Orang Rajin Bersedekah Itu Bahagia, begini penjelasan ilmiahnya...

Pernahkah kita merasakan, ketika kita mengeluarkan sedekah kepada orang yang membutuhkan, ketika kita bisa membantu meringankan beban orang lain, lalu muncul perasaan bahagian entara dari mana dalam lubuk hari kita?;

Wednesday, April 22, 2026

Terlalu Sibuk "Menuntut", Lupa Untuk "Menjadi"

Saudaraku seiman...

Ada sebagian di kalangan kita yang sudah mengaji, sering berekspetasi bahwa saudara kita yang sudah mengaji harus sudah baik atau sempurna dalam semua aspek kehidupannya.

Sebagian dari kita sering ber-ekspetasi bahwa ikhwan / akhwat yang sudah hijrah dan mengaji harus memiliki muamalah yang baik, lisan yang lembut, akhlak nya mulia, nasihat nya hikmat, bebas dari kesalahan dan segala bentuk kebaikan-kebaikan lain nya. Alhasil, ketika ada satu atau dua orang ikhwan / akhwat yang tidak sesuai ekspetasi kita, mulai lah kita bergumam didalam hati “udah ngaji kok masih gitu akhlak nya” dan segala bentuk gumaman-gumaman lain nya.

Saudaraku, Hijrah memang butuh totalitas. Namun dalam mencapai totalitas, ada yang nama nya sebuah proses. Ingatlah bahwa bunga tak bermekar diwaktu yang sama.

Ada yang kita lihat secara dzahir ia baik-baik saja, namun ternyata ia sedang berperang dengan diri nya sendiri.

Ada yang kita lihat secara dzahir ia baik-baik saja, namun ternyata ia tertatih-tatih dalam meninggalkan kubangan riba.

Ada yang kita lihat secara dzahir ia baik-baik saja, namun ternyata ia berdarah-darah dalam meninggalkan kemaksiatan.

Ada yang kita lihat secara dzahir ia baik-baik saja, namun ternyata ia terseok-seok dalam meninggalkan musik, zina dan lain sebagainya.

Dan ada yang kita lihat secara dzahir ia baik-baik saja, namun gejolak batin nya sangat dahsyat bergemuruh.

Bersyukurlah jika kita diberikan Allaah kemudahan untuk memperbaiki lisan dan akhlak kita. Kami berharap,

Semoga semua kebaikan-kebaikan tersebut segera hadir didalam kehidupan kita semua. Kalau lah ada kesilapan yang dilakukan saudara kita, maka ahsan nya berilah udzur sebanyak-banyak nya. Memberi udzur kepada saudara kita adalah salah satu bukti bahwa ‘ilmu kita bermanfaat dan salah satu tanda berkah nya ‘ilmu.
Maka mulai hari ini, mari kita sama-sama belajar untuk SIBUK MENJADI BAIK dan BERHENTILAH MENUNTUT ORANG MENJADI BAIK.
Semoga Allaah ï·» menerima taubatan kita, menjadikan kita insan yang memiliki sifat dan sikap ahli syurga, memperbaiki akhlak dan lisan kita, meneguhkan kita diatas Tauhid dan sunnah Rasulullah ï·º mewafatkan kita dalam keadaan husnul khotimah
loading...