Orang Rajin Bersedekah Itu Bahagia, begini penjelasan ilmiahnya...

Pernahkah kita merasakan, ketika kita mengeluarkan sedekah kepada orang yang membutuhkan, ketika kita bisa membantu meringankan beban orang lain, lalu muncul perasaan bahagian entara dari mana dalam lubuk hari kita?;

Monday, November 30, 2015

COBALAH! Teknik Pijat Jari Ala Jepang Untuk Sembuhkan Rasa Sakit Kurang Dari 7 Menit !

Teknik pengobatan diri sendiri sudah marak dikenal akhir-akhir ini. Seperti yang dikemukakan oleh pakar medis, sebenarnya dalam tubuh manusia sudah terdapat potensi pengobatan untuk melawan berbagai macam penyakit yang menyerang jasmani.

Salah satu contoh teknik pengobatan tersebut adalah teknik pijat jari. Teknik ini sangat menarik sekaligus simpel alias mudah dilakukan oleh siapa saja.

Teknik ini  bernama  Jin Shin Jyutsu dan bersal dari Jepang. Berdasarkan penelitian, teknik ini efektif mengharmonisasi seluruh tubuh.

Bila Anda melakukannya 15 menit sehari, Anda akan melepaskan diri dari banyak kesulitan dalam organ tubuh.

Jin Shin Jyutsu adalah bentuk kuno dari seni pengobatan Jepang yang bisa membantu Anda untuk menyeimbangkan emosi, lewat stimulasi pada sebagian titik di tangan Anda.

Dasar­-dasar ajaran ini berpegang pada prinsip bahwa, setiap jari di tangan Anda terhubung ke organ tertentu yang memiliki kecocokan dengan emosi tertentu.

Agar bisa memengaruhi organ tertentu, tekan jari kamu selama 3­5 menit, ambil napas dalam-­dalam sewaktu kamu melakukan hal tersebut .

Anda juga dapat membuat harmonisasi untuk seluruh tubuh Anda, dengan melakukan hal yang sama untuk setiap jari di tangan Anda.

Berikut adalah bagaimana organ di badan Anda, dapat terhubung ke jari­jari di tangan Anda.

Jempol
­Organ : Perut serta limpa.
­Emosi : Cemas, depresi serta kekhawatiran.
­Gejala fisik : sakit perut, masalah kulit, sakit kepala serta neurosis.

Jari telunjuk
­Organ : Ginjal serta kandung kemih.
­Emosi : Kecewa, ketakutan serta kebingungan.
­Tanda­tanda fisik fisik : Nyeri otot, sakit punggung, sakit gigi serta masalah pencernaan.

Jari tengah
­Organ : Hati, kandung empedu.
­Emosi : Kebingungan, kemarahan, sensibilitas.
­ Gejala fisik : Permasalahan dalam aliran darah, nyeri haid, mata capek, sakit kepala serta migrain.

Jari manis
­Organ : Paru­paru serta usus besar.
­Emosi : Berpikiran negatif, sedih, takut penolakan, rasa sedih.
­Tanda­tanda fisik : Telinga berdengung, permasalahan pernafasan, asma, penyakit kulit serta masalah pencernaan.

Jari kelingking
­Organ : Jantung serta usus kecil.
­Emosi : keprihatinan, kekhawatiran, kegelisahan, tak percaya diri.
­Tanda­tanda fisik : Penyakit jantung, sakit tenggorokan, perut kembung serta permasalahan tulang.

Sumber : Be Extra Healthy Now

loading...

Friday, November 27, 2015

Wah wah, di Malaysia Ada 'Musollah Keliling' ... Diutamakan di Stadion Sepakbola

Kalau selama ini kita biasa mendengar 'Pusksemas Keliling', atau 'Pustaka Keliling', atau 'Layanan SIM Keliling', 'Layanan Bank Keliling'.. dan lain sebagainya, semua dibuat untuk mempermudah masyarakat mendapat layanan.

Tapi layanan keliling yang satu ini memang unik. Ya, di Malaysia baru saja diluncurkan Musolla Keliling. Kebayang nggak sih?

Sebuah NGO bernama Badan Nadwah Islamiyah Pahang, memperkanalkan layanan ini sebagai sarana mengatasi minimnya tempat sholat di tempat-tempat keramaian.

Layanan 'surau bergerak' yang dinamakan 'Mobil Mussollah' ini bertujuan mengatasi mengatasi masalah kekurangan tempat solat terutama di kawasan tumpuan umum seperti pasar malam dan stadion olahraga.

Layanan ini baru pertama kali ada di Malaysia, atas usulan bersama NGO dengan badan korporat Telaga Biru Sdn Bhd dan Takaful Ikhlas Sdn Bhd.

Wakil Presiden Badan Nadwah Islamiyah Pahang, Datuk Halidan Md Daud, mengatakan pemikiran untuk mendirikan surau bergerak itu mulai ada sejak tahun lalu, dalam rangka menyediakan kemudahan untuk umat Islam melaksanakn sholat terutama apabila ada pertandingan sepak bola

Tempat sholat ini dirancang dari modifikasi sebuah minitruk, dan memakan dana tak kurang dari RM 200,000 (atau sekitar 650 juta) per unitnya.

Layanan diberikan secara gratis, mulai dari tembat beristinja, berwudhu, sajadah seukuruan sholat berjamaah dan lain sebagainya.

Generasi muda yang maniak bola memang sering melalaikan waktu sholat demi menonton tim kesayangan mereka, dan Musollah Bergerak ini adalah solusinya!

Berikutu foto-fotonya:


 

Videonya juga bisa disaksikan di SINI.

Nah, Bagaimana menurut anda?
loading...

Ceritakanlah Kepada Allah, Meski Engkau Tak Mampu Berkata-kata

Jika engkau sedang sedih, apapun sebabnya, tentu tak ingin engkau simpan sendiri. Orang yang paling engkau cari adalah yang paling dekat denganmu. Kenapa? Karena yang terdekat adalah yang terfaham terhadap dirimu. Kamu berharap ia memberimu udzur atas kesedihanmu. Orang asing tak memahami. Tapi apa kamu yakin, bahwa orang terdekatmu itu selalu faham 100% maksudmu?

Ternyata tidak selalu.

Begitulah manusia. Iya, begitulah manusia. Tidak semua hal terfahami oleh manusia. Kadang hal mudah sulit difahami. Kadang hal sulit mudah difahami.

Jika kamu tahu bahwa manusia begitu, maka ke mana kamu pergi? Kepada Allah al-Aliim al-Khabiir kamu kembali. Kembalikan pada-Nya. Ceritakan itu pada Allah. Jika itu karena salahmu, akuilah itu salahmu. Jikapun kamu tak mau mengaku, kamu tahu Allah tahu segala detail salahmu. Tiada lagi celah menghindar. Jika itu bukan salahmu, maka ceritakan pada Allah.

Bahkan, ceritakan pada Allah meski kamu tak punya lagi kata yang tersisa...

Mungkin karena terlalu sedih atau memalukan...
Mungkin karena memang kamu tak pandai merangkai kata...

Kekasihmu kadang kecewa kamu tak pandai merangkai kata, tetapi Allah Ta'ala senang dengan taubat hamba-Nya; padahal yang dilakukan hamba bukan cerita, bukan berkisah, bukan bertutur kata, melainkan menangis menangis menangis semata. Melainkan menumpahkan kejujuran kata lewat air mata. Tumpah semua. Di depan Rabbnya bersimpuh. Mengakui itu semua.

Ceritakan pada Allah meski yang bisa kamu berikan hanyalah air mata.

Kadang, tetesan air mata lebih punya makna dibandingkan sekadar kata.

Allah Maha Tahu...jumlatan wa tafshila, global dan terperinci, segala proposalmu. Dia Maha Tahu bait-bait di qalbumu. Kamu ingin apa, Dia Tahu. Kamu benci apa, Dia Tahu. Kamu bersungguh atau berpura-pura, Dia Tahu. Tapi Dia ingin agar kamu bersegera mengangkat tangan berhadapan dengan wajah bernodamu itu. Dia ingin kamu menulis proposal permohonan pada-Nya melalui lisan maupun tangisan. Dia ingin kamu membuktikan cintamu pada-Nya setelah Dia selalu membuktikan bahwa Dia selalu peduli padamu. Dia selalu memperhatikanmu. Dia menyembuhkanmu saat sakitmu. Dia memberikan pelangimu kembali setelah hujanmu.

Jika kamu jujur, dan tak satu pun makhluk mempercayaimu, maka al-Khaliq tahu kejujuranmu. Jikapun Allah al-Qahhar sudah memutuskan keindahan masa depan untukmu kelak, maka tak satu pun bisa atau bermandat menghalangi keputusannya, meskipun seluruh makhluk bersepakat menghalangi.

Karena sebenarnya cinta-Nya yang harus kamu kejar, bukan cinta selain-Nya. Maka katakan cintamu pada-Nya jika memang jujur, dan takutlah jika kamu bohong. Makhluk bisa saling membohongi satu sama lain. Namun makhluk tak bisa membohongi Khaliqnya. Barangsiapa berbohong kepada-Nya, ia sedang membohongi dirinya sendiri.

Ceritakan pada Allah meski baru bisa setitik air mata...
~Hasan Al-Jaizy
loading...

Thursday, November 26, 2015

Ada Zat Babi Dalam Setiap Batang Rokok...!!! Kalau Kamu Merokok, Berarti ?

BELANDA – Apakah kamu termasuk salah seorang yang alergi sama fatwa haramnya merokok? Kalau begitu kamu harus baca kabar yang satu ini.

Sebuah penelitian ilmiah mengungkap, bahwa dari sebuah jasad babi ternyata bisa diolah menjadi 185 produk, di antaranya adalah untuk rokok.

Penemuan penggunaan darah babi dalam pembuatan filter rokok ditemukan peneliti Belanda, Christien Meindertsma, secara tak sengaja. Perempuan ini sebenarnya sedang meneliti seekor babi berkode "Pig 05049" di sebuah peternakan di Belanda.

Di laman pribadinya, Meindertsma menyatakan telah meriset selama tiga tahun semua produk yang dihasilkan dari seekor babi tersebut. Hasil riset itu kemudian dibukukan, lengkap dengan grafik dan gambar produk, kemudian dipamerkan dalam sebuah pameran.

Tujuannya sederhana, menunjukkan pada orang bagaimana sebuah produk dibuat dan "dibungkus" dan dari mana dia berasal, sehingga orang bisa tahu. Untuk menunjukkan itu, Meindertsma mendekati subjek ke skala satu ekor binatang yang dalam hal ini seekor babi bernama "Pig 05049."

Meindertsma mencatat jasad babi itu menjadi 185 produk berbeda! Mulai dari rokok, bubuk mesiu, cat mobil, permen karet, porselen, yogurt, kosmetik, kondisioner, sampai biodiesel. Tak lupa Meindertsma menampilkan foto­-foto produk itu....

Setelah kematian babi tersebut, jasadnya dikapalkan dalam beberapa bagian ke penjuru dunia. Beberapa bagiannya tetap dalam bentuk dan fungsi aslinya (sebagai daging), sebagian lagi berubah secara dramatis.

Meindertsma mengikuti produk itu, mulai dari perusahaan yang menangani hewan mati sampai ke perusahaan kecil yang memproduksi sesuatu menggunakan bagian dari jasad itu. Perempuan itu mencatat jasad babi itu menjadi 185 produk berbeda! Mulai dari rokok, bubuk mesiu, sabun,
obat, kertas foto, katup jantung, cat mobil, permen karet, porselen, yogurt, marshmellow, kosmetik, kondisioner, sampai biodiesel.

Tak lupa Meindertsma menampilkan fotofoto produk itu. Apa pelajaran yang diperoleh perempuan asal Rotterdam ini? "Banyak tahapan antara bahan mentah dan produk akhir di produksi komersil modern. Karena banyak tahapan, pengetahuan menghilang. Sebagai contoh, peternak babi tak tahu semua produk akhir yang terbuat dari babi mereka karena mereka tak tahu babi itu dibawa
ke mana," kata perempuan 29 tahun lulusan Akademi Desain Eindhoven itu.

Meindertsma pun sekarang memilih produk yang diproduksi secara lokal. Baju hangatnya sekarang buatan penghargaan: Index Award 2009. Dan risetnya juga menggelinding menjadi soal sensitif: terungkapnya 185 produk mengandung babi yang diharamkan Islam dan Yahudi.

Ada Darah Babi di Filter Rokok
Di tempat terpisah, seorang peneliti di Australia melansir penelitian mengenai rokok yang diduga mengandung darah babi. Kandungan babi yang diharamkan umat Islam ini ditemukan di filter rokok.


Profesor di bidang Kesehatan Publik, Universitas Sydney, Simon Chapman, menunjuk pada riset terbaru yang mengidentifikasi 185 penggunaan bagian dari babi, termasuk dalam pembuatan filter rokok.

Penemuan ini, kata Chapman kepada News.com.au, bisa berdampak pada kelompok Islam dan Yahudi.

"Komunitas Yahudi jelas akan menilai masalah ini sangat serius dan komunitas Islam akan menilainya sangat mengganggu," kata Chapman, Rabu 31 Maret 2010.

Riset terbaru mengidentifikasi 185 penggunaan bagian dari babi, termasuk dalam pembuatan filter rokok


Penemuan ini, kata Chapman, membuka bobrok industri rokok yang tidak diwajibkan mencantumkan komposisi dalam rokok. "Mereka mengatakan, "ini bisnis kami dan sebuah rahasia dagang"."

Darah babi ini, kata Chapman, setidaknya ditemukan di satu mereka rokok dijual di Yunani. Darah babi dipastikan dipakai dalam pembuatan rokoknya.

Sebuah riset di Belanda menemukan darah babi ini dipakai untuk membuat filter lebih efektif menangkap kimia berbahaya sebelum asap masuk ke tenggorokan. Artinya, temuan ini jelas tak berlaku untuk rokok yang tidak menggunakan filter.

Menanggapi temuan riset di Belanda tentang adanya hemoglobin babi dalam filter rokok, langsung menjadi kajian ulama di berbagai negara. Jika filter rokok di Indonesia mengandung bahan yang sama, Majelis Ulama Indonesia siap menyatakan haram mutlak.

"Kalau rokok dengan filter dari darah babi itu jadinya haram mutlak," kata Ketua MUI,Kamis (1/4/2010).

Terkait dengan temuan riset terbaru itu, MUI akan segera meminta masukan dari berbagai pihak. "Kita akan meminta masukan banyak pihak yang bisa menjelaskan hal ini," jelasnya.

