Friday, June 26, 2015

Benarkah Kota Dearborn di Michigan Amerika Serikat Menerapkan Hukum Syariat Islam?

Baru-baru ini beredar kabar yang cukup mengejutkan publik Internasional. Ya, dilaporkan bahwa sebuah kota di Amerika Serikat mengeluarkan aturan baru yang menerapkan hukum Islam secara total di kota tersebut.

Dearborn, sebuah kota di negara bagian Michigan Amerika Serikat dilaporkan sebagai kota pertama di Amerika Serikat yang menerapkan hukum Islam setelah melalui sebuah jajak pendapat terhadap warganya. 

Tak tanggung-tanggung, berita ini disebarkan pula di salah satu portal berita nasional, Liputan 6 dot com, berikut petikan beritanya:
Citizen6, Jakarta. Sejak tragedi WTC, diskriminasi terhadap muslim di Amerika Serikat makin membesar. Islamphobia di negeri Paman Sam tersebut menguat. Namun di sisi lain, jumlah pemeluk Islam mengalami peningkatan. Ada apa?
Ternyata berita-berita tidak benar tentang Islam membuat banyak orang yang mempelajari Islam. Semakin hari, pemeluk Islam di Amerika Serikat makin bertambah. Meski perlakuan buruk terhadap umat muslim tetap masih tinggi.
Di sisi lain, sebuah kota di negara bagian Michigan, Amerika Serikat bak oase di tengah gejolak tersebut. Dearborn, nama kota tersebut, sejak tahun lalu memutuskan menerapkan syariat Islam secara menyeluruh.
Dikutip dari nationalreport.net, Rabu (24/06/2015), keputusan tersebut ditetapkan setelah jajak pendapat yang melibatkan sebagian besar warga kota Dearborn.
Penerapan syariat Islam berlaku untuk segala aspek. Baik qishash untuk pencurian, hukum cambuk untuk pemabuk, rajam untuk pelaku zina, dan lainnya.
Penerapan syariat Islam tersebut tentu tak serta merta disetujui semua pihak. Polemik sempat berkecamuk saat putusan tersebut disampaikan. Beberapa pihak mendukung, sedang yang lain mengecam.
Pihak yang tak setuju menganggap penerapan syariat Islam tersebut sebagai ancaman terhadap keberagaman. Bahkan mereka yang tak setuju menyampaikan aspirasi mereka di media sosial dengan tajuk "RIP Dearborn".
Dearborn sendiri memang mempunyai populasi muslim yang cukup besar. Dengan populasi total 98.000 jiwa, 30% penduduknya beragama Islam.(sul)
Yang menjadi pertanyaan, benarkah berita ini?

Ternyata, berita ini tidak benar sama sekali! Kenapa begitu? Sebab sumber berita ini adalah dari situs nationalreport.net yang merupakan salah satu media satire di Amerika! Bahkan, situs Huffington Post secara terang-terangan menyatakan bahwa berita tersebut sangat menggelikan!

Apa itu media satire? Media satire adalah media yang menyiarkan berita-berita palsu yang bersifat satire atau sindiran dan cemoohan. Barangkali, tujuan NR memuat berita ini adalah menyindir sikap negara yang acuh terhadap berkembangnya Islam di kota tersebut. Selama ini, kota Dearborn memang dikenal sebagai kota dengan pertumbuhan muslim yang pesat, sebuah Islamic Centre pun dibangun di kota tersebut!

Patut disