Tuesday, December 13, 2016

Renungan di Hari Maulidur Rasul Shallallahu'walaihiwasallam

loading...
Bila aku tak suka pada rasa makananku...
Aku teringat pada baginda Muhammad ﷺ yang pernah meletakkan batu pada keliling perutnya untuk menahan lapar...

Bila aku merasa pakaianku cuma sedikit...
Aku teringat pada baginda Muhammad ﷺ yang hanya punya dua helai baju seumur hidupnya...

Bila aku merasa tidak nyaman akn tempat pembaringanku..
Aku teringat pada baginda Muhammad ﷺ yang tidur hanya beralas pelepah kurma dan kain kasar dalam hidupnya...

Apabila aku menjadi begitu malas untuk memberi dan berkongsi dengan orang lain ..
Aku teringat pada baginda Muhammad ﷺ yang pernah memberi segala-galanya sehingga dia hampir tiada apa-apa untuk dirinya...

Bila aku fikir betapa miskinnya hidupku...
Aku teringat pada baginda Muhammad ﷺ yang begitu cinta pada orang miskin dan ingin bersama si miskin di syurga...

Bila aku kecewa pada mereka yang banyak menyakiti aku...
Aku teringat pada baginda Muhammad ﷺ yang sentiasa memaafkan siapa saja yang berbuat jahat padanya...

Bila aku berfikir tentang mereka yang membenci aku...
Aku teringat pada baginda Muhammad ﷺ yang sentiasa berdoa untuk orang-orang yang telah menghina nya...

Bila orang lain tidak berterima kasih pada tiap kebaikan yang aku lakukan pada mereka...
Aku teringat pada baginda Muhammad ﷺ yang mengingatkan aku bahwa ganjaran yg hebat hanya dari Allah SWT....

Bila tiada siapa menyayangi aku...
Aku teringat pada baginda Muhammad ﷺ yang mencintaiku semenjak beribu tahun dulu...

Apabila aku berfikir betapa sengsaranya hidup aku..
Aku teringat pada Baginda Muhammad ﷺ yang menempuh segala kepayahan hidup demi nikmat Iman dan Islam pada ummatnya yang dicintai...

*RINDU KAMI PADAMU YAA ROSUL, RINDU TIADA TERPERI...BERABAD JARAK DARIMU YAA ROSUL, TERASA DEKAT DISINI*

*اللهم صل على محمد وآل محمد*
loading...

0 komentar:

Post a Comment

Artikel ini belum lengkap tanpa komentar anda!
Silahkan berkomentar yang santun dan cerdas, tidak menghina, tidak memaki dan tidak menyebar kebencian. Terima kasih