Menurut Ma'ruf, hasil dari Ijtima Ulama MUI menyimpulkan rokok adalah ikhtilaf. Artinya rokok ada di tengah­-tengah antara posisi makruh dan haram. Ulama sepakat mengharamkan rokok dalam 3 situasi.

"Yang sudah diharamkan itu merokok di tempat umum, merokok bagi ibu hamil, dan merokok bagi anak­-anak," pungkas ketua MUI.
loading...

Wednesday, November 25, 2015

Jangan Pernah Menilai Seseorang Dengan Melihat Masa Lalunya

Betapa banyak diantara kita yang memiliki masa lalu yang kelam..jauh dari sunnah,,jauh dari hidayah ..tenggelam dalam dunia yang menipu... terombang ambing dalam kemaksiatan yang nista...

Bukankah banyak sahabat Radhiyallahu'anhum yang dahulunya pelaku kemaksiatan..peminum khamr..bahkan pelaku kesyirikan??

Akan tetapi tatkala cahaya hidayah menyapa hati mereka, jadilah mereka generasi terbaik yang ada diatas muka bumi ini.

Bisa jadi anda salah satu dari mereka para ikhwan/akhwat yang memiliki masa lalu yang kelam..yang mungkin saja kebanyakan orang tidak mengetahui masa lalu kelam anda..

Sebagaimana anda tidak ingin orang lain menilai anda dengan melihat masa lalu kelam anda...maka janganlah anda menilai orang lain dengan melihat masa lalunya yang buruk...

Yang menjadi patokan adalah kesudahan seseorang..kondisinya tatkala akan meninggal..bukan masa lalunya..

Nabi Shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:

"Amalan-amalan itu tergantung akhirnya.."
loading...

Tuesday, November 24, 2015

BOLEH DISHARE! Potong 2 Atau 3 Iris Lemon, Lalu Rendam di Ari Panas, Ampuh Basmi Sel Kanker 10.000 X Lebih Kuat Dari Kemoterapi.. Hoax atau Benar?

Penyakit kanker menjadi momok menakutkan bagi manusia. Berbagai penelitian medis terus diupayakan hingga saat ini untuk menemukan cara pengobatan ampuh untuk penyakit ini. Sistem kemoterapi yang populer terus dikembangkan.

Selain cara modern, pencegahan dan pengobatan kanker secara tradisional juga banyak dilakukan, misalnya dengan mengkonsumsi buah-buahan yang kaya zat anti kanker, seperti buah lemon.

Sebuah tulisan berbahasa Inggris tentang manfaat lemon akhir-akhir ini banyak beredar, berikut salah satunya:

Bagi anda yang ingin mencoba, potong 2­ atau 3 irisan buah lemon, lalu dimasukkan ke gelas, tambahkan air panas hingga tercipta air lemon bakal dengan tekstur sedikit " keruh "


Air lemon panas dapat melepaskan zat anti kanker dalam tubuh, hal semacam ini jadi penyembuhan kanker terbaru dalam dunia kedokteran. Berbeda dengan minuman lemon dingin yang cuma memiliki kandungan vitamin C, sama seperti tomat. Jadi, dari pada langsung makan, lebih baik dimasak dahulu dengan baik, karena tomat mentah tak memiliki kandungan lycopene.

Lemon merupakan buah ajaib yang bisa membunuh sel kanker, 10. 000 kali lebih kuat dari kemoterapi, meski demikian ia tidak menghasilkan efek samping seperti kemoterapi.

Saat tekanan darah terlampau tinggi, lemon bisa mengatur tekanan darah, antidepresan serta gangguan neurologis, 10. 000 kali lebih baik dari obat, lemon bisa memperlambat perkembangan sel kanker. Diekstraksi dengan therapy lemon, cuma akan menghancurkan sel­sel ganas, namun tak mempengaruhi sel­sel sehat.

Juice lemon, asam sitrat serta polifenol yang dihasilkan dari buah lemon bisa secara efektif mencegah tromboemboli vena, menstabilkan aliran darah dan mengurangi penggumpalan darah.

Demikian informasi yang saat ini beredar di jejaring sosial, dan tidak ada salahnya untuk dicoba!
loading...

Monday, November 23, 2015

Survey Membuktikan: Anak Yang Dekat Dengan Ayah Akan Lebih Cerdas, Pintar Bergaul dan Masa Depan Lebih Cerah

Siapa yang tidak berharap buah hati tercintanya tumbuh menjadi anak yang cerdas, pintar, dan memiliki masa depan cerah?

Anak adalah investasi masa depan nan abadi! Anak yang sholeh akan menabur bakti kepada orangtuanya kelak di kemudian hari.

Mengasuh anak yang berperilaku baik dan berprestasi, memang membutuhkan peran dan waktu yang diberikan oleh ibu.

Namun pengaruh dari figur seorang ayah dalam membimbing anak juga merupakan kunci utama dalam fase tumbuh kembang anak.

Sebuah studi bahkan menyatakan bahwa kedekatan ayah pada anaknya dapat mendongkrak kecerdasan dan kesuksesan si kecil di masa depan.

Selama empat dekade penelitian dan ratusan penelitian telah membuktikan, ayah yang ikut membantu ibu mengasuh, menjaga, dan membesarkan anak memiliki pengaruh signifikan terhadap prestasi sekolah anak.

Selain itu, kehadiran ayah juga menentukan perkembangan pribadi serta karakter anak dalam lingkungan sosial.

Sebuah tinjauan studi yang dilakukan oleh Father Involvement Research Alliace menunjukkan bahwa bayi yang dekat dengan ayah cenderung memiliki emosi yang stabil.

Saat dewasa dia lebih percaya diri, dan bersemangat dalam mengeksplorasi potensi diri untuk merealisasikan ide serta impian.

Kemudian, dalam lingkungan pergaulan, anak yang dekat dengan ayah cenderung lebih mudah bersosialisasi.

Mereka juga memiliki banyak teman karena dianggap menyenangkan. Lalu, fakta lain yang perlu dipertimbangkan oleh para ayah agar lebih dekat dengan sang buah hati adalah anak berusia tiga tahun yang memiliki huhungan baik serta hangat dengan ayah memiliki kemampuan memecahkan masalah dan IQ lebih tinggi dari teman seusianya.
loading...

Thursday, November 19, 2015

[VIDEO] Menakjubkan! Aliran Sungai Pasir Di Gurun Arab!

Sebuah fenomena alam yang aneh terjadi di Sebuah tempat yang di namakan Empty Quarter Desert (Rub'al Khali), semenanjung Arabia, di mana sungai pasir menglir layaknya air yang deras.

Rub'al Khali merupakan gurun abadi terluas di dunia, di mana gurun dengan luas 650.000 km persegi ini terletak meliputi 4 negara Teluk Arabia, yaitu: Arab Saudi, Yaman, Oman dan Uni Emirat Arab.

Fenomena alam dengan adanya sungai pasir yang secara menakjubkan mulai mengalir melalui gurun ini, meski fenomena ini membingungkan, tapi juga sekaligus indah.

Beberapa orang meyakini fenomena tersebut diakibatkan oleh banjir bandang. mereka berpikir ada aliran air di bawah pasir tersebut. daripada penasaran, silahkan lihat sendiri videonya:

Nah, menurut anda, pertanda apakah semua ini?
loading...

Wednesday, November 18, 2015

Beruntungnya Menjadi Seorang Wanita

Kaum wanita amat dimuliakan dalam Islam.
Dalam sebuah hadits, bagina Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
.
 إِذَا صَلَّتِ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا وَصَامَتْ شَهْرَهَا وَحَصَّنَتْ فَرْجَهَا وَأَطَاعَتْ بَعْلَهَا دَخَلَتْ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شَاءَتْ.
Apabila seorang wanita sholat lima waktu, berpuasa bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya dari zina, dan taat kepada suaminya, maka ia akan masuk surga dari pintu mana saja yang ia kehendaki.” [HR. Ibnu Hibban dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Shahihut Targhib: 1931]
.
Dari hadits ini, dapat kita petik beberapa hikmat dan pelajaran, yaitu:

1) Keutamaan sholat lima waktu dan puasa Ramadhan yang merupakan bagian dari rukun Islam, dan kaum wanita ditekankan secara khusus untuk memperhatikan sholat dan puasa karena banyak wanita yang meremehkan kedua ibadah tersebut.
.
2) Keutamaan wanita yang menjaga kesucian diri dari perbuatan zina.
.
3) Kewajiban menjauhi perbuatan-perbuatan yang mengantarkan kepada zina, diantaranya membuka komunikasi yang tidak penting antara lawan jenis, baik di dunia nyata maupun dunia maya; berpacaran yang terselubung maupun yang terang-terangan.
.
4) Kewajiban atas seorag istri untuk selalu menaati suami dalam perkara apa pun, selama bukan maksiat kepada Allah ta’ala, dan bahwa itu adalah kemuliaan bagi seorang wanita, bukan kelemahan.
.
5) Luasnya rahmat Allah subhanahu wa ta’ala bagi seorang wanita shalihah.
loading...

Tuesday, November 17, 2015

[Renungan]: Aku Milik Suamiku, Dan Suamiku Milik Ibunya

Sebagai bahan renungan untuk kaum muslimah, terutama mereka yang pernah atau sedang bermasalah dengan mertuanya, simak dan renungkanlah nasihat ini baik-baik;

Seburuk apapun mertua, aku selalu ingat bahwa dia, adalah wanita yang mengandung suamiku dalam kepayahan selama 9 bulan.

Dia, adalah wanita yang air susunya menjadi makanan pertama bagi suamiku. Dia, ialah wanita yang mendidik dan membesarkan suamiku, yang mengajarkan kepada suamiku akhlaq sehingga aku nyaman di sisi suamiku saat ini.

Aku, ngga pernah keluar uang sepeserpun untuk menyekolahkan suamiku, hingga ia dapat ijazah, yang sekarang ijazah itu ia gunakan untuk mencari nafkah, untuk menafkahi aku!

Aku, ngga sedikitpun mendidik suamiku hingga kini ia jadi pria yang penuh tanggungjawab, dan aku merasakan bahagia menjadi istrinya.

Setelah pengorbanannya yang bertubi tubi, anak laki-lakinya menikah denganku, dia bagi kasih sayang anaknya denganku.

Cemburu? Pasti dia cemburu. Aku wanita asing, yang kini selalu disayang-sayang oleh anak laki-lakinya.

Harta anak laki lakinya tercurah untuk kunikmati, padahal ia yang melahirkan, membesarkan dan mendidik.

Aku memahami cemburu itu, walau aku pun merasakan cemburu ketika suamiku lebih memihak mertuaku.

Aku bukan malaikat yang tidak pernah jengkel dengan mertuaku, dan mertuaku pun bukan malaikat yang selalu kubela.

Adakalanya aku marah, cemburu dan sakit hati. Namun aku ingat semua jasanya pada suamiku, jasa yang sampai akhir hayat-pun aku ngga akan mampu membayarnya.

Pada ujung tangisku, terngiang nasehat ibundaku tercinta:

"Nak, dukunglah suamimu untuk berbakti pada ibunya. Jangan suruh ia memilih antara kau dan ibunya. Karena, kelak kau akan merasakan bagaimana sakitnya diperlakukan seperti itu oleh anak laki lakimu. Apa yang kau lakukan pada mertuamu, akan dilakukan pula oleh menantumu. Segala sesuatu pasti ada timbal baliknya.."

Dan tangisku makin deras.

Oh suamiku, bahagiakanlah orang tuamu semampumu. Semoga kelak anak-anak kita pun membahagiakan kita, sebagai balasan baktimu pada orang tuamu. Mumpung mereka masih hidup, belum tentu pula mereka masih bisa ngerepotin kita 10 tahun ke depan. Tidak lama, tapi balasannya adalah syurga.
loading...

Saturday, November 14, 2015

Ulama Hadits Asal Pakistan, Sher Ali Shah Meninggal Dunia

Tanggal 31 Oktober 2015 lalu, umat Islam kembali kehilangan salah seorang ulama hadits hadits terkemuka di dunia. Dialah Prof. Dr. Sher Ali Shah, guru besar dan kibar al-ulama sekaligus Syaikhul Hadits di Jami'ah al-Haqqaniyyah Pakistan.

Beliau merupakan murid dari Syaikh Abdul Aziz bin Baz, dan memperoleh gelar doktor dari Universitas Islam Madinah pada tahun 1409 H.

Sebelumnya, beliau menempuh pendidikan di Universitas Karachi.

Beliau digelari sebagai Ustadzul Ulama dan merupakan guru dari ribuan penuntut ilmu hadits yang umumnya tersebar di Pakistan dan Afghanistan saat ini.

Semoga Allah Swt merahmati beliau. Amin

Berikut beberapa foto pengiringan jenazah beliau.






Sebenarnya berita ini agak terlambat, tapi tidak mengapa daripada tidak sama sekali.
loading...

Friday, November 13, 2015

5 Perkara Yang Menghambat Jodoh

"Usia terus beranjak dewasa, tapi jodoh tak kunjung tiba", mungkin itu yang menjadi pikiran sebagian orang saat ini.

Memang, jodoh merupakan rahasia Allah Swt, sebagaimana halnya rezeki dan kematian.

Tapi, bisakah jodoh itu terhambat? Lantas, apa saja yang dapat menghambat jodoh? Kalau itu yang kamu pikirkan, sebaiknya kamu membaca tulisan ini.

Ada yang bilang jodoh kita terhambat gara-gara ini dan itu. Ironisnya ada yang berpendapat bahwa terhambatnya jodoh dikarenakan ada makhluk lain (jin) yang suka kepada manusia, sehingga tidak sedikit dari saudara-saudari kita mendatangi 'orang pintar', paranormal, dsb untuk diruqyah (meskipun berlabel syasi'at) supaya jodoh kita tidak terhambat. Jika kita meyakini hal itu, berarti secara tidak sadar kita sudah terjerumus pada perbuatan syirik. Sedangkan syirik itu "zhulmun 'azhiim" (kezhaliman yang besar) Na'udzubillahi min dzalik. Semoga Allah menjauhkan kita dari kemusyrikan.

Lalu kenapa jodoh kita bisa terhambat? Hal itu bisa disebabkan beberapa hal berikut:

1) Hati yang Belum Siap.
Tidak dipungkiri bahwa hati sanubari kita pernah merasakan perasaan yang begitu dalam. Sebagian mereka menyebutnya "jatuh cinta" padahal bukan. Perasaan itu hanyalah rasa suka yang didorong oleh syahwat sehingga menjadi rasa yang berlebihan. Perasaan seperti itu adalah fitrahnya manusia.

