Tuesday, October 14, 2014

Benarkah Telapak Tangan Sering Berkeringat Tanda Lemah Jantung?

loading...
Banyak orang yang cemas ketika mendapati telapak tangannya sering berkeringat, sebab ada rumor yang mengatakan bahwa hal itu adalah pertanda lemah jantung. Benarkah demikian?

Memang, banyak orang mengatakan saat telapak tangan berkeringat itu tandanya ada gangguan pada jantung kita. Fakta ini belum tentu benar, karena faktor-faktor penyebab telapak tangan berkeringat bukan karena gangguan jantung melainkan ada faktor-faktor psikologis dan fisik lain yang lebih dominan.

Telapak tangan yang berkeringat merupakan salah satu bentuk dari sensitivitas tubuh yang berlebihan. Jika dibiarkan, daerah yang berkeringat ini dapat menjadi media tumbuh kuman maupun jamur, dan terkadang menimbulkan bau yang kurang enak.

Dilihat dari faktor psikologis seseorang, telapak tangan yang berkeringat bisa disebabkan apabila ia cemas, merasa terancam, tegang, panik, gelisah, merasa tak nyaman dan lain-lain. Kondisi tersebut biasanya terkait produksi hormon tiroid yang berlebihan atau disebut hipertiroid. Bisa diobati dengan menyeimbangkan kandungan hormon tiroid dalam darah.

Penyebab lainnya yaitu hyperhidrosis yang merupakan gangguan pada fisik seseorang yang telapak tangannya berkeringat.

Menurut medis, keringat yang berlebihan memang bisa saja terjadi pada seseorang. Hiperhidrosis bisa terjadi primer dan skunder,

Primer artinya memang kelenjar keringat pada tanganlah yang berlebihan atau sangat aktif bekerja, ada infeksi atau ada kelainan hormon, atau dapat juga karena kesalahan penggunaan obat-obatan.

Sekunder, Dalam hal ini, bisa saja disebabkan karena banyak hal, bukan hanya jantung, misalnya karena lantaran terdapat kelainan hormon.

Seperti yang banyak dikatakan orang adalah kelainan pada organ jantung, tetapi belum tentu jantung Anda lemah jika mengalami keringat seperti ini. Jadi, saran saya sebelum anda ketakutan, datanglah dulu ke dokter anda untuk memeriksakan diri sehingga tahu penyebabnya.
loading...

0 komentar:

Post a Comment

Artikel ini belum lengkap tanpa komentar anda!
Silahkan berkomentar yang santun dan cerdas, tidak menghina, tidak memaki dan tidak menyebar kebencian. Terima kasih