Tuesday, March 17, 2015

Profil dan Sejarah Merek [Brand] Fashion Terkenal di Dunia [Bagian I]

Bagi sebagian orang, merek atau brand suatu pakaian menjadi pertimbangan ketika hendak membeli busana. Sekalipun harganya lebih mahal dibanding yang lain, namun mereka merasa puas bisa sudah memakai busana merek tertentu.

Ada pepatah mengatakan: biarlah kalah membeli, asal menang memakai. Aritnya, biarpun harganya mahal, tapi kualitas dijamin mantap dan bagus sehingga enak dipakai dan tahan lama.

Berikut profil beberapa merek brand terkenal dan sejarah singkatnya:

1. Crocodile
Crocodile merupakan salah satu merek fashion terkemuka dan terkenal di dunia, khususnya di Asia. Gambar buaya yang menjadi logo brand ini membuat orang mengenal merek ini sebagai cap buaya.

Garmen pakaian ini berasal dari Hongkong. Didirikan pertama kali oleh Dr. Chan Shun pada tahun 1952, dan pada tahun 1987 Chan menjual bisnis ini kepada Lai Sun Garment, dan terakhir merek ini berada di bawah kekuasaan milyuner Hongkong, Lim Por Yen.

Awalnya, Garmen Crocodile hanya menjual kemeja, namun ia terus berkembang menjadi jaringan toko pakaian terbesar di Hong Kong. Merek Crocodile diekspor ke Jepang, Singapura dan negara-negara Asia lainnya.

Sengketa dengan Lacoste
Karena adanya kemiripan logo antara Crocodile dan Lacosete, kedua merek besar ini memiliki sengketa yang cukup unik. Crocodile dengan logo buaya yang menghadap kiri, sementara Lacoste menggunakan logo buaya menghadap ke kanan dengan mulut menganga. Kedua merek ini pernah bersengketa dan berjuang untuk hak logo di Cina, tetapi akhirnya keduanya mencapai kompromi, di mana Crocodile mengubah sedikit bentuk logonya

2. Arnold Palmer
Merek ini akrab di kalangan para pecinta golf yang sudah tentu merupakan kalangan kelas atas. Karena logonya menggunakan gambar payung, banyak orang yang mengenalnya sebagai cap payung.

Arnold Palmer Enterprises didirikan oleh Mark Mc.Cormack pada tahun 1961 di Amerika Serikat dan menjadi salah satu merek paling terkemuka di dunia.

Logo payung warna warni yang ada di brand Arnold Palmer merupakan logo payung golf yang merupakan ide Arnie

3. Pierre Cardin
Merek Pierre Cardin merupakan nama sang pemilik sekaligus perancang busana berdarah Italia kelahiran Perancis terkemuka. Pierre lahir di Pietro Cardin pada tanggal 2 Juli 1992.

Rancangan Cardin dikenal dengan gaya avant-garde dan desain Space Age-nya. Dia lebih suka bentuk geometris dan motif, dan sering mengabaikan bentuk female.

Rancangan Cardin lebih kepada mode unisex, kadang-kadang eksperimental, dan tidak selalu praktis. Dia memperkenalkan "dress bubble" pada tahun 1954.

Pierre Cardin berpusat di Paris yang memang dikenal sebagai salah satu pusat mode di dunia.

Pierre Cardin memproduksi berbagai jenis model dan menjadi buruan para pecinta merek di dunia dengan logo huruf P atau berupa tanda tangan Pierre.

Pada tahun 1991, Pierre Cardin ditunjuk UNESCO sebagai duta Goodwill Ambassador

4. Aigner
Merek Aigner diambil dari nama pendirinya, Étienne Aigner, seorang perancang fashion yang mendirikan Etienne Aigner US and Etienne Aigner AG, dua rumah mode berkelas tinggi yang masing-masing berbasis di New York City dan Munich, Jerman.

Kedua perusahaan ini memproduksi barang-barang mewah termasuk tas, koper, ikat pinggang, dompet, aksesoris kulit dan banyak lagi.