Selama kita masih menjabat sebagai manusia, maka rasa itu pasti akan atau pernah kita rasakan. Ketika rasa itu mulai meliputi hati sanubari kita, maka tidak ada yang bisa menolaknya. Sekalipun kepadanya dikatakan, "gak usah cemas!", "jangan terlalu dipikirkan!" dsebagai. Maka hati sanubari masih tetap akan cemas, dan rasa itu tetap terpikirkan.

Tetapi ingat,.. Selain hati sanubari (kecenderungan hati kepada nafsu), kita juga punya hati nurani (kecenderungan hati kepada iman), jika hati sanubari (nafsu) kita lebih dominan, maka kita akan terus terlarut dalam perasaan itu. Tetapi jika hati nurani (iman) kita yang lebih dominan, maka setidaknya kita tidak akan terus terlarut dalm perasaan itu. Solusinya, siapkan hati dgn menghidupkan hati nurani. Yaitu dgn "taqorrub ilallah" (mendekatkan diri kepada Allah). Diantaranya dgn cara berdzikir kepada Allah, baik dzikir qolbi (dalam hati), dzikir lisaani (dgn ucapan), juga dzikir 'amali (dgn perbuatan).

2) Terlena Dalam Ikatan/Komitmen (pacaran).
Memang tidak ada istilah pacaran dalam Islam. Bukan hanya sebatas berpacaran atau putusnya, tetapi lebih ke ikatan perasaan. Jika hanya sebatas perasaan itu wajar. Tetapi yang berbahaya adalah ketika perasaan itu kemudian dieksplorasi dgn berbagai cara (baik dgn kata-kata apalagi dgn perbuatan). Dan itu sudah termasuk kategori mendekati zina. Bukankah Allah telah mengingatkam kepada kita, "walaa taqrobuzina..." (dan janganlah engkau mendekati zina...) mendekatinya saja sudah Allah larang, apalgai jika dilakukan, bisa-bisa Allah murka. Na'uudzubillah.

3) Harapan yang Berlebihan.
Masalah jodoh, memang tidak ada yang tahu selain Allah saja. Tetapi kita bisa mengusahakannya. Terlepas dari jadi atau tidak dgn orang yang kita harapkan, jodoh pasti ada. Dan jodoh itu tidak akan datang, jika dalam hati kita masih ada harapan yang berlebihan pada seseorang yang belum tentu jodoh kita. Namun ketika hati kita mulai ridho atas ketetapan Allah dan ketika harapan2 itu kita serahkan kepada Allah, insyaAllah... Allah akan kirim jodoh kita. Dgn jalan dan orang yang tidak pernah kita duga sebelumnya.

4) Meninggikan kriteria.
Siapa yang akan menolak jika kita diberi jodoh yang sempurna??, sehingga kita mulai memasang beberapa kriteria untuk jodoh kita. Baik secara fisiknya, watak pribadinya, status pendidikannya, status keturunannya, hartanya, bahkan hingga pekerjaannya. Kita menginginkan agar jodoh kita memenuhi kriteria yang kita harapkan, tidak salah memang. Tapi apakah tidak berlebihan ??
Apa kita juga tidak sadar bahwa mungkin jodoh kita pun justru memasang kriteria yang lebih tinggi dari kita??

Dan Akhirnya, karena masing2 kriteria tidak se-kufu' (setara), maka jodoh pun tidak akan pernah bertemu. Sebab Allah menjodohkan orang2 yang se-kufu'.

"Wanita2 yang keji adalah untuk laki2 yang keji, laki2 yang keji adalah untuk wanita2 yang keji pula. Wanita2 yang baik untuk laki2 yang baik dan laki2 yang baik untuk wanita2 yang baik pula". {QS. An-Nuurayat, 26}

Koreksi kembali kriteria yang kita pasang lalu sesuaikan dgn kriteria diri kita sendiri. Atau kita yang menyesuaikan dgn kriteria yang kita harapkan. Jika kita menginginkan jodoh yang sholeh/sholehah, maka benahi dulu diri kita supaya menjadi insan yang sholeh/sholehah.

5) Dosa yang Terabaikan.
Dalam hal ini Baginda Rasul saw pernah mengungkapkan, "Sesungguhnya seseorang benar dihambat (rizqi/jodohnya) disebabkan dosa yang dikerjakannya." {HR. Ibnu Hibban}

"Barangsiapa yang merasa diperlambat (rizqi/jodohnya), maka hendaklah dia beristighfar kepada Allah." {HR. Al-Baihaqi}

Kedua hadits ini memang tidak shohih, tetapi derajatnya hasan (baik) setelah terdukung kepada hadits-hadits shahih lainnya. Dan ini sah-sah saja untuk diamalkan.

Terlepas dari shohih atau tidaknya, kedua hadits tersebut mengingatkan kita untuk senantiasa menjaga diri dari berbuat kesalahan agar Allah mencintai kita. Kalau Allah sudah mencintai, kira-kira apa yang tidak akan diberikan bagi yang dicintainya??

Jadi.., terhambatnya jodoh kita adalah karena ulah kita sendiri. Maka segera hentikan tindakan-tindakan kelalaian kita seperti 5 poin diatas.
loading...

Pesan Syaikh Nashiruddin Al-Albani Kepada Para Penuntut Ilmu

Disarikan dari kitab Hayatul Albany, Juz I hal. 452-455, Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani berpesan kepada para penuntut ilmu:

“Aku nasehatkan untuk saya pribadi khususnya dan untuk saudara-saudaraku kaum muslimin pada umumnya agar bertaqwa kepada Allah. Diantara bagian-bagian taqwa yang akan aku nasehatkan adalah :

Pertama, Hendaklah kalian menuntut ilmu syar’i dengan ikhlash karena Allah, janganlah ada tujuan-tujuan yang lain seperti mengharapkan sesuatu balasan, ucapan terima kasih atau senang tampil di muka umum.

Kedua, diantara penyakit yang menimpa para penuntut ilmu syar’i adalah ujub dan lupa daratan, dia merasa sudah memiliki ilmu cukup sehingga berani berpendapat sendiri tanpa mengambil bantuan dan penjelasan ulama’ salaf. Sebagaimana mereka tidak bersyukur kepada Allah yang telah memberikan taufiq kepada mereka, berupa ilmu yang benar dan adab-adabnya, bahkan mereka tertipu dengan diri mereka sendiri dan mereka menyangka bahwa mereka telah memiliki kemapanan ilmu sehingga muncul dari mereka pendapat-pendapat yang mengguncangkan, tidak dilandasi dengan pemahaman yang benar berlandaskan al-Kitab dan as-Sunnah.

Maka nampaklah pendapat-pendapat ini dari pemikiran-pemikiran yang tidak matang, mereka menyangka bahwa fatwa-fatwa tersebut adalah ilmu yang diambil dari al-Kitab dan as-Sunnah. Maka, mereka sesat dengan pemikiran-pemikiran tersebut dan menyesatkan banyak manusia, dan kalian mengetahui semuanya diantara dampak negatif dari fenomena tadi adalah munculnya kelompok-kelompok di sebagian negeri islam mengkafirkan kelompok-kelompok lainnya dengan alasan-alasan yang dibuat-buat, tidak bisa kami kemukakan dalam kesempatan yang singkat ini, karena pertemuan kami ini sekarang khusus sedang memberikan peringatan dan nasehat kepada para penuntut ilmu dan juru da’wah, oleh karena itu saya nasehatkan saudara-saudara kami dari ahli sunnah dan ahli hadits di seluruh negeri islam agar mereka sabar dalam menuntut ilmu, dan agar mereka tidak tertipu dengan ilmu yang mereka miliki sekarang.

Mereka harus mengikuti jalan yang telah digariskan, jangan sekali-kali mereka bersandar dengan mengandalkan semata-mata pemahaman mereka atau mereka beri nama dengan ijtihad mereka. Saya sering sekali mendengar dari saudara-saudara kami mereka mengatakan dengan sangat mudahnya, “saya berijtihad” atau “saya berpendapat demikian” tanpa memikirkan akibat-akibat yang ditimbulkan dari ucapan-ucapannya.

Mereka tidak mengambil bantuan dari kitab-kitab fiqh dan hadits serta pemahaman ulama terhadap kitab-kitab tersebut. Yang ada hanya hawa nafsu dan pemahaman yang dangkal dalam menggunakan dalil, sedangkan penyebabnya adalah ujub dan lupa daratan. Oleh karena itu, sekali lagi aku nasehatkan kepada para penuntut ilmu agar menjauhi segala akhlak yang tidak islami, di antaranya agar mereka tidak tertipu oleh ilmu yang telah didapatkannya serta tidak tergelincir ke dalam ujub.

Ketiga, terakhir, agar mereka menasehati manusia dengan cara yang lebih baik, menjauhi cara-cara yang kasar dan keras dalam berdakwah karena Allah سبحانه وتعالى telah memerintahkan kita dengan hal itu.

Ingatlah firman Allah Swt:
ادع إلى سبيل ربك بالحكمة والموعظة الحسنة وجدلهم بالتي هي أحسن

Serulah (manusia) kepada jalan Rabbmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik.” (Sn-Nahl : 125)

Allah berfirman dengan ayat tadi karena kebenaran itu sendiri berat atas manusia atau menerimanya, dan berat atas jiwa-jiwa mereka, oleh karena itu secara umum jiwa manusia sombong untuk menerimanya, kecuali sedikit orang yang dikehendaki Allah untuk langsung menerimanya. Apabila beratnya kebenaran itu atas jiwa manusia ditambah dengan beratnya cara berupa kekasaran dalam da’wah, maka itu berarti menjadikan manusia lari dari da’wah kebenaran.

Kalian tentu mengetahui sabda Rasulullah صلى الله عليه وسلم:

“Sesungguhnya di antara kalian ada orang-orang yang membuat orang lari (dari kebenaran). Beliau mengulanginya tiga kali."

🍒Sebagi penutup, kita memohon kepada Allah agar jangan menjadikan kita sebagai orang-orang yang membuat orang lain lari dari kebenaran, akan tetapi jadikanlah kita sebagai orang-orang yang memiliki hikmah dan orang-orang yang mengamalkan al-Qur’an dan as-Sunnah.
loading...

Thursday, November 12, 2015

Siapa Sangka, Tanaman Di Dekat Rumah Kita Ini Sangat Beracun dan Berbahaya!

Memperindah rumah dengan tanaman hias tentu sah-sah saja. Selain memperindah lingkungan, tanaman hias juga positf karena mampu memberikan udara segar bagi pernafasan,

Tapi jangan asal tanam bunga di dekat rumah, sebab beberapa jenis bunga justru menyimpan dampak negatif dan bahasa.

Misalnya bunga atau tanaman dieffenbachia yang banyak kita temukan di sekitar tempat tinggal. Tidak banyak yang menyadari bahwa tanaman ini ternyata mengandung racun yang sangat berbahaya!

Beberapa waktu lalu, admin mendapat sebuah pesan berantai dari jejaring sosial tentang pengalaman seorang ibu yang kehilangan anaknya akibat keracunan bunga ini. Berikut pesannya:
Bagi yg masih punya anak kecil atau cucu ,"Saya baru saja kehilangan malaikat kecil saya yang baru berusia 3 tahun, ia menelan daun dari tanaman beracun ini, lidahnya membengkak dan membawanya ke kematian. Tanaman beracun ini telah menyambar putri saya, jadi saya memperingatkan kepada semua orang, untuk tidak menanam tanaman yang beracun di rumah."
Dieffenbachia merupakan tanaman yang sangat indah dan sering ditemukan di rumah dan kantor. Warnanya yang hijau bisa menambah keindahan lingkungan dan menjadi pemandangan yang luar biasa. Tapi sayangnya, tanaman ini memiliki efek yang sangat berbahaya. Anak-anak dan hewan peliharaan yang mengunyah dieffenbachia dapat menimbulkan beberapa gejala, seperti mati rasa yang berlangsung secara terus-menerus, iritasi mulut, air liur berlebihan, dan pembengkakan di area mulut. Bahkan yang paling fatal dapat menyebabkan kematian.
Oleh karena itu, Anda disarankan untuk tidak menanam tanaman ini di rumah untuk melakukan tindakan pencegahan. Dieffenbachia dapat memiliki efek yang kuat pada beberapa orang, bahkan walaupun Anda hanya mengonsumsi dalam jumlah kecil. Tanaman ini dapat menyebabkan kematian pada anak-anak hanya dalam waktu satu menit, sedangkan pada orang dewasa bisa bereaksi dalam waktu 15 menit. Bahkan jika Anda menyentuh tanaman ini lalu mengucek mata dengan tangan yang sama, hal tersebut dapat menyebabkan kebutaan permanen.
Tetapi, jika Anda tetap ingin menanamnya di lingkungan rumah Anda, jangan lengah dan terus awasi anak-anak dan hewan peliharaan Anda untuk mencegah hal-hal negatif terjadi pada orang-orang yang Anda cintai.
Memang, dieffebanchia merupakan tanaman hias populer yang biasa ditanam di pekarangan. keindahannya berasal dari bentuk tajuk dan juga warna daunnya yang bervariasi: hijau dengan bercak-bercak hijau muda atau kuning. Di kalangan penjual tanaman hias, Dieffenbachia dikenal pula sebagai daun bahagia atau bunga bahagia.

Dieffenbachia juga dikenal mudah dalam perawatan dan perbanyakannya. Tanaman ini tahan dalam ruangan meskipun untuk jangka tertentu perlu diperlakukan pula di ruang terbuka. Warna daunnya cenderung gelap bila ditempatkan dalam ruang atau di bawah naungan, namun menjadi terang cerah di bawah sinar matahari. Perbanyakannya umum dilakukan dengan stek.

Toksisitas
Daun dan batang Dieffenbachia dapat menyebabkan kejang pada mulut. Getah daun dan batang Dieffenbachia mengandung kalsium oksalat yang berbentuk jarum di dalam sel-selnya dan dapat menyebabkan gatal-gatal maupun kejang pada bibir dan lidah.

Meskipun setelah beberapa waktu dapat pulih kembali, gejala ini dapat menyebabkan syok, dan walaupun langka, kematian apabila kejang mengganggu saluran pernapasan. Anak-anak dan hewan peliharaan rentan akan bahaya ini.
loading...

