Tuesday, February 18, 2014

Balaslah Kebaikan, Meski di Lain Kesempatan...

Seorang pria muda masuk ke sebuah restoran cepat saji. Ia memesan beberapa potong roti untuk makan siangnya. Begitu selesai makan, telepon genggamnya berdering, ternyata istrinya memberitahu bahwa anak mereka tengah sakit.

Dengan bergegas, ia menuju kasir hendak membayar harga makan siangnya. Secarik bon telah diserahkan kasir dengan ramah di atas mejanya.

Ketika hendak berdiri, pria itu kemudian merogoh  sakunya, tapi alangkah terkejutnya ia ketika mengetahui dompetnya tidak ada.

"Oh Tuhan... " bisiknya. Ia menyadari ternyata seorang pencopet telah mengambil dompetnya itu ketika di bis.

Ia mulai terlihat gelagapan. Berkali-kali ia merogoh sakunya yang lain mencari kalau-kalau ada uang terselip. Namun usahanya sia-sia.

Ia pun berjalan menuju kasih. Si kasir restoran memeperhatikan tingkah pria itu dengan heran. Sementara beberapa orang telah mengantri di belakangnya untuk membayar makan siang mereka.

Pria itu makin cemas, wajahnya memucat, dia jadi bingung, bagaimana bisa keluar dari kondisi sulit itu. Seakan putus asa, ia memutuskan untuk menemui pemilik restoran dengan niat menggadaikan jam tangannya, sampai ia kembali membawa uang untuk membayar makanannya.

Namun baru saja ia hendak membuka mulut untuk bicara, pemilik restoran sudah lebih dahulu memulai pembiacaraan:

"Kawan, bon anda sudah ada yang membayarkan".

Pria itu terkejut. Antara gembira dan heran, ia bertanya:

"Siapa yang membayarnya?"

Pemilik restoran itu menjawab:

"Seorang pria yang sudah duluan keluar sebelum anda. Dia melihat anda gelisah, lalu ia membayarkan bon anda, setelah itu ia pun berlalu".

Pria itu berkata:

"Alhamdulillah... Oh Tuhan, bagaimanakah aku akan membalas kebaikan orang itu... sementara aku tidak mengenal dia...?! Di mana dia akan kucari...?"

Mendengar itu, pemilik restoran itu jadi tertawa:

"Anda tidak perlu melakukan itu. Anda bisa saja membayarnya dengan cara lain. Anda melakukan kebaikan yang sama kepada orang lain... Anda bayarkan bon orang lain yang sedang kesusahan, di tempat lain. Bayangkan, dengan begitu akan terjadi kebaikan berantai dan berkelanjutan di antara manusia... Oh alangkah indahnya hidup ini...".

***

Saudaraku...

Allah SWT berfirman:

إن أحسنتم أحسنتم لأنفسكم...

"Jika kalian berbuat baik, maka kalian telah berbuat kebaikan kepada diri kalian sendiri".

Suatu kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas, akan berbuah banyak kebaikan yang lain...

Maka tanamkanlah di dalam diri untuk selalu berbuat kebaikan. Selalulah membalas kebaikan dengan kebaikan, itulah tanda syukur.

Kalau tidak bisa membalas kebaikan kepada orang yang sudah berbuat baik kepada kita, balas lah kepada siapa saja. Ketika kebaikan sudah merata di tengah-tengah manusia, kebaikan itu akan sampai sendiri kepada orang yang sudah berbuat baik kepada kita.
loading...

0 komentar:

Post a Comment

Artikel ini belum lengkap tanpa komentar anda!
Silahkan berkomentar yang santun dan cerdas, tidak menghina, tidak memaki dan tidak menyebar kebencian. Terima kasih