Monday, June 8, 2015

Kisah Hasan Al-Bashri: "Iman Apakah Yang Engkau Maksud...?"

loading...
Suatu ketika, Imam Hasan Al-Bashri bertemu dengan seorang laki-laki. Lantas laki-laki tersebut bertanya:

"Wahai Abu Said (panggilan Hasan al-Bashri),  apakah engkau yakin bahwa engkau adalah orang beriman?".

Hasan Al-Bashri menjawab sambil bertanya:

"Iman apakah yang engkau maksud...?

Ketahuilah, bahwa iman itu ada dua macamnya. Jika yang engkau maksud dengan iman itu adalah iman kepada Allah, Malaikat, para Rasul, Kitab-kitab, Hari Kiamat, Surga, Neraka, Hisab, Qadha dan Qadar... maka aku benar yakin termasuk orang beriman.

Tapi, jika yang engkau maksud dengan iman itu adalah sebagaimana dalam firman Allah Swt:

إنما المؤمنون الذين إذا ذكر الله وجلت قلوبهم وإذا تليت عليهم آياته زادتهم إيمانا وعلى ربهم يتوكلون ... الذين يقيمون الصلاة ومما رزقناهم ينفقون ... أولئك هم المؤمنون حقا

"Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, bertambahlah iman mereka ( karenanya ) dan kepada tuhanlah mereka bertawakkal... Yaitu orang-orang yang mendirikan sholat dan yang menafkahkan sebagaian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka... Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya,...".

Jika iman itu yang engkau maksud, maka sungguh aku tidak tahu, apakah aku sudah termasuk ke dalam golongan orang-orang yang beriman atau belum...

* * *

Subhanallah... bahkan seorang ulama besar selevel Hasan al-Bashri pun, belum masih khawatir dirinya belum termasuk orang-orang beriman yang sebenarnya... 

Bagaimanakah dengan kita...?

loading...

0 komentar:

Post a Comment

Artikel ini belum lengkap tanpa komentar anda!
Silahkan berkomentar yang santun dan cerdas, tidak menghina, tidak memaki dan tidak menyebar kebencian. Terima kasih