Wednesday, November 11, 2015

[Kisah Inspiratif]: Karena Pada Sebidang Tanah, Pasti Ada Benih Yang Cocok Untuk Ditanam di Dalamnya...

Alkisah, ada seorang pria, tidak lolos ujian masuk universitas, orang tuanya pun menikahkan ia dengan seorang wanita.

Setelah menikah, ia mengajar di sekolah dasar. Karena tidak punya pengalaman, maka belum satu minggu mengajar sudah dikeluarkan.

Setelah pulang ke rumah, sang istri menghapuskan air mata nya, menghiburnya dengan berkata: "Banyak ilmu di dalam otak, ada orang yang bisa menuangkannya, ada orang yang tidak bisa menuangkannya. Tidak perlu bersedih karena hal ini. mungkin ada pekerjaan yang lebih cocok untukmu sedang menantimu."

Kemudian, ia pergi bekerja keluar, juga dipecat oleh bosnya, karena gerakannya yang lambat.

Saat itu sang istri berkata padanya, kegesitan tangan-kaki setiap orang berbeda, orang lain sudah bekerja beberapa tahun lamanya, dan kamu hanya belajar di sekolah, bagaimana bisa cepat?

Kemudian ia bekerja lagi di banyak pekerjaan lain, namun tidak ada satu pun, semuanya gagal di tengah jalan.

Namun, setiap kali ia pulang dengan patah semangat, sang istri selalu menghiburnya, tidak pernah mengeluh.

Ketika sudah berumur 30 tahun-an, ia mulai dapat berkat sedikit melalui bakat berbahasanya, menjadi pembimbing di sekolah luar biasa tuna rungu wicara.

Kemudian, ia membuka sekolah siswa cacat, dan akhirnya ia bisa membuka banyak cabang toko yang menjual alat-alat bantu orang cacat di berbagai kota.

Ia sudah menjadi bos yang memiliki harta kekayaan berlimpah.

Suatu hari, ia yang sekarang sudah sukses besar, bertanya kepada sang istri, bahwa ketika dirinya sendiri saja sudah merasakan masa depan yang suram, mengapa engkau tetap begitu percaya kepada ku?

Ternyata jawaban sang istri sangat polos dan sederhana.

Sang istri menjawab:
Sebidang tanah, tidak cocok untuk menanam gandum, bisa dicoba menanam kacang, jika kacang pun tidak bisa tumbuh dengan baik, bisa ditanam buah-buahan; jika buah-buahan pun tidak bisa tumbuh, semaikan bibit gandum hitam pasti bisa berbunga. karena sebidang tanah, pasti ada bibit yang cocok untuknya, dan pasti bisa menghasilkan panen dari nya
Mendengar penjelasan sang istri, ia pun terharu mengeluarkan air mata. Keyakinan kuat, katabahan serta kasih sayang sang istri, bagaikan sebutir bibit yang unggul;

Semua prestasi pada dirinya, semua adalah keajaiban berkat bibit unggul yang kukuh sehingga tumbuh dan berkembang menjadi kenyataan.

Di dunia ini tidak ada seorang pun adalah sampah. hanya saja tidak ditempatkan di posisi yang tepat.

Setelah membaca cerita ini, jangan dibiarkan saja, sharing dan teruskan ke orang lain, Anda adalah orang yang berbahagia.

Delapan kalimat di bawah ini, semuanya adalah intisari kehidupan:

1. Orang yang tidak tahu menghargai sesuatu, biarpun diberi gunung emas pun tidak akan bisa merasakan kebahagiaan.

2. Orang yang tidak bisa toleransi, seberapa banyak teman pun, akhirnya semua akan meninggalkannya.

3. Orang yang tidak tahu bersyukur, seberapa pintar pun, tidak akan sukses.

4. Orang yang tidak bisa bertindak nyata, seberapa cerdas pun tidak akan tercapai cita-cita nya.

5. Orang yang tidak bisa bekerjasama dengan orang lain, seberapa giat bekerja pun tidak akan mendapatkan hasil yang optimal.

6. Orang yang tidak bisa menabung, terus mendapatkan rejeki pun tidak akan bisa menjadi kaya.

7. Orang yang tidak bisa merasa puas, seberapa kaya pun tidak akan bisa bahagia.

8. Orang yang tidak bisa menjaga kesehatan, terus melakukan pengobatan pun tidak akan berusia panjang.
 
~Berbagi sebuah tulisan motivasi yang sangat bagus dengan Anda. Dan terima kasih jika sahabat ku mau membagikannya ke orang lain.
loading...

Tuesday, November 10, 2015

Membuat Perangkap Nyamuk Dari Botol Plastik Bekas... Ampuh, Bebas Zat Kimia Beracun!

Sejak dulu, nyamuk menjadi masalah besar bagi kesehatan manusia. Bahkan, hewan ini dinyatakan sebagai penyebar virus paling mematikan di dunia.

Pada postingan lalu misalnya, kitab bahkan pernah mengulas bagaimana gigitan nyamuk bisa membunuh seekor ikan paus raksasa!

Ada banyak cara membasmi nyamuk di rumah. Di blog ini pernah juga kita bahas tentang beberapa tips mengusir nyamuk, misalnya dengan menggunakan kulit durian.

Memang, saat ini banyak beredar obat-obat nyamuk kimia, baik yang dibakar, semprot, oles dan lain sebagainya. Tapi, obat-obat pembasmi nyamuk kimia tersebut memiliki dampak negatif terhadap kesehatan, misalnya beresiko mengganggu kesehatan apabila kita menghirup zat kimia yang dikeluarkan oleh obat nyamuk tersebut.

Selain itu, harga obat-obatan kimia ini juga cukup lumayan merogoh kantong sehingga menyebabkan pengeluaran bulanan bertambah, apalagi di saat krisis ekonomi begini.

Nah, tapi jangan khawatir, ada banyak trik-trik mudah dan murah dalam membasmi nyamuk di sekitar rumah anda, misalnya dengan menggunakan botol bekas.

Bahan-bahan pembuatannya mudah didapat. Nah, berikut caranya:

Pertama sekali, siapkan dulu bahan-­bahan yang dibutuhkan :
1. Botol plastik uk 1.5 atau 2.0 liter.
2. Air lebih kurang 200 ml.
3. Gula 50 gram.
4. Bubuk Ragi Roti 1 gram.
5. Isolasi (Tape).
6. Pisau atau Cutter
.
Jika semua bahan sudah siap, sekarang kita mulai pembuatannya :

1. Potong botol menjadi 2 bagian. Gunakan bagian bawah sebagai wadah, sedangkan bagian atas akan kita jadikan tutup nantinya.


2. Masukan gula dalam air hangat, sisihkan sampai dingin. Campurkan ragi dalam larutan gula, tidak perlu diaduk. pada tahap ini karbondioksida akan terbentuk dan larutan ini akan menarik nyamuk.


3. Tuang campuran ke bagian bawah botol plastik.


4. Tambah ragi. tidak perlu diaduk nanti akan menghasilkan karbon dioksida sebagai penarik perhatian nyamuk


5. Letakkan bagian corong, terbalik, kedalam separuh botol tadi.


6. Lekatkan isolasi di antara sambungan botol tersebut agar tidak ada celah untuk keluarnya nyamuk jika sudah terperangkap didalamnya. Letakkan di beberapa sudut rumah, toko, sekolah, rumah sakit, ladang dll.


Cek botol setelah 3­7 hari, lihatlah hasilnya. cara sederhana diatas bisa membantu anda untuk mengurangi nyamuk di lingkungan sekitar.

Semoga informasi ini bermanfaat dan terimakasih sudah berkunjung.
loading...

Monday, November 9, 2015

Luar Biasa... Suami Berjalan Kaki 5 Km Antar Istri Ke Rumah Sakit

Ibarat kata pepatah: "Kasih suami sampai ke ujung nyawa", demikian kira-kira yang dirasakan oleh pasangan suami istri dari negeri jiran, Malaysia ini.

Halim Mustafa,53, pantas digelari suami penyayang dan setia. Bagaimana tidak, hingga di usianya yang merangkak senja, curahan cinta kasihnya kepada sang istri tidak kunjung pudar.

Sang istri yang bernama Che Pora Saad, 56 tahun, itu mengidap berbagai penyakit kronis seperti Tiroid dan Asma sejak sekitar 7 tahun silam sehingga membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit.

Keadaan sang istri yang demikian tak membuat Halim berpaling kasih. Ia rela mengantar istrinya bolak balik ke rumah sakit dengan kursi roda, bahkan meski terkadang harus berjalan kaki.

Kisah Halim terungkap setelah diberitakan sebuah harian terkemuka negeri Jiran itu kemarin, Halim tertangkap kamera tengah mendorong istrinya dengan kursi roda menuju Sultanah Bahiyah (HSB) Hospital di Kedah.

Halim mendorong sang istri dengan berjalan kaki sejauh 5 kilometer rumahnya di kawasan Flat Taman Setia Jaya karena tak satupun taksi yang mau memberi tumpangan dengan alasan tidak ada tempat buat kursi roda!

Semoga Tuhan memberi kesembuhan dan keberkahan! Amin!
loading...

Sunday, November 8, 2015

Benarkah Orang Yang Telah Meninggal Bisa Menjadi Hantu Atau Makhluk Jadi-jadian...? Bagaimana Membentengi Diri Dari Ganngguan Hantu...?

Salah satu kepercayaan yang tersebar dalam masyarakat nusantara adalah keyakinan bahwa ada manusia atau orang-orang tertentu yang ketika mereka telah meninggal dunia, maka mereka akan menjadi hantu atau makhluk jadi-jadian.

Kepercayaan semacam sebenarnya ada pada banyak budaya di dunia, dan khusus di nusantarara kepercayaan ini tertanam sejak zaman pra Islam dan masih tersisa hingga sampai zaman modern sekarang ini.

Kepercayaan mistis ini pula yang membuat orang mengindentikkan kuburan sebagai lokasi angker yang menakutkan.

Menurut kepercayaan ini, manusia menjadi makhluk jadi-jadian dikarenakan bebeberapa sebab, di antaranya:
1. Keinginan yang tidak terpenuhi. Yang pertama dan alasan utama mengapa orang menjadi hantu setelah kematian adalah keinginan yang tidak terpenuhi. 
2. Kurangnya kepercayaan terhadap agama. Beberapa budaya percaya bahwa orang mati cenderung menjadi hantu, ketika dia tidak mengikuti praktek-praktek spiritual ketika hidup. Ini adalah alasan, mengapa sebagian besar tradisi mengajak masyarakat untuk mempunyai agama.
3. Serakah. Seseorang yang serakah atau terobsesi dengan kekayaan materi, akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk menjadi hantu setelah kematiannya. Sama seperti keinginan yang tidak terpenuhi, harta mengikat jiwa seseorang untuk kesenangan duniawi. Bahkan, filsuf besar selalu mengatakan bahwa, keinginan adalah alasan utama di balik semua penderitaan.
4. Pola pikir negatif. Apakah kita menjadi hantu setelah mati? Mereka yang berpikir negatif, cenderung membuat pikiran mereka buruk. Pikirannya akan selalu dipenuhi dengan emosi negatif seperti marah, penderitaan dan depresi.
5. Ego yang kuat. Seseorang dengan ego yang kuat kemungkinan akan berubah menjadi hantu setelah kematiannya, karena ia memiliki urusan yang belum selesai. Inilah sebabnya mengapa orang menjadi hantu.

Benarkah demikian?

Dalam ajaran Islam,  tidak ada penjelasan tentang adanya hantu. Istilah hantu yang seperti yang dikenal masyarakat awam tidak ada dalam istilah atau kamus Islam.

Hantu yang seperti dikenal oleh masyarakat awam adalah ruh orang yang sudah meninggal yang tidak diterima di alam nirwana, yang kemudian kembali ke bumi berwujud hantu penasaran.

Dalam Istilah umum sering di pakai kata arwah, seperti arwah gentayangan. Walaupun yang di maksud dalam kata arwah ini hanya sesosok bayangan makhluk halus.

Kata Arwah berasal dari bahasa arab "ruh" yang berkonotasi jamak atau banyak. Bentuk jamak dari ruh adalah arwah. Namun dalam bahasa Indonesia kata arwah dipakai walaupun dalam konotasi tunggal.

Jadi kalau kita pakai kata arwah gentayangan tapi kita maksud hanya satu makhluk, atau satu hantu, maka berarti salah dalam arti kata yang sebenarnya jika diambil dari kata bahasa arab tersebut. Karena kata arwah berarti banyak ruh-ruh, kalau diartikan satu itu salah. Dalam Islam tidak ada istilah atau pengertian hantu yang berasal dari arwah orang mati atu meninggal dunia seperti diatas. Islam sama sekali tidak mengakui adanya hantu.

Islam hanya mengajarkan bahwa adanya makhluk ghaib seperti malaikat dan jin.

Jadi tidak ada makhluk jadi-jadian atau makhluk yang berubah wujud. Manusia memang mempunyai ruh, tetapi ruh yang ada dalam tubuh manusia itu, identik dengan manusia itu setelah jasadnya tiada.
Artinya ruh itu adalah manusia itu sendiri. Setelah seorang manusia meninggal dunia jasadnya mati dan ruhnya berada di alam barzah. Tidak ada manusia yang berubah jadi makhluk hantu yang menakut-nakuti manusia kembali ke alam dunia.

Makhluk ghaib yang ada di dunia yang menakut-nakuti manusia adalah Jin. 
Jin adalah makhluk ciptaan Allah yang diciptakan sendiri. Bukan perubahan dari makhluk lain. Jin adalah makhluk ghaib maksudnya tidak nyata. Ia dapat berubah wujud dengan bentuk apa saja dengan izin Allah selain wujud aslinya. Wujud aslinya juga cukup menyeramkan.

Jin ini yang iseng mengganggu manusia yang jadi hantu dan dia bohong pada manusia dengan mengatakan ia adalah ruh dari seseorang yang telah meninggal.

Nah, hantu dalam pandangan Islam menjawab fenomena alam yang seringnya terjadi penampakan itu adalah Jin.

Syetan adalah sifat jahat yang ada pada manusia maupun Jin. Hantu bukan syetan. Tetapi jin yang dirasuki sifat syetan, yang selalu menggoda manusia untuk senantiasa sesat atau keluar dari ajaran Islam yang sebenarnya.

