Sunday, December 18, 2016

Mengenal "Gas Air Mata", Senjata Yang Biasa Digunakan Untuk Menghalau Demonstran

loading...
Ketika ada demonstrasi di suatu tempat, aparat keamanan tak jarang menembakkan yang namanya 'gas air mata'.

Nah, sebenarnya gas air mata itu apa sih?  Buat kamu yang suka demo, sepertinya perlu baca yang ini. Hehehe...

Gas air mata” sebenarnya bukan gas, melainkan SERBUK HALUS bertekanan tinggi yang di kemas dalam kaleng.

Ketika di tembakkan, atau di aktifkan, serbuk ini akan menyebar dan menggantung di udara dengan kepadatan yang tinggi.

Farmasi mengenal teknologi ini dalam obat asma inhalasi, namun dosisnya sangat kecil.  Serbuk ini akan berikatan dengan KANDUNGAN AIR yang terdapat di mata, kulit dan tenggorokan kita.

Serbuk halus yang mengambang di udara tersebut akan menempel di kulit, terhirup atau mengenai mata, karena berikatan dengan KANDUNGAN AIR yang terdapat di kulit, tenggorokan saluran pernafasan atau mata kita.

Efek yang dirasakan :
  • Di kulit : rasa terbakar.
  • Di mata : rasa perih, keluar air mata.
  • Di saluran pernafasan: hidung berair, batuk, rasa tercekik.
  • Di saluran pencernaan : rasa terbakar yang parah di tenggorokan, keluar lendir dari tenggorokan, muntah.
  • Jika serbuk tersebut masuk hingga ke paru-paru : menyebabkan nafas pendek-pendek, sesak nafas, rasa seperti terbakar di paru-paru.
Respon tersebut merupakan cara sistem pertahanan tubuh kita untuk mengeluarkan serbuk yang berbahaya tersebut dari tubuh kita.

Dua zat yang biasa digunakan sebagai “gas air mata” :

– Minyak capsicum (minyak cabai)
– Zat kimia 2-chloro-benzal-malono-nitrile atau C10H5CIN2.

Cara Aman Pencegahan.

Yang jelas, kalau nggak mau terkena gas air mata, ya jangan demo dan jauhi tempat demo.. hehehe. Tapi buat kamu yang ada di lokasi demo, ada beberapa trik menghindari efek gas air mata:
  • Menggunakan kaca mata jauh lebih baik untuk melindungi mata dari bahaya “gas air mata” ini, di bandingkan dengan mengoleskan odol di bawah kantong mata. Karena serbuk akan TERHALANG oleh lensa kaca mata untuk bisa menyentuh bola mata.
  • Mengoleskan hand & body lotion di tangan juga membantu mencegah efek mengiritasi kulit (jika tidak mengenakan lengan panjang), dan mengurangi konsentrasi serbuk di udara
  • Sebenarnya mengoleskan SUNBLOCK (bukan sunscreen) di seluruh wajah dan tangan lebih baik untuk melindungi kulit dan mata. Kandungan titanium di oksidanya akan mencegah “gas air mata” menembus pori-pori kulit.  Tentu masalah harga dan ketersediaan produk ini bisa membuat demonstran lebih memilih odol. Tapi bisa dijadikan alternatif untuk pengolesannya di titik-titik kumpul, bukan masing-masing demonstran membawa sendiri.
  • Gel gigi dengan KANDUNGAN AIR lebih banyak sebenarnya LEBIH BAIK di bandingkan pasta gigi biasa. Ingat serbuk ini akan “mencari” air untuk berikatan.
  • Untuk mencegah serbuk masuk ke dalam paru-paru, sebaiknya sunblock di oleskan di seluruh wajah, sehingga lebih banyak serbuk yang terikat.  Untuk gel gigi atau pasta gigi PERLU JUGA di oleskan di atas bibir, untuk mencegah serbuk masuk ke hidung.  Jadi bukan hanya di oleskan di bawah kelopak mata.
Penanganan korban gas air mata :

– Di mata :
bilas dengan air.
Guyurkan air dari botol minum langsung ke mata INGAT Jangan di kucek” matanya, sampai rasa perih hilang.
Jadi posko kesehatan perlu menyedia kan banyak air minum dalam kemasan.

– Di tenggorokan :
Berkumur dengan air beberapa kali hingga rasa serbuk hilang.

– Mual/muntah :
Minum obat diare dari jenis adsorben, untuk menyerap racun tersebut. Misal : Entrostop, New Diatabs

– Di saluran pernafasan :
Pemberian oksigen dengan oksigen kaleng (Oxycan) akan sangat membantu “membilas” dan “mengencerkan” kadar serbuk di dalam paru-paru.

loading...

0 komentar:

Post a Comment

Artikel ini belum lengkap tanpa komentar anda!
Silahkan berkomentar yang santun dan cerdas, tidak menghina, tidak memaki dan tidak menyebar kebencian. Terima kasih