Monday, January 5, 2015

[Tips Berguna]: Cara Mudah Mendeteksi Potensi Penyakit Stroke Sejak Dini

loading...
Di tengah gaya hidup modern yang tidak sehat, potensi stroke bisa menyerang siapa saja dan kapan saja. Stroke terjadi dalam kondisi ketika pasokan darah ke suatu bagian otak tiba-tiba terganggu.

Berdasarkan penelitian, stroke merupakan penyebab kematian yang ketiga di Amerika Serikat dan banyak negara industri di Eropa (2005).

Bila dapat diselamatkan, kadang-kadang penderita mengalami kelumpuhan di sebelah anggota badannya, hilangnya sebagian ingatan atau kemampuan bicaranya. Na's'alulllah al-afiyah...

Nah, berikut ini kami berbagi salah satu tips untuk mengetahui kesehatan anda, apakah tubuh anda berpotensi atau beresiko terkena stroke.

Ya, sebuah penelitian terbaru memberikan tips yang cukup mudah kepada kita dan sangat baik untuk dicoba, bagaimana?

Cobalah berdiri dengan satu kaki untuk setidaknya 20 detik saja! Mudah bukan...?

Hal ini bukan temuan biasa, tapi sebuah hasil penelitian ilmiah di Jepang. Peneliti Jepang telah meneliti hampir 1.400 wanita dan pria, dengan usia rata-rata 67, mencoba tindakan penyeimbangan untuk setidaknya satu menit dan menemukan bahwa mereka yang bertahan kurang dari 20 detik lebih cenderung sudah menderita stroke kecil.

Argumentasi penelitian ini menyebutkan bahwa stroke merupakan kontributor serius untuk demensia (lupa ingatan/pikun) dan penurunan mental. Orang-orang yang tidak bisa berdiri satu kaki dengan bertahan selama 20 detik harus lebih waspada, karena kelemahan fisik ini mungkin menandakan kelainan otak potensial dan penurunan mental. Demikian menurut penulis utama studi ini, Yasuharu Tabara.

Deteksi Stroke dengan Berdiri Satu Kaki

Mereka yang gagal tes berisiko lebih besar terkena penyakit pembuluh kecil seperti "infark" stroke, ischemic disebabkan oleh blok atau kebocoran di suplai darah otak.

Lebih buruk lagi, stroke datang seperti tidak menunjukkan gejala. Jadi dengan melakukan uji coba berdiri satu kaki adalah cara yang mudah, berteknologi rendah untuk menyaring orang-orang yang berpenyakit pembuluh darah kecil sampai kemungkinan beresiko terkena stroke lanjutan dan mendeita kerusakan otak. Demiakian ujar seorang ahli saraf pembuluh darah.

Diterbitkan dalam jurnal Stroke, penelitian ini mengingatkan temuan awal tahun ini bahwa laki-laki dan perempuan berusia 53 tahun yang cepat bisa berdiri dan duduk di kursi selama satu menit, dan berdiri dengan satu kaki selama lebih dari 10 detik, maka ia dapat mengurangi risiko kematian dini.

Nah, bagi Anda yang ingin mengetahui apakah Anda berisiko mengidap stroke, cobalah deteksi stroke dengan berdiri satu kaki.

Selain itu, anda juga perlu mengatur pola makan dan mengkonsumi beberapa makanan yang bagus untuk mencegah stroke seperti Alpukat, bahkan Petai
loading...

0 komentar:

Post a Comment

Artikel ini belum lengkap tanpa komentar anda!
Silahkan berkomentar yang santun dan cerdas, tidak menghina, tidak memaki dan tidak menyebar kebencian. Terima kasih