BENTENG DIRI DARI GANGGUAN HANTU (Baca: JIN)
Syari’at Islam telah sempurna, tidak ada suatu kebajikan apa pun kecuali telah dijelaskan dan tidak ada suatu keburukan pun kecuali telah diperingatkan. Di antara hal yang dijelaskan oleh Islam adalah kiat-kiat agar terhindar dari gangguan hantu. Bagaimana caranya? Ikutilah petunjuk berikut :

1.  Membaca nama Allah
Dari Abu Ayyub bercerita bahwa dirinya memiliki sebuah rak/lemari kecil, lalu makhluk jin datang seraya mengambil (baca: mencuri) isinya. Akhirnya beliau mengeluhkan hal itu kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadanya,

“Apabila kamu melihatnya maka katakanlah, :‘Dengan nama Allah, penuhilah Rasulullah.’”

Ketika makhluk itu datang lagi, maka Abu Ayyub mengatakan seperti yang dipesankan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam seraya menangkapnya, tetapi jin itu mengatakan,

“Saya berjanji tidak akan datang lagi kemari.” Mendengarnya, Abu Ayyub melepaskannya.

Ketika dia bertemu dengan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka Nabi bertanya kepadanya, “Apa yang diperbuat oleh tawananmu?” Abu Ayyub menjawab, “Saya menangkapnya tetapi dia berjanji padaku untuk tidak kembali lagi sehingga saya lepaskan lagi.” Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dia akan kembali lagi.” (Kata Abu Ayyub:)

Saya telah menangkapnya dua atau tiga kali tetapi dia selalu berjanji padaku untuk tidak kembali lagi. Suatu saat ketika saya menangkapnya, dia mengatakan kepadaku, “Lepaskanlah aku dan saya akan mengajarkan kepadamu sebuah ungkapan yang jika engkau membacanya niscaya engkau tidak diganggu oleh setan yaitu bacaan Ayat Kursi.”

Abu Ayyub lalu datang kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam seraya mengabarkan omongan hantu tersebut, lalu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dia benar dalam hal ini, padahal dia adalah pembohong.”

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Katakanlah bismillahi (dengan nama Allah), penuhilah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam”

2. Membaca Ayat Kursi
Dalam hadits  Abu Ayyub radhiyallahu ‘anhu diatas juga disebutkan bahwa hantu (baca: jin) yang ditangkapnya mengatakan pada Abu Ayyub radhiyallahu ‘anhu, “Lepaskanlah aku dan saya akan mengajarkan kepadamu sebuah ucapan yang jika engkau membacanya niscaya engkau tidak diganggu oleh setan yaitu bacaan Ayat Kursi.”. Abu Ayyub  lalu datang kepada Nabi SAW seraya mengabarkan omongan hantu tersebut, lalu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dia benar dalam hal ini, padahal dia adalah pembohong.”

3. Berdzikir dan melakukan ketaatan 
Hal ini berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Jangan jadikan rumah kalian seperti kuburan. Sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibacakan di dalamnya Surat al-Baqarah.” (HR. Muslim : 1860).

At-Turkumani pernah bercerita bahwa salah seorang gurunya sering diganggu oleh jin ketika malam hari sehingga  melempari batu dan membuat penghuni rumah takut, lalu beliau dan rekannya pergi ke rumah sang guru dan membaca Surat al-Baqarah secara sempurna kemudian berdoa. Setelah itu, rumah tersebut tidak lagi diganggu oleh hantu. Semua itu adalah karena keberkahan al-Qur’an.

4.  Menghilangkan  rasa takut terhadap hantu
Inilah wasiat Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu tatkala mengatakan, “Buatlah hantu takut kepada kalian sebelum mereka membuat kalian takut.”.(Sanad Hasan. Dikeluarkan oleh Abdurrazzaq dalam al-Mushannaf : 9250)

 5.Tidak bergadang larut malam
Hal ini berdasarkan hadits : “Janganlah kalian bergadang ketika malam sudah sunyi/hening, karena kalian tidak tahu apa yang Allah datangkan dari makhluk-Nya.” (HR. Hakim dalam al-Mustadrak 4/284)

6. Mengumandangkan adzan
Ada beberapa hadits yang lemah tentang masalah ini, tetapi ada hadits shahih yang dijadikan dasar oleh ulama dalam masalah ini yaitu :

“Sesungguhnya apabila muadzin mengumandangkan adzan maka setan akan lari dengan terkentut-kentut.”  (HR. Muslim 883)

Abu Awanah mengatakan setelah meriwayatkan hadits ini, “Dalam hadits terdapat dalil bahwa seorang apabila merasa ada hantu atau mendapati orang yang kesurupan lalu dia adzan maka setan akan lari darinya.”

loading...

Saturday, November 7, 2015

Mengungkap Rahasia Sungai Nil

Nil adalah sungai terpanjang di dunia, membentang dari jantung Afrika hingga bermuara di Delta Nil di utara Mesir. Sungai ini tercatat dalam sejarah kuno dan temaktub keberadaannya dalam kitab suci.

‘Apabila tidak ada Nil, maka tidak ada Mesir’, demikian kata sejarawan Yunani kuno. Ungkapan tidak sepenuhnya salah. Ungkapan ini hendak menggambarkan betapa Mesir sangat bergantung dengan Nil. Hampir seluruh kehidupan Mesir, bersumber dari Sungai Nil. Ini juga barangkali, di antara faktor mengapa ketika disebut Nil, maka yang terlintas adalah Mesir, tidak Negara-negara lainnya (padahal Negara-negara yang dilalui Nil mencapai sembilan Negara).

Keberadaan Nil, sebenarnya bukan semata dari segi sumber kehidupan masyarakat Mesir semata, akan tetapi ada yang lebih luar biasa dari itu. Sungai Nil merupakan di antara sungai ‘suci’ tiga agama besar, Islam, Yahudi dan Nashrani.

Bagi kaum Yahudi, Sungai Nil adalah sungai sangat bersejarah, karena Nabi Musa as ketika masih bayi merah dihanyutkan oleh ibunya yang bernama Nyukabad ke sungai Nil. Dalam ajaran Islam dan Kristian pun demikian. Sungai ini memiliki arti penting, sebab sosok Musa as, merupakan seorang Nabi yang diutus oleh Allah dalam dua agama dimaksud .

Bukan hanya itu, sungai Nil juga disebutkan dalam tiga kitab suci agama, Yahudi, Kristian dan Islam. Dalam Taurat (dalam pengertian Perjanjian Lama), Bible, dan al-Quran, sungai Nil merupakan satu-satunya sungai disebutkan secara jelas.

Bahkan, Dalam al-Quran, sungai Nil merupakan satu-satunya sungai yang disebutkan oleh Allah dalam al-Quran dalam pengertian khusus. Bukan hanya itu, sungai Nil juga dijabarkan dalam banyak hadits Shahih, dan termasuk di antara tanda kekuasaan Allah yang diperlihatkan kepada Nabi Muhamamd saw, ketika melakukan Mi’raj.

Karena kelebihan-kelebihan inilah, maka mengkaji sungai Nil menjadi sangat penting adanya. Bagaimana sebenarnya sungai Nil dalam agama Islam ini? Apa keistimewaan-keistimewaan sungai Nil ini, dan mengapa ia begitu istimewa? Inilah di antara beberapa pertanyaan yang hendak dijawab dalam tulisan ini.

Maklumat ringkas seputar sungai Nil
Sungai Nil merupakan sungai terpanjang di dunia. Panjangnya kurang lebih mencapai 6,696 km (4,160 batu). Ada sembilan Negara yang dilalui oleh sungai ini, yaitu: Mesir, Tanzania, Kenya, Zaire, Uganda, Ethiopia, Sudan, Rwanda dan Burundi. Namun demikian, setiap kali kita mendengar kata Nil, maka identik dengan Mesir, seolah Nil hanya berada di Mesir.

Hal ini boleh jadi karena banyak faktor, di antaranya karena pengaruh Nil sangat luar biasa terhadap Mesir dibandingkan dengan Negara-negara lainnya. Mesir sangat bergantung ke sungai Nil bukan semata dalam masalah ekonomi, pengairan dan pertanian, akan tetapi juga dalam masalah peradaban. Seluruh peradaban Mesir Kuno berawal dari dataran sekitar Nil. Untuk itulah, tidak heran apabila seorang ilmuwan bernama Herodotus mengatakan: “Mesir adalah hadiah pemberian sungai Nil” (Egypt is the gift of the Nile).

Selain itu, boleh jadi keidentikan Nil dengan Mesir karena erat kaitannya dengan peristiwa-peristiwa penting bernuansa agama, di mana Nabi Musa as dihanyutkan. Dan tentu kisah dihanyutkannya Nabi Musa as di sungai Nil ini ada dalam tiga kitab suci agama besar, Islam, Yahudi dan Nashrani. Untuk itulah, setiap kali mendengar nama Nil, maka identik dengan Mesir saja, dan tidak dengan yang lainnya.

Sungai Nil merupakan sungai yang sangat unik. Umumnya sungai-sungai itu mengalir ke arah timur atau ke arah barat, sementara Nil tidak demikian, ia membentang dari selatan ke utara. Menurut para ahli, hal ini dikarenakan sungai Nil berada pada garis 3, 30 derajat lintang selatan, sampai 31derajat lintang utara, atau dengan kata lain bahwa sungai ini memotong lebih dari 34,5 derajat garis lintang. Oleh karena itulah arahnya dari selatan menuju ke arah utara.

Selain itu, keunikan lainnya dari sungai Nil ini, ia mengalir melalui daerah-daerah yang beragam dengan iklimnya yang bermacam-macam. Di daerah hulu, sungai Nil bersumber dan mengalir dari daerah yang beriklim tropis dan berdataran tinggi. Kemudian melewati beberapa sumbernya yang lain di daerah semitropis. Lalu melewati daerah lembah pegunungan yang beriklim subtropis.

Dari arah Ethiopia yang beriklim sub-seasonal, salah satu sumbernya mengalir. Kemudian sungai Nil melewati daerah Sudan yang merupakan daerah yang penuh dengan hujan musim panas dan kekeringan musim dingin. Setelah itu menerobos membelah daerahpadang pasir yang ganas, dan bermuara di daerah Mesir yang beriklim laut tengah. Dengan demikian, sungai Nil mengalir dari daerah hijau yang terletak pada garis khatulistiwa ke daerah padang pasir yang sangat tandus di bagian utara benua Afrika. Dengan begitu, setiap Nil mengalir satu langkah, dia akan kehilangan sebagian airnya. Jadi semakin ke hilir, airnya semakin berkurang. Hal ini berbeda dengan sungai-sungai lain di dunia, di mana semakin ke hilir semakin banyak muatan airnya.

Imam at-Taifaasyi dalam bukunya Suja’ul Hudail mengatakan: “Tidak satu pun sungai di muka bumi ini yang disebutkan oleh Allah dalam al-Quran, selain sungai Nil”. Paling tidak, dalam al-Quran, Allah menyebutkan sungai Nil dalam dua ayat penting yang semuanya berkaitan dengan kisah dihanyutkannya Nabi Musa bayi oleh ibunya, Nyukabad, berdasarkan perintah Allah. Berikut firman Allah dimaksud:

وَأَوْحَيْنَا إِلَى أُمِّ مُوسَى أَنْ أَرْضِعِيهِ فَإِذَا خِفْتِ عَلَيْهِ فَأَلْقِيهِ فِي الْيَمِّ وَلَا تَخَافِي وَلَا تَحْزَنِي إِنَّا رَادُّوهُ إِلَيْكِ وَجَاعِلُوهُ مِنَ الْمُرْسَلِينَ [القصص: 7]

Artinya: “Dan Kami ilhamkan kepada ibu Musa; “Susuilah Dia, dan apabila kamu khawatir terhadapnya Maka jatuhkanlah Dia ke sungai (Nil). dan janganlah kamu khawatir dan janganlah (pula) bersedih hati, karena Sesungguhnya Kami akan mengembalikannya kepadamu, dan men- jadikannya (salah seorang) dari Para rasul” (QS. Al-Qashash: 7).

إِذْ أَوْحَيْنَا إِلَى أُمِّكَ مَا يُوحَى * أَنِ اقْذِفِيهِ فِي التَّابُوتِ فَاقْذِفِيهِ فِي الْيَمِّ فَلْيُلْقِهِ الْيَمُّ بِالسَّاحِلِ يَأْخُذْهُ عَدُوٌّ لِي وَعَدُوٌّ لَهُ وَأَلْقَيْتُ عَلَيْكَ مَحَبَّةً مِنِّي وَلِتُصْنَعَ عَلَى عَيْنِي[طه: 38, 39].

Artinya:
"Yaitu ketika Kami mengilhamkan kepada ibumu suatu yang diilhamkan, yaitu: “Letakkanlah ia (Musa) di dalam peti, kemudian lemparkanlah ia ke sungai (Nil), Maka pasti sungai itu membawanya ke tepi, supaya diambil oleh (Fir’aun) musuh-Ku dan musuhnya. dan aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dari-Ku; dan supaya kamu diasuh di bawah pengawasan-Ku” (QS. Thaha: 38, 39).

Kata al-yamm dalam kedua ayat di atas, maknanya sama dengan kata al-bahr, yang berarti laut. Dan kata ‘laut’ yang dimaksud dalam kedua ayat di atas, para mufassirin telah sepakat, adalah Sungai Nil.

Imam at-Thabari misalnya dalam Tafsirnya, Jaamiul Bayaan fi Tafsiir al-Quran (20/30), bahwa yang dimaksud kata al-yamm adalah laut (al-bahr), dan yang dimaksud kata laut di sana adalah Sungai Nil.
Imam al-Baidhawi pun dalam Tafsirnya, Anwaarut Tanziil wa Asraarut Ta’wiil (4/283) mengatakan hal yang sama, bahwa  yang dimaksud kata al-yamm adalah al-bahr yang dimaksudkan adalah Nil.
Imam al-Alusy pun dalam Ruhul Ma’ani nya (20/45) mengatakan hal yang sama, bahwa yang dimaksudkan adalah sungai Nil.

Demikian juga dengan para ahli tafsir lainnya, sehingga dengan demikian dapat dikatakan bahwa, para ahli tafsir sudah sepakat yang dimaksud dengan kata al-yamm dalam kedua ayat di atas adalah al-bahr (laut), dan yang dimaksud laut di sini adalah sungai Nil.

Ibnu Manzhur dalam Lisanul Arab (4/41 dalam maddah: ‘ bahr’) mengatakan:

وقد أَجمع أَهل اللغة أَن اليَمَّ هو البحر وجاءَ في الكتاب العزيز فَأَلْقِيهِ في اليَمِّ قال أَهل التفسير هو نيل مصر.

