu saja boleh-boleh saja mencari harga       kambing yang lebih murah sepanjang memenuhi syarat kurban.

Senang sekali Puteri dan Ais akhirnya membawa uang tabungan mereka ke counter tebar hewan kurban tsb. Uang lembaran ribuan itu menumpuk, lusuh, kusam, tapi tetap saja uang, bahkan aromanya begitu wangi jika kita bisa mencium ketulusan dua kakak-adik tsb.

Mereka berdua tidak pernah bercerita ke orang tua soal kurban itu. Mereka sepakat melupakannya, hanya tertawa setelah pulang, saling berpelukan bahagia.

Dua bulan kemudian, saat laporan kurban itu dikirim lembaga amil zakat tersebut kerumah, Ibunya yang menerima, membukanya--kedua anak mereka lagi main kerumah tetangga, numpang menonton dvd film, Ibunya berlinang air mata, foto2, tempat berkurban, dan plang nama di leher kambing terpampang jelas, nama Ibunya.

Itu benar, dua kakak-adik itu sengaja menulis nama ibunya. Itu benar, dua kakak-adik itu ingin membahagiakan kedua orang tuanya. Tapi di atas segalanya, dua kakak-adik itu secara kongkret menunjukkan betapa cintanya mereka terhadap agama ini.

Mereka bukan memberikan sisa-sisa untuk berkorban, mereka menyisihkannya dengan niat, selama enam bulan.

Itulah kurban pertama dr keluarga mereka. Sesuatu yang terlihat mustahil, bisa diatasi oleh dua remaja yang masih belia sekali. Besok lusa, jika ada tugas mengarang lagi dari gurunya, Puteri tidak akan pernah kesulitan, karena sejak tahun itu, Ibu dan Ayah mereka meletakkan kaleng di dapur, diberi label besar2: 'Kaleng Kurban' keluarga mereka.

**Masih lama hari raya kurban, masih lama banget. Tapi itulah poin penting kenapa di repos sekarang.

 Jika kita menghabiskan uang 100rb lebih setiap bulan untuk pulsa internetan, dll, maka tidak masuk akal kita tidak punya uang untuk berkorban. Belum lagi ratusan ribu buat makan di luar, nonton, jutaan rupiah buat beli gagdet, pakaian, dll.

Begitu banyak rezeki, nikmat dari Tuhan, jangan sampai seumur hidup kita tidak pernah berkurban.

Maka buat yang tidak mampu uangnya, ayo mari menabung sejak sekarang, sisihkan. Buat yang tidak mampu niatnya--padahal uangnya banyak, ayo mari ditabung juga niatnya, dicicil, semoga saat tiba hari raya kurban, niatnya sudah utuh.

[Copas]
loading...

Friday, July 21, 2017

Khasiat dan Efek Samping Cengkeh Bagi Kesehatan Manusia

Cengkeh merupakan rempah yang banyak ditemukan di Indonesia. Tanaman ini biasa dijadikan bumbu masakan baik itu ketika masih utuh atau yang sudah menjadi bubuk.

Yang menarik juga, cengkeh juga biasa digunakan sebagai bahan rokok di Indonesia sehingga rokok produksi Indonesia memiliki kekhasan tersendiri.

Di India dan Timur Tengah, cengkeh menjadi bumbu wajib ketika hendak memasak nasi, misalnya saja nasi mandhi, kabsah, kebuli, briyani dan sebagainya.

Mengenal ciri Cengkeh

Cengkeh sebenarnya memiliki banyak jenis dan semuanya bisa berbeda-beda. Namun ada ciri-ciri umum dari cengkeh yang bisa kita kenali seperti jenis daun trifoliate yang terdiri antara 5-7 biji daun tertutup, memiliki tangkai daun yang terajut dengan stipula adnate dan mempunyai kepala bunga yang berwarna putih, ungu, merah atau kuning.

Selain itu, cukup banyak varian kue kering yang menggunakan cengkeh sebagai hiasan dan penambah rasa di kue kering tersebut.

Sifat cengkeh yang hangat membuatnya sangat cocok untuk dijadikan campuran minuman di kala cuaca dingin. Selain mampu menghangatkan tubuh, cengkeh pun memiliki banyak manfaat lain, berikut beberapa manfaat dari cengkeh :

Beberapa Manfaat Cengkeh Bagi Kesehatan

1. Menyehatkan Jantung
kandungan eugenol pada cengkeh sangat baik bagi kesehatan jantung. Eugenol mampu mencegah pembekuan darah sehingga aliran darah bisa mengalir dan lancar. Darah yang lancar sangat baik bagi kesehatan jantung dan mencegah terkena penyakit jantung bahkan stroke.

2. Anti bakteri dan Jamur
Eugenol dikenal sebagai antiseptik alami. Kandungan eugenol pada cengkeh juga baik bagi kesehatan kulit. Sifat anti bakteri dan jamur nya mampu mengatasi beberapa penyakit kulit yang di sebabkan oleh jamur. Caranya cukup mudah, Anda hanya perlu merebus beberapa cengkeh, ambil airnya dan oleskan pada bagian kulit yang terinfeksi. Setelah beberapa saat bilas dengan air bersih.

3. Anti Inflamasi/peradangan
Di dalam cengkeh juga ditemukan beberapa zat aktif seperti flavonoid. Flavonoid ini sangat baik dalam mencegah peradangan. Sifatnya yang anti inflamasi mampu mencegah peradangan.