Étienne Aigner sendiri lahir di Érsekújvár, di masa Kekaisaran Austro-Hungaria pada tahun 1904 (sekarang Nové Zámky, Slovakia). Aigner awalnya bekerja sebagai penjilid buku. Tak lama setelah Perang Dunia Kedua, ia menciptakan barang-barang kulit kualitas tinggi untuk sejumlah haute couture (adibusana) butik di Paris.

Aigner membuktikan dirinya merancang tas dan ikat pinggang untuk mode elit Eropa. Pada tahun 1950, setelah sukses magang dengan desainer Christian Dior dan Balenciaga Cristobal, Aigner tiba di New York City dari Paris dengan rencana untuk meluncurkan merek di pasar Amerika baru berkembang.

Kini, merek dengan logo mirip tapal kuda ini menjadi salah satu merek buruan para penggila fashion branded.

5. Bruno Piatelli
Karena logonya yang mirip kunci, sebagian orang populer menyebut brand ini sebagai 'cap kunci'. Merek mendunia yang berusia lebih dari 50 tahun ini dikenal dengan prduknya yang mewah dan bercita tinggi.

Bruno mewakili busana-busana made in italy yang terkemuka dan menjadi incaran para penggila fashion.

Kabarnya, para aktor dan artis holywood kerap menggunakan mereka ini yang membuatnya semakin populer/

4. YVES  Saint Laurent
Lagi-lagi fashion dari Paris! Merek ini diambil dari nama pendirinya Saint Laurent, seorang fashion designer terkemuka.

Saint Laurent lahir di Oran, Aljazair tanggal 1 Agustus 1936. Aljazair sendiri memang merupakan salah satu negara Arab yang pernah dijajah Perancis. Saint Lauret kemudian pindah ke Paris dan sejak remaja ia bekerja untuk Christian Dior.

Ia kemudian menjadi perancang terkemuka yang dikenal sejak era 1960-an. Pada tanggal 1Juni 2008, Laurent wafat di Paris karena menderita kanker otak.

5. Jack Nicklaus
Logonya berupa beruang emas (golden bear) dan ia juga dikenal dengan nama itu. Merek ini dialbil dari nama Jack Nicklaus William, seorang pegolf profesional Amerika yang lahir pada tanggal 21 Januari 1940 yang dijuluki "The Golden Bear".

Maka tak heran, busana merek Jack Nicklaus lebih populer pada kaos berkerah mewah yang biasa digunakan oleh para pegolf.

Sekilas tentang Jack, ia dikenal luas sebagai pegolf profesional terbesar sepanjang masa, ia memenangkan total 18 karir kejuaraan besar

6. Lacoste
Logonya sama-sama buaya seperti merek Crocodile. Merek asal Perancis yang didirikan tahun 1933 ini merupakan salah satu merek terkemuka di dunia.

Seperti disebutkan sebelumnya, kedua mereka ini pernah bersiteru hingga akhirnya berkompromi.

Dengan motto: Live is a beatiful sport, Lacoste dikenal sebagai perusahaan yang memproduksi busana high-end. Selain itu, Lacoste juga memproduksi alas kaki, parfum, barang kulit, jam tangan, kacamata, dan polo shirt yang menjadi andalannya. Bahkan, dalam beberapa tahun terakhir, Lacoste juga telah memperkenalkan jajaran rumah terpal dan handuk.

Perusahaan ini dikenal dengan sebutan buaya hijau. Sang pendirinya, René Lacoste, dijuluki "Buaya" oleh fansnya karena kegigihannya di lapangan tenis. Pada November 2012 Lacoste dibeli oleh kelompok asal Swiss, Maus Freres.

7. Alisan
Alisan merupakan salah satu merek asal Indonesia yang sangat populer hingga ke mancanegara. Busana produksinya dikenal sebagai busana berkualitas tinggi.

Dikutip dari situsnya, Alisan pertama kali membuka garmen di Jakarta Utara pada bulan September 1960 dan terus berkembang sebagai salah satu produsen busana terbaik di dunia.

Di kalangan konsumen, Alisan lebih dikenal sebagai produsen pakaian formal berupa kemeja kantor dengan desain yang elegan.
loading...

1 comment:

Artikel ini belum lengkap tanpa komentar anda!
Silahkan berkomentar yang santun dan cerdas, tidak menghina, tidak memaki dan tidak menyebar kebencian. Terima kasih