Artinya:
Para ahli bahasa telah sepakat, bahwa  yang dimaksud dengan kata al-yamm adalah al-bahr (laut), hal ini sebagaimana disebutkan dalam al-Quran: “Maka hanyutkanlah dia ke laut (sungai Nil”. Para ahli tafsir mengatakan bahwa yang dimaksud ‘laut’ dalam ayat ini adalah Nil Mesir”.

Pertanyaan berikutnya, mengapa sungai Nil disebut dengan al-bahr (laut), bukankah laut itu airnya asin, sementara sungai air sungai nil tidak asin, melainkan tawar?

Untuk itu, mari kita lihat menurut para ahli bahasa, apa sebenarnya yang dimaksud dengan kata al-bahr (laut) itu. Apakah benar, bahwa kata al-bahr itu hanya untuk menunjukkan laut  yang airnya asin?

Ibnu Manzhur dalam Lisanul Arab (4/41)mengatakan:

( بحر ) البَحْرُ الماءُ الكثيرُ مِلْحاً كان أَو عَذْباً وهو خلاف البَرِّ سمي بذلك لعُمقِهِ واتساعه قد غلب على المِلْح حتى قَلّ في العَذْبِ وجمعه أَبْحُرٌ وبُحُورٌ وبِحارٌ …..إِنما سمي البَحْرُ بَحْراً لسعته وانبساطه ومنه قولهم إِن فلاناً لَبَحْرٌ أَي واسع المعروف قال فعلى هذا يكون البحرُ للملْح والعَذْبِ

Artinya:
(Bahr), kata al-bahr (laut) berarti air yang banyak, baik air itu asin maupun tawar. Laut merupakan kebalikan dari darat. Disebut demikian, karena kedalaman dan keluasannya. Dan laut umumnya digunakan untuk yang airnya asin, dan sedikit dipakai untuk yang airnya tawar. Bentuk jamak dari bahr adalah abhor, buhuur, dan bihaar…..Disebut bahr (laut), karena keluasannya. Oleh karena itu seseorang disebut melaut, maksudnya karena pengetahuannya yang sangat luas. Oleh karena itu, maka kata laut, mencakup pula untuk yang airnya asin dan tawar”.

Ibnu Asyur dalam tafsirnya at-Tahriir wat Tanwiir (11/4249) ketika menafsirkan ayat 19 dari surat ar-Rahman juga mengatakan:

والبحر : الماء الغامر جزءاً عظيماً من الأرض يطلق على المالح والعذب .

Artinya:
Al-bahr (laut): adalah air yang melimpah yang memenuhi sebagian besar bumi, baik airnya asin maupun tawar”.

Di antara dalil bahwa kata laut (bahr) ini tidak mesti yang airnya asin, akan tetapi juga yang airnya tawar, adalah firman Allah dalamsurat Fatir ayat 12 yang berbunyi:

وما يستوي البحران هذا عذب فرات سائغ شرابه وهذا ملح أجاج  [ فاطر : 12 ]

Artinya:
“Dan tiada sama (antara) dua laut; yang ini tawar, segar, sedap diminum dan yang lain asin lagi pahit.” (QS. Fatir: 12).

Dalam ayat di atas disebutkan bahwa ada dua laut, yang satu airnya tawar dan yang satu lagi asin. Oleh karena itu, maka kata bahr(laut), bukan semata untuk yang airnya asin, akan tetapi juga mencakup yang asin dan tawar.

Lalu mengapa Nil disebut Bahr juga? Nil, sekalipun airnya tawar tetap disebut bahr, karena dari segi luas dan dalamnya, sebagaimana dikatakan Ibnu Manzhur di atas. Dengan demikian, maka satu-satunya sungai yang disebut sebagai laut dalam al-Quran, hanyalah sungai Nil, sebagaimana disebutkan dalam surat al-Qasash ayat 7 dan surat Thaha ayat 38 dan 39 di atas. Wallaahu a’lam bis shawab.

Sungai Nil dalam hadits-hadits Nabi saw
Bukan hanya dalam al-Quran, sungai Nil juga disebutkan dalam banyak hadits Rasulullah saw. Di antaranya adalah dalam hadits shahih di bawah ini:

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ: (( سَيْحَانُ وَجَيْحَانُ وَالنِّيلُ وَالْفُرَاتُ كُلٌّ مِنْ أَنْهَارِ الْجَنَّةِ))  [رواه مسلم]

Artinya:
Dari Abu Hurairah, Rasulullah saw bersabda: “Seihan, Jeihan, Nil dan Efrat, semuanya adalah sungai-sungai syurga” (HR. Muslim).

عن أنس بن مالك قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: (( رفعت إلى السدرة فإذا أربعة أنهار نهران ظاهران ونهران باطنان فأما الظاهران النيل والفرات وأما الباطنان فنهران في الجنة فأتيت بثلاثة أقداح قدح فيه لبن وقدح فيه عسل وقدح فيه خمر فأخذت الذي فيه اللبن فشربت فقيل لي أصبت الفطرة أنت وأمتك)) [رواه البخاري]

Artinya:
Anas bin Malik berkata, Rasulullah saw bersabda: “Lalu saya dibawa naik ke Sidratul Muntaha, dan saya melihat ada empat sungai, dua sungai nampak, dan dua sungai lagi masih tersembunyi. Adapun dua sungai yang nampak adalah sungai Nil dan Efrat, sedangkan dua sungai yang tersembunyi adalah dua sungai yang masih ada di dalam syurga (Seihan dan Jeihan). Kemudian, saya diberikan tiga  gelas, satu gelas berisi susu, satu gelas berisi madu dan satu gelas lagi berisi khamar (minuman keras). Saya lalu mengambil gelas yang berisi susu, kemudian saya meminumnya, lalu terdengar suara berkata kepada saya: “Kamu dan ummatmu telah sesuai dengan fitrah” (HR. Bukhari).

Dalam sebuah hadits Qudsi yang dinukil oleh Ibnu Zulaq dalam bukunya, Fadhail Mashr (hal 74), Allah berfirman:

يقول الله عز وجل: [ نيل مصر خير أنهاري في الجنة, أسكن عليه خيرتي من عبادي].

Allah berfirman: “Nil Mesir adalah sebaik-baik sungaiKu di syurga, kelak akan dihuni oleh hamba-hamba pilihanKu”.

Sungai Nil dalam pandangan para ulama

Imam Ka’ab al-Ahbar, sebagaimana dinukil oleh al-Khatib al-Baghdadi dalam bukunya Tarikh Baghdad (1/55), juga dinukil oleh Imam al-Harits dalam Musnad al-Harits atau lebih dikenal dengan Zawaid al-Haitsami (2/944) pernah mengatakan:

أربعة انهار من الجنة وضعها الله في الدنيا؛ فالنيل نهر العسل في الجنة والفرات نهر الخمر في الجنة، وسيحان نهر الماء في الجنة، وجيحان نهر اللبن في الجنة.

Artinya:
Ada empat sungai syurga yang Allah berikan di dunia, yaitu: sungai Nil yang merupakan sungai madu di syurga, sungai Efrat yang merupakan sungai khamar di syurga, sungai Seihan yang merupakan sungai air di syurga, dan sungai Jeihan yang merupakan sungai susu di syurga kelak”.
Dalam riwayat lain sebagaimana dinukil oleh Khatib al-Baghdadi dalam Tarikh Baghdad (1/56), juga dalam Tarikh Masr karya Ibn Abdil Hakam, Ka’ab al-Ahbar juga pernah berkata: “Sungai Nil adalah sungai madu di syurga, sungai Deglah adalah sungai susu di syurga, sungai Efrat adalah sungai khamar di syurga, dan sungai Seihan adalah sungai air di syurga kelak”.

Amer bin Ash, sebagaimana dinukil oleh Imam as-Suyuthi dalam Husnul Muhadharah (2/302), juga pernah mengatakan:

نيل مصر سيد الأنهار، سخر الله له كل نهر بالمشرق والمغرب، فإذا أراد الله أن يجري نيل مصر أمر كل نهر أن يمده، فأمدته الأنهار بمائها، وفجر الله له الأرض عيونا، فإذا انتهت جريته إلى ما أراد الله، أوحى الله إلى كل ماء ان يرجع إلى عنصره.

Artinya:
Sungai Nil Mesir adalah rajanya sungai-sungai, Allah menundukkan semua sungai di timur dan di barat kepadanya. Apabila Allah berkehendak untuk mengalirkan sungai Nil Mesir, maka Allah memerintahkan semua sungai untuk mengalirkan airnya, maka semua sungai pun mengalirkannya, dan Allah mengeluarkan untuk sungai Nil mata air-mata air bumi. Dan apabila Nil Mesir tidak lagi mengalirkan airnya sebagaimana kehendak Allah, maka Allah memerintahkan semua air untuk kembali ke asalnya”.

Ibnu Abbas, sebagaimana dinukil oleh al-Khatib al-Baghdadi dalam Tarikh Baghdad nya, juga oleh Imam as-Suyuthi dalam Husnul Muhadarah nya (2/303), pernah berkata: “Allah menurunkan lima sungai syurga ke muka bumi ini: Seihan, Jeihan, Deglah, Efrat dan Nil, Allah menurunkannya dari salah satu dari beberapa mata air syurga, dari tingkatakan paling bawah dari tingkatan-tingkatannya, di atas dua sayap Jibril. Allah mengalirkannya di muka bumi, sehingga membawa banyak manfaat untuk manusia, hal ini sesuai dengan firmanNya: “Dan Kami turunkan air dari langit menurut suatu ukuran; lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi…” (QS. Al-Mu’minuun: 18). Dan ketika Ya’juj dan Ma’juj keluar nanti, Allah akan mengutus Jibril untuk mengangkat dari bumi al-Quran, ilmu, batu Hajar Aswad, batu yang berada di Maqam Ibrahim,  peti Nabi Musa as berikut isinya, dan lima sungai ini. Semuanya akan diangkat kembali ke langit, dan ini sesuai dengan firmanNya: “…dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa untuk menghilangkannya” (QS. Al-Mukminuun: 18). Ketika semua ini sudah diangkat dari muka bumi, maka manusia akan segera mengalami kehancuran”.

Ibnu Zulaq dalam Fadhail Masr (hal 76) pernah mengutip perkataan para ulama Mesir yang mengatakan: “Tidak ada satu pun sungai di muka bumi ini yang mengalir dari utara ke selatan, selain Sungai Nil (umumnya dari barat ke timur atau sebaliknya), tidak ada satu pun sungai yang sampai ke laut Romawi dan Laut China selain Sungai Nil Mesir, dan tidak ada  satu pun sungai di muka bumi ini yang alirannya menghadap kea rah selatan, selain sungai Nil Mesir”.

Ibnu Zulaq juga melanjutkan kutipannya: “Tidak ada satu pun sungai di muka bumi ini yang mengalir dengan derasnya pada waktu udara sangat panas—dimana sungai-sungai dan mata air-mata air berkurang bahkan berkering—selain Sungai Nil. Setiap kali udara dan matahari bertambah panas, maka Sungai Nil pun bertambah banyak airnya”.

“Tidak ada satu pun sungai di muka bumi ini yang airnya pasang juga surut secara teratur, selain Nil Mesir”.

Umar bin Khatab Mengirim surat untuk sungai Nil
Para ahli sejarah mencatat sebuah kejadian luar biasa, berupa surat dari seorang khalifah yang ditujukan bukan kepada raja atau penguasa lainnya, bukan juga kepada gubernur atau bawahannya, akan tetapi kepada sebuah sungai, sungai Nil. Kisah ini sangat masyhur dan ditulis oleh hamper seluruh sejarawan, termasuk sejarawan, mufassir, sangat ternama Ibnu Katsir dalam bukunya al-Bidayah wan Nihayah pada bahasan Fath Mashr (penundukkan kota Mesir).

Kisah ini berawal tidak lama setelah Amer bin Ash membawa Islam ke Mesir, air sungai Nil tiba-tiba menyurut dan kering. Orang-orang Mesir saat itu berkata: “Nil memang biasa demikian, dan apabila airnya berkurang atau kering, kami biasa mencari seorang gadis sangat cantik, kemudian meminta idzin kepada orang tuanya untuk dihiasi, didandani dan dipercantik, kemudian ditenggelamkan di sungai Nil. Dan tidak lama setelah itu, sungai Nil akan kembali bertambah airnya”.

Amer bin Ash kemudian berkata kepada penduduk Mesir saat itu: “Islam melarang perbuatan nista tersebut”. Namun, beberapa hari berjalan, sungai Nil tetap menyurut dan kering. Amer bin Ash lalu berkirim surat kepada khalifah Umar bin Khatab di Madinah, mengabarkan apa yang sedang terjadi di Mesir seputar sungai Nil.

Umar bin Khatab kemudian membalas surat Amer bin Ash, dan mengabarkan bahwa apa yang dikatakannya kepada penduduk Mesir adalah benar. Khalifah Umar bin Khatab juga mengabarkan bahwa ia telah menulis surat kepada sungai Nil, yang ditulis di sebuah kertas dan begitu surat tersebut sampai, agar segera dilemparkan ke dalam sungai Nil.

Isi surat Umar bin Khatab kepada sungai Nil dimaksud, sebagaimana ditulis Ibnu Katsir dalam al-Bidayah wan-Nihayah (7/100) adalah sebagai berikut:

بسم الله الرحمن الرحيم
من عبد الله عمر أمير المؤمنين إلى نيل مصر, أما بعد:
يا نيل مصر, فإن كنت إنما تجري من قبلك ومن أمرك, فلا تجر فلا حاجة لنا فيك, وإن كنت إنما تجري بأمر الله الواحد القهار, وهو الذي يجريك, فنسأل الله تعالى أن يجريك.

Artinya:
Dengan nama Allah, Maha Pengasih, Maha Penyayang.
Dari hamba Allah, Umar, Amirul Mukminiin kepada Nil Mesir
Wahai Nil Mesir, apabila kamu mengalir itu karena kamu dan karena keinginanmu, maka janganlah kamu mengalir lagi, karena kami tidak memerlukan kamu. Namun, apabila kamu mengalir itu karena perintah dan ketentuan Allah yang Tunggal dan Maha Gagah, dan memang Dialah yang telah mengalirkan kamu, maka kami memohon kepada Allah untuk mengalirkan kamu kembali”.

Begitu surat Umar tersebut sampai di Amer bin Ash, Amer bin Ash segera melemparkan surat dimaksud ke dalam sungai Nil. Begitu malam tiba, sungai Nil pun kembali mengalir dengan deras dan banyaknya.

Keistimewaan-keistimewaan sungai Nil
Dibandingkan dengan sungai-sungai lainnya di muka bumi, sungai Nil mempunyai keistimewaan tersendiri. Di antara keistimewaan-keistimewaan sungai Nil adalah:

1.      Satu-satunya sungai yang disebutkan dalam al-Quran (secara Ijma para ulama)
Sebagaimana telah penulis sampaikan di atas, bahwa sungai Nil merupakan satu-satunya sungai yang disebutkan oleh Allah dalam al-Quran, sebagaimana disampaikan oleh Imam at-Taifaasyi dalam bukunya Suja’ul Hudail: “Tidak satu pun sungai di muka bumi ini yang disebutkan oleh Allah dalam al-Quran, selain sungai Nil”.

Dalam al-Quran, Allah berfirman:

وَأَوْحَيْنَا إِلَى أُمِّ مُوسَى أَنْ أَرْضِعِيهِ فَإِذَا خِفْتِ عَلَيْهِ فَأَلْقِيهِ فِي الْيَمِّ وَلَا تَخَافِي وَلَاتَحْزَنِي إِنَّا رَادُّوهُ إِلَيْكِ وَجَاعِلُوهُ مِنَ الْمُرْسَلِينَ [القصص: 7]

Artinya:
“Dan Kami ilhamkan kepada ibu Musa; “Susuilah Dia, dan apabila kamu khawatir terhadapnya Maka jatuhkanlah Dia ke sungai (Nil). dan janganlah kamu khawatir dan janganlah (pula) bersedih hati, karena Sesungguhnya Kami akan mengembalikannya kepadamu, dan men- jadikannya (salah seorang) dari Para rasul” (QS. Al-Qashash: 7).

إِذْ أَوْحَيْنَا إِلَى أُمِّكَ مَا يُوحَى * أَنِ اقْذِفِيهِ فِي التَّابُوتِ فَاقْذِفِيهِ فِي الْيَمِّ فَلْيُلْقِهِ الْيَمُّ بِالسَّاحِلِ يَأْخُذْهُ عَدُوٌّ لِي وَعَدُوٌّ لَهُ وَأَلْقَيْتُ عَلَيْكَ مَحَبَّةً مِنِّي وَلِتُصْنَعَ عَلَى عَيْنِي[طه: 38, 39].

Artinya:
“yaitu ketika Kami mengilhamkan kepada ibumu suatu yang diilhamkan, yaitu: “Letakkanlah ia (Musa) didalam peti, kemudian lemparkanlah ia ke sungai (Nil), Maka pasti sungai itu membawanya ke tepi, supaya diambil oleh (Fir’aun) musuh-Ku dan musuhnya. dan aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dari-Ku; dan supaya kamu diasuh di bawah pengawasan-Ku” (QS. Thaha: 38, 39).

Para ulama sepakat, bahwa  yang dimaksud dengan ‘laut’ dalam kedua ayat di atas adalah sungai Nil.

2.      Sungai Nil adalah di antara sungai syurga yang diberikan untuk penghuni dunia
Sebagaimana telah penulis sampaikan sebelumnya, bahwa banyak hadits shahih yang menjelaskan bahwa sungai Nil merupakan sungai syurga yang diturunkan oleh Allah untuk penghuni dunia. Di antara hadits shahih yang menjelaskan hal itu adalah:

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ: (( سَيْحَانُ وَجَيْحَانُ وَالنِّيلُ وَالْفُرَاتُ كُلٌّ مِنْ أَنْهَارِ الْجَنَّةِ)) [رواه مسلم]

Artinya:
 “Dari Abu Hurairah, Rasulullah saw bersabda: “Seihan, Jeihan, Nil dan Efrat, semuanya adalah sungai-sungai syurga” (HR. Muslim).

3.      Sungai Nil adalah sungai madu di syurga kelak
Hal ini sebagaimana disebutkan dalam sebuah riwayat di bawah ini yang diriwayatkan oleh Imam al-Harits dalam Musnad nya (Zawaid al-Haitsamy, bab fadhlul anhaar: 2/944) juga disampaikan oleh al-Khatib al-Baghdady dalam Tarikh Baghdad nya (1/55) di bawah ini:

قال ابن عبد الحكم: حدثنا عبد الله بن صالح، حدثنا الليث، عن يزيد بن أبي حبيب، عن ابي الخير، عن كعب الأحبار، أنه كان يقول: أربعة انهار من الجنة وضعها الله في الدنيا؛ فالنيل نهر العسل في الجنة والفرات نهر الخمر في الجنة، وسيحان نهر الماء في الجنة، وجيحان نهر اللبن في الجنة. [أخرجه الحارث في مسنده والخطيب في تاريخه].

Artinya: “Ka’ab al-Ahbar berkata: “Ada empat sungai syurga yang Allah berikan di dunia, yaitu: sungai Nil yang merupakan sungai madu di syurga, sungai Efrat yang merupakan sungai khamar di syurga, sungai Seihan yang merupakan sungai air di syurga, dan sungai Jeihan yang merupakan sungai susu di syurga kelak”. (Riwayat Harits).

Berkaitan dengan riwayat di atas, Imam Ahmad bin Abu Bakar bin Ismail al-Bushairy dalam kitabnya Ittihaaf al-Khairah al-Muhirrah Bi Zawaaid al-Masaanid al-‘Asyrah (8/87) mengatakan, bahwa riwayat di atas disampaikan oleh al-Harits bin Abu Usamah secara mauquf,akan tetapi semua rawi-rawinya adalah tsiqat (dapat dipercaya).

4.      Sungai Nil adalah Rajanya sungai
Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Ibn Abi Hatim dalam Tafsirnya, sebagaimana dinukil oleh Imam as-Suyuthi dalam Husnul Muhadharah (2/302), bahwa Amer bin Ash pernah mengatakan:

نيل مصر سيد الأنهار، سخر الله له كل نهر بالمشرق والمغرب، فإذا أراد الله أن يجري نيل مصر أمر كل نهر أن يمده، فأمدته الأنهار بمائها، وفجر الله له الأرض عيونا، فإذا انتهت جريته إلى ما أراد الله، أوحى الله إلى كل ماء ان يرجع إلى عنصره.

Artinya:
Sungai Nil Mesir adalah rajanya sungai-sungai, Allah menundukkan semua sungai di timur dan di barat kepadanya. Apabila Allah berkehendak untuk mengalirkan sungai Nil Mesir, maka Allah memerintahkan semua sungai untuk mengalirkan airnya, maka semua sungai pun mengalirkannya, dan Allah mengeluarkan untuk sungai Nil mata air-mata air bumi. Dan apabila Nil Mesir tidak lagi mengalirkan airnya sebagaimana kehendak Allah, maka Allah memerintahkan semua air untuk kembali ke asalnya”.

5.      Setiap tahun Allah mewahyukan dua hal kepada Nil
Dalam sebuah riwayat sebagaimana dinukil oleh Imam as-Suyuthi dalam Husnul Muhadarah (2/302), juga dalam an-Nujum az-Zaahirah fi Muluk Mashr wal Qaahirah (1/12) disebutkan:

وقال: حدثنا عثمان بن صالح، حدثنا ابن لهيعة، عن يزيد بن أبي حبيب أن معاوية بن أبي سفيان سال كعب الأحبار، هل تجد لهذا النيل في كتاب الله خبرا؟ قال: أي والذي فلق البحر لموسى، إني لأجده في كتاب الله يوحي إليه في كل عام مرتين، يوحي إليه عند جريه: عن الله يأمرك أن تجري فيجرى ما كتب الله، ثم يوحي إليه بعد ذلك: يا نيل عد حميداً.

Artinya: “Bahwasannya Muawiyyah bin Abi Sufyan bertanya kepada Ka’ab al-Ahbar: “Apakah kamu menemukan satu kabar dalam Kitab Allah tentang sungai Nil ini?” Ka’ab menjawab: “Demi kegagahan yang telah membelah laut kepada Nabi Musa as, sesungguhnya saya mendapatkan dalam Kitab Allah, bahwasannya Allah mewahyukan dua hal setiap tahunnya kepada Nil, pertama, Allah mewahyukan ketika Nil mengalirkan airnya bahwasannya Allah memerintahkan kamu untuk mengalirkan airnya, maka Nil pun segera mengalirkannya, sampai waktu yang telah Allah tentukan. Kedua, Allah mewahyukan setelah itu (ketika surut): ‘Wahai Nil, kembalilah kamu (maksudnya surutlah) dengan baik-baik”.

6.      Sungai Nil di antara sungai yang akan diangkat kelak ketika kiamat sudah dekat
Keistimewaan Nil lainnya, adalah bahwa ia  di antara tanda kekuasaan Allah yang apabila Kiamat sudah dekat di mana Ya’juj dan Ma’juj akan keluar, ia akan diangkat kebaikan dan manfaatnya oleh Allah ke langit. Hal ini dapat berupa, air Nil menjadi kering, atau tetap banyak, akan tetapi tidak bermanfaat banyak lagi. Hal ini sesuai dengan perkataan Ibnu Abbas di bawah ini:

عن ابن عباس مرفوعا: انزل الله تعالى من الجنة إلى الأرض خمسة انهار: سيحون، وجيحون، ودجلة، والفرات والنيل؛ أنزلها الله من عين واحدة من عيون الجنة، من أسفل درجة من درجاتها، على جناحي جبريل، واستودعها الجبال، وأجراها في الارض، وجعل فيها منافع للناس، فذلك قوله تعالى: )وأنزلنا من السماء ماء بقدر فأسكناه في الأرض(، فإذا كان عند خروج ياجوج وماجوج، أرسل الله جبريل، فرفع من الأرض القرآن والعلم والحجر من البيت ومقام إبراهيم وتابوت موسى بما فيه؛ وهذه الأنهار الخمسة، فيرفع كل ذلك إلى السماء؛ فذلك قوله: )وأنا على ذهاب به لقادرون(، فإذا رفعت هذه الأشياء من الأرض عدم أهلها خيرها. [الخطيب في تاريخه 1/57, وابن حبان, المجروحين 3/323, 324, وهو ضعيف]

Artinya: “Dari Ibnu Abbas, dan riwayatnya Marfu’, berkata: ‘Allah menurunkan lima sungai syurga ke muka bumi ini: Seihan, Jeihan, Deglah, Efrat dan Nil, Allah menurunkannya dari salah satu dari beberapa mata air syurga, dari tingkatakan paling bawah dari tingkatan-tingkatannya, di atas dua sayap Jibril. Allah mengalirkannya di muka bumi, sehingga membawa banyak manfaat untuk manusia, hal ini sesuai dengan firmanNya: “Dan Kami turunkan air dari langit menurut suatu ukuran; lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi…” (QS. Al-Mu’minuun: 18). Dan ketika Ya’juj dan Ma’juj keluar nanti, Allah akan mengutus Jibril untuk mengangkat dari bumi al-Quran, ilmu, batu Hajar Aswad, batu yang berada di Maqam Ibrahim,  peti Nabi Musa as berikut isinya, dan lima sungai ini. Semuanya akan diangkat kembali ke langit, dan ini sesuai dengan firmanNya: “…dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa untuk menghilangkannya” (QS. Al-Mukminuun: 18). Ketika semua ini sudah diangkat dari muka bumi, maka manusia akan segera mengalami kehancuran”. (Dinukil dariTarikh Baghdad karya al-Khatib al-Baghdadi: 1/57, dan dalam al-Majruuhiin karya Ibnu Hibban: 3/323, 324, dan riwayat ini riwayat Dhaif).

7.      Sungai nil satu-satunya sungai di dunia yang disebut dalam al-Quran sebagai laut
Imam al-Mas’udi pernah berkata, sebagaimana dinukil oleh al-Maqrizi dalam al-Mawa’id wal I’tibaar nya (1/65):

وقال المسعودي: نهر النيل من سادات الأنهار وأشراف البحار لأنه يرج من الجنة على ما ورد به خبر الشريعة. وقد قال: إن النيل إذا زاد غاضت له الأنهار والأعين والآبار، وإذا غاض زادت فزيادته من غيضها وغيضه من زيادتهاوليس في أنهار الدنيا نهر يسمى بحراً غير نيل مصر لكبره واستبحاره.

Artinya: “Al-Mas’udy berkata: “Sungai Nil termasuk di antara Raja nya sungai-sungai, dan termasuk di antara laut yang paling mulia, karena ia bersumber dari syurga sebagaimana disebutkan dalam berbagai keterangan. Apabila sungai nil bertambah banyak airnya, maka seluruh sungai, mata air dan sumur berkurang airnya, dan apabila sungai nil berkurang airnya, maka sungai-sungai, mata air dan sumur bertambah banyak airnya. Bertambah nya air sungai Nil dari surutnya air-air lainnya, dan surutnya air Nil dari bertambahnya air-air lainnya. Dan tidak ada satupun sungai di muka bumi ini yang disebut sebagai laut (bahr), selain Nil Mesir, karena besar dan luasnya”.

Dalam al-Quran, Allah juga berfirman:

وَأَوْحَيْنَا إِلَى أُمِّ مُوسَى أَنْ أَرْضِعِيهِ فَإِذَا خِفْتِ عَلَيْهِ فَأَلْقِيهِ فِي الْيَمِّ وَلَا تَخَافِي وَلَا تَحْزَنِي إِنَّا رَادُّوهُ إِلَيْكِ وَجَاعِلُوهُ مِنَ الْمُرْسَلِينَ [القصص: 7]

Artinya:
Dan Kami ilhamkan kepada ibu Musa; “Susuilah Dia, dan apabila kamu khawatir terhadapnya Maka jatuhkanlah Dia ke laut (sungai Nil). dan janganlah kamu khawatir dan janganlah (pula) bersedih hati, karena Sesungguhnya Kami akan mengembalikannya kepadamu, dan men- jadikannya (salah seorang) dari Para rasul” (QS. Al-Qashash: 7).

Kata ‘laut’ dalam ayat di atas, adalah Sungai Nil. Dan hanya Nil yang disebutkan sebagai laut dalam al-Quran karena keluasan dan kebesarannya.

8.      Sungai nil di antara sungai yang diberi gelar Sungai Mukmin
Dalam sebuah hadits sebagaimana diriwayatkan oleh Ibn al-Jauzy dalam Gharib al-Hadits nya (1/42), juga oleh Abu as-Sa’adaat al-Mubaarak bin Muhammad al-Jazary dalam  kitabnya an-Nihayah fi Gharib al-Hadits wal Atsar (1/66) disebutkan:

((نهران مؤمنان، ونهران كافران. أما المؤمنان: فالنيل والفرات، وأما الكافران: فدجلة ونهر بلخ)).

Artinya:
 “Ada dua sungai mukmin dan dua sungai kafir. Adapun dua sungai mukmin adalah: Nil dan Efrat, sedangkan dua sungai Kafir adalah Deglah dan Balkh”.

Ibnu al-Jauzi dalam Gharib al-Hadits nya (1/42) mengatakan, dinamakan sungai mukmin, karena ia dapat menyirami dan mendatangkan banyak manfaat sebagaimana layaknya seorang mukmin. Sedangkan disebut sungai kafir, karena tidak dapat mengairi dan tidak dapat mendatangkan banyak manfaat.

Sungai Nil: Lain dari yang lain
Imam at-Taifasy, sebagaimana dikutip oleh Imam as-Suyuthi dalam Husnul Muhadharah (2/315), pernah mengatakan: “Para ulama telah sepakat, bahwa sungai Nil merupakan sungai yang paling istimewa dibandingkan dengan sungai-sungai lainnya, karena beberapa sebab:

1.      Manfaatnya yang sangat luar biasa. Tidak ada satupun sungai di muka bumi ini yang dapat mengairi dengan begitu hebatnya, dan begitu luasnya selain sungai Nil. Manfaat yang diberikan melebihi sungai-sungai pada umumnya.
2.      Hemat dalam pengairannya. Air Nil cukup untuk menyirami tanaman satu kali saja, dan ketika air Nil sudah menyerap ke dalam tanah, maka tanaman itu tidak mengapa tidak disiram lagi sampai dipetik hasilnya nanti. Dan tentu tidak demikian dengan sungai-sungai lainnya.
3.      Air Nil bertambah banyak, ketika sungai-sungai lainnya menyusut, dan sebaliknya, ketika air sungai-sungai pada umumnya bertambah banyak, air sungai Nil malah menyusut.
4.      Hampir semua sungai-sungai di muka bumi, mengalir dari arah timur ke barat, sementara Nil mengalir dari arah selatan ke utara. Karena itu disebutkan dalam sebuah syair:

مصر, ومصر ماؤها عجيب                      ونهرها يجري به الجنوب
Artinya: 
Mesir, Air Mesir memang luar biasa,
Sungainya mengalir menuju utara

Menurut para ilmuwan modern, mengalirnya Nil dari Selatan ke Utara, karena sungai ini berada membentang pada garis 3, 30 derajat lintang selatan, sampai 31derajat lintang utara, atau dengan kata lain bahwa sungai ini memotong lebih dari 34,5 derajat garis lintang
5.      Tidak ada satu pun sungai di muka bumi ini yang mencapai laut China dan Romawi selain Sungai Nil.
6.      Sungai Nil juga pasang, surut airnya dengan tertib dan berurutan, dan tidak didapatkan pada sungai-sungai lainnya.
7.      Hasil-hasil tanaman yang disiram sungai Nil sangat luar biasa banyaknya, dan tidak didapatkan pada sungai-sungai lainnya.
Demikian di antara keistimewaan-keistimewaan Sungai Nil dari sungai-sungai lainnya yang dijelaskan oleh para sejarawan Mesir kenamaan.

Kisah-kisah Misterius Seputar Sungai Nil
Bukan saja, dari segi air dan manfaatnya, namun juga ternyata sungai Nil menyimpan sejuta misteri menyangkut kehidupan yang ada di dalamnya.

Para sejarahwan muslim yang hidup ratusan tahun yang lalu telah banyak menceritakan misteri ini. hewan-hewan aneh yang tidak ditemukan diperairan apapun, di sungai manapun di dunia ini, dan hanya ada di sungai Nil. Berikut penulis ketengahkan beberapa kisah aneh yang hidup di sungai Nil berdasarkan pemaparan para ulama dahulu kala.

1.      Kisah Syaikhul Bahr (Puteri Duyung). 
Kisah puteri duyung sangat kental dengan kehidupan masyarakat dewasa ini, khususnya dunia anak-anak. Ikan yang digambarkan berwajah cantik seorang puteri dan berbadan ikan ini, tidak diketahui secara benar dari mana asal muasal kisah ini muncul. Apakah hanya mitos dan khayalan belaka atau memang sebuah kenyataan. Yang jelas, hamper semua menilai, semua adalah mitos dan rekaan manusia belaka.

Namun, apakah anda percaya kalau sebenarnya ikan jenis ini merupakan salah satu jenis haiwan aneh yang hidup di sungai Nil Mesir? Para sejarahwan yang hidup di abad ke 2 atau 3 hijriyyah telah menulis adanya haiwan aneh ini yang hidup di sungai Nil dan bahkan menurut mereka, boleh jadi tidak ditemukan di sungai-sungai lainnya di muka bumi ini.

Adalah Umar bin Muhammad bin Yusuf al-Kinady atau yang lebih dikenal dengan sebutan Ibn al-Kinady yang diperkirakan hidup pada abad ke dua hijriyyah, sebagaimana dinukil oleh al-Maqrizi dalam al-Mawaa’id wal I’tibar, telah panjang lebar menceritakan jenis-jenis haiwan aneh yang tinggal di Sungai Nil Mesir.

Menurutnya, di antara kelebihan dan keistimewaan sungai Nil Mesir dari sungai-sungai lainnya di muka bumi, adalah hidupnya beberapa jenis haiwan aneh yang tidak ditemukan di sungai-sungai lainnya. Di antaranya, ada sejenis ikan yang bermuka manusia dan berbadan ikan. Bahkan, di antara jenis ikan ini, ada juga yang sampai mukanya menyerupai seorang kakek-kakek berjenggot tebal dan panjang. Dan ikan jenis ini hidup di sungai Nil di daerah sekitar Dimyat.

Orang-orang Mesir pada saat itu, menyebut ikan jenis ini dengan nama Syaikhul Bahr (Penjaga Sungai Nil). Masyarakat saat itu mempunyai anggapan, ikan tersebut berperanan sebagai pemberi tahu. Di mana seseorang melihat ikan jenis ini, itu pertanda akan terjadinya kekeringan, kematian dan bencana.

Penulis tidak mengetahui secara benar keabsahan kisah ini. Di satu sisi, diragukan kebenarannya, karena tidak jelas sumber asalnya. Namun, di sisi lain, boleh jadi juga dibenarkan keabsahannya, mengingat hamper semua sejarahwan dahulu kala selalu menyebut jenis ikan ini dalam kitab-kitabnya. Dan, tentu, hal ini bukan sesuatu yang mustahil akan adanya.

Kalau saja jenis ikan ini betul-betul ada dahulu kala, maka boleh dikatakan, sebenarnya kisah Putri Duyung berasal dari Mesir, tepatnya dari Sungai Nil Mesir. Dan kalau benar ini terjadi, maka sebutan Mesir sebagai Ummul Hadarah dan Ummud Dunya, betul-betul tidak diragukan dan betul-betul mencakup semua aspek, karena mencakup juga kisah-kisah aneh yang belakangan marak diperbincangkan di masyarakat dunia, termasuk di Indonesia.

2.     Kisah  Farasul Bahr (Kuda Nil). 
Mari kita sejenak merenung, mengapa salah satu jenis hewan yang mirip kuda dikenal dengan sebutan Kuda Nil. Mengapa tidak disebut Kuda Amazon, atau Kuda Kapuas atau Kuda Ciliwung? Apakah sebutan ‘Nil’ di ujung nama tersebut ada kaitannya dengan Sungai Nil? Ataukah hanya sekedar nama biasa yang tidak ada sangkut pautnya?

Penulis mencoba melacak sejarah Kuda Nil, namun tidak ditemukan sejarah yang lengkap, detail dan menenangkan tentang mengapa dikenal dengan nama itu. Sejarah yang ada, tidak banyak mengupas persoalan nama itu, dan kalaupun ada, hanya sekedarnya saja.

Oleh karena itu, ketika penulis membaca buku-buku yang ditulis para ulama ratusan tahun lalu tentang keajaiban Sungai Nil (‘ajaib an-niil), penulis mendapatkan sedikit kesinambungan nama tersebut.

Para ulama dahulu kala, menulis bahwa di antara haiwan aneh yang hidup di Sungai Nil Mesir, juga ada sejenis ikan dalam bentuk seekor kuda. Mereka menyebutnya Farasul Bahr (Kuda Sungai Nil). Menurut catatan para sejarawan ini, ikan jenis ini memakan buaya, dan karenanya, di mana ikan jenis ini berada, di sana jarang atau boleh jadi tidak ada sama sekali diketemukan buaya. Ikan jenis ini umumnya hidup di sungai Nil di daerah Aswan, Mesir.

Ikan jenis ini mirip bentuknya dengan kuda yang hidup di daratan, hanya saja ekornya lebih besar dan lebih indah warnanya. Telapak kakinya mirip telapak kaki sapi, dan tubuhnya lebih besar sedikit dari tubuh keledai. Dan terkadang, ikan jenis ini sengaja keluar ke daratan, kemudian berhubungan badan dengan kuda yang hidup didaratan, sehingga melahirkan seekor kuda yang sangat bagus dan cantik.

Kisah di atas, ditulis oleh banyak sejarawan ketika mencoba mengulas seputar hal-hal yang berkaitan dengan sungai Nil. Dan mereka  yang menceritakannya, bukan orang-orang sembarang, akan tetapi para ulama dan sejarawan yang memang sudah ‘kahot’ dibidangnya. Untuk itu,hemat penulis, kisah ini sangat boleh jadi keberadaan dan kebenarannya. Di antara buku belakangan yang menceritakan haiwan-haiwan ini, di antaranya adalah kitab al-Mawaaid wal I’tibaar karya Imam al-Maqrizi.

Kalau ini kisah ini benar adanya, maka boleh jadi dan sangat besar kemungkinan, nama ‘Nil’ yang melengket dengan nama salah satu jenis haiwan belakangan ini yang dikenal dengan nama ‘Kuda Nil’, sangat erat kaitannya dengan Farasul Bahr, sejenis ikan yang berbentuk kuda yang hidup di sungai Nil ini.

Apakah wujud Farasul Bahr sama persis dengan Kuda Nil sekarang ini? Tentu sulit dibuktikan. Hanya, kalaupun tidak sama persis, pengambilan nama ‘Kuda Nil’ ini, boleh jadi, hendak menisbahkan dengan jenis ikan yang hidup di sungai Nil yang dikenal dengan nama Farasul Bahr ini, dari segi bentuk, wujud dan kehidupannya.

3.      Cerita ikan Ar-Ru’aad (Ikan Geledek). 
Ikan ini disebut Ikan Geledek (ar-Ru’aad), karena selalu menyambar para nelayan, laksana kilat yang selalu menyambar. Ikan ini sejenis ikan biasa yang besarnya seukuran lengan. Namun tenaga dan kekuatannya sangat besar, sehingga apabila ikan ini menyambar tangan nelayan atau jarring, maka kedua tangan dan kaki nelayan itu akan bergetar, seolah terkena aliran listrik. Getaran itu tidak akan berhenti, sampai ikan tersebut dilepaskan atau ikan tersebut mati.

Ikan ini bukan ikan untuk dimakan, akan tetapi diyakini oleh masyarakat Mesir dahulu kala sebagai ikan obat. Mereka yang sering sakit kepala (barangkali istilah sekarang Migren), sehebat apapun sakitnya, apabila ditempelkan ikan tersebut persis di atas kepalanya, maka saat itu juga sakit kepalanya akan hilang. Dengan catatan ikan tersebut masih hidup, bukan setelah mati.

Oleh karena itu, masyarakat Mesir saat itu, biasa mencari ikan ini sebagai obat sakit kepala yang sudah bertahun-tahun atau yang sudah sangat parah sekalipun.  Bahkan, bukan hanya itu, masyarakat Mesir dahulu kala menyakini Ikan Geledek ini sebagai ikan keberuntungan, di mana menurut kepercayaan mereka, apabila seorang gadis atau janda menenggantungkan sebagian anggota tubuh Ikan Geledek ini, maka wanita tersebut akan segera mendapatkan jodohnya. Atau bagi yang sudah bersuami, maka suaminya akan selalu nempel dengan dirinya.

Demikian juga dengan laki-laki. Setiap laki-laki yang menempelkan sebagian anggota tubuh Ikan Geledek ini, maka ia akan segera mendapatkan jodoh yang sesuai, dan apabila telah menikah, maka isterinya tidak akan meninggalkannya, juga tidak akan jauh dari dirinya. Demikian, kepercayaan masyarakat Mesir dahulu kala tentang Ikan jenis ini, sebagaimana ditulis oleh para sejarawan Mesir, semisal al-Maqrizi dalam al-Mawaid wal Itibar (1/66).

4.      Dongeng ikan As-Suqnaqur. 
Ikan jenis ini kononnya merupakan hasil perkawinan antara ikan dengan buaya. Bentuknya tidak seluruhnya seperti ikan, karena Suqnaqur mempunyai dua tangan dan dua kaki, juga tidak seperti buaya, ekornya licin mulus, lebar dan tidak berduri sebagaimana buaya. Ikan ini mempunyai racun yang sangat berbahaya, dan apabila racun ini dimakan, maka akan mengakibatkan kematian seketika.

Ikan jenis ini sebagaimana Ikan Geledek, bukan untuk dimakan, akan tetapi sebagai obat. Suqnaqur merupakan obat untuk kekuatan hubungan badan, khususnya bagi laki-laki. Biasanya yang diambil dari Suqnuqur ini hanya daging dan lemaknya saja. Ada yang dijadikan seperti salep dan ada juga yang dikeringkan dan dimakan disatukan dengan madu atau sayur. Suqnaqur juga hanya diketemukan di sungai Nil saja, dan tidak ditemukan di sungai-sungai lainnya.


Demikian di antara jenis-jenis hewan khas yang hidup di sungai Nil dan tidak hidup di sungai-sungai lainnya di muka bumi ini.

Penutup
Demikian, tulisan ringkas seputar sungai Nil ini penulis sajikan, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. Apa yang benar tentu datangnya dari Allah dan Rasul-Nya, dan apa yang tidak benar, tentu datang dari kebodohan penulis sendiri dan dari Setan. Wallahu ‘alam bis shawab.
loading...