4. Meringankan Infeksi Saluran Pernafasan
Kandungan antioksidan dan berbagai zat lainnya yang mampu membunuh kuman pada cengkeh ini bisa jadi alternatif untuk membantu meringankan infeksi saluran pernafasan. Rasa hangat pada cengkeh bisa jadi ekspektoran untuk membantu menyembuhkan gangguan pernafasan.

5. Mengatasi Mual dan Muntah
Beberapa kandungan pada cengkeh sanagt baik bagi mereka yang mengalami masalah mual dan muntah. Cengkeh dan minyak cengkeh dapat menjadi solusi bila kalian sedang mengalami masalah ini.

6. Mengobati Sakit Gigi
Cengkeh dikenal dapat membantu mengobati sakit gigi. Kandungan pada cengkeh dipercaya bisa menjadi antibiotik untuk membunuh bakteri-bakteri yang ada pada gigi. Caranya sederhana, tempelkan kapas yang telah dimasukan ke dalam minyak cengkeh kemudian tempel di bagian gigi yang terasa sakit.

7. Meningkatkan Sistem Pencernaan
Dalam jumlah yang tepat cengkeh mampu meningkatkan sistem pencernaan. Namun jika berlebihan bisa mengiritasi lambung.

Efek Samping Cengkeh

Di balik segudang manfaat nya yang baik bagi kesehatan, cengkeh ini pun bisa membahayakan tubuh. Yaitu ketika kita mengkonsumsinya secara berlebihan. Berikut beberapa efek samping yang timbul dari konsumsi cengkeh yang berlebihan :

1. Alergi
Pada beberapa orang cengkeh dapat mengakibatkan alergi. Gejala umumnya seperti ruam, gatal-gatal dan sesak nafas. Pada beberapa orang alergi cengkeh bisa langsung terasa jika minyak cengkeh dioleskan ke kulit atau saat mengobati sakit gigi.

2. Bahaya Minyak Cengkeh Murni
Minyak cengkeh murni dapat berbahaya jika dikonsumsi secara berlebihan atau dalam dosis yang besar. Efek yang bisa terjadi akibat ini adalah kesulitan bernapas, kejang, sakit tenggorokan,muntah bahkan dapat merusak ginjal dan hati. Untuk kalian yang mau mencoba sebaiknya ikuti saran dokter sebelum mencobanya.

3. Pendarahan
Efek eugenol yang mampu mencegah pembekuan darah yang berarti darah bisa mengalir lebih baik dan lancar ini bisa menimbulkan pendarahan bila konsumsi minyak cengkeh yang berlebihan. Untuk Anda yang hendak operasi atau setelah operasi sebaiknya tidak konsumsi minyak cengkeh terlebih dahulu.

Sebaiknya konsultasikan ke dokter jika ingin memberi anak Anda minyak cengkeh ini karena bisa berbahaya jika diberikan sembarangan. Perhatikan juga saat meminumnya. Jangan campur dengan obat-obatan lain jika bukan saran dari dokter. Di khawatirkan dapat berbenturan dengan efek obat dan bisa membahayakan jiwa.
loading...

Rambu-Rambu Mencari Kekayaan Lewat Dagang Atau Bisnis

Mau kaya cepat? Jangan jadi PNS tapi berdaganglah. karena PNS adalah pengabdian bukan tempat investasi uang.

Berniaga adalah jalan cepat mencari harta, keuntungan dan kekayaan. Bayangkan kalau seandainya aktifitas mencari untung ini tidak dikontrol oleh perlaku akhlak bernilai agama, maka semua cara demi keuntungan dan kekayaan tak salah ditempuh. Penipuan dan pengelabuan akan menjadi biasa. Maka saat pasar sebagai jantung ekonomi rusak, maka masyarakat akan rusak pula. perilaku jahat akan merebak. Inilah yang diingatkan oleh Nabi Syu'aib pada kaumnya Madyan.

Firman Allah :

"Dan Syu'aib berkata: "Hai kaumku, cukupkanlah takaran dan timbangan dengan adil, dan janganlah kamu merugikan manusia terhadap hak-hak mereka dan janganlah kamu membuat kejahatan di muka bumi dengan membuat kerusakan."(Hud :85)

Mereka merasa apa salahnya kami memperlakukan pada harta /uang kami sesuka kami asalkan dapat untung ? Ngapain agama ngatur ikut campur dalam urusan kami?

Simak penuturan mereka :

"Mereka berkata: "Hai Syu'aib, apakah sembahyangmu menyuruh kamu agar kami meninggalkan apa yang disembah oleh bapak-bapak kami atau melarang kami memperbuat apa yang kami kehendaki tentang harta kami?" (Hud 87)

Inilah prinsip kapitalisme abad ini yang mengandalkan prinsip modal sekecilnya untung sebesarnya. Dan mencari kekayaan dengan usaha apa saja tanpa perlu akhlak dan titah agama.

Para pedagang, berjibaku tiap hari dengan benda mati bisa menghilangkan rasa kemanusian seseorang dan menggerus nilai akhlak dalam dirinya bila ia tidak rajin memperkuat dirinya dengan nilai spritual agama. Tidak taat pada aturan Allah. Maka nanti, Prinsip untung rugi dan tambah kurang yang dianut seorang pedagang akan menyeretnya berperilaku materialistis belaka.ini bisa merusak dirinya dan merusak pasar ekonomi masyarakat.
Karenanya Khalifah Umar berkata : 
"Siapa yang tidak paham agama kami, jangan mendekati pasar kami"
Ekonomi kita mesti dibangun dengan pondasi islam. Dan pelaku ekonomipun tak bisa jauh dari nilai spritual islam agar ia tetap utuh selaku manusia yang insani dan masyarakat tumbuh sehat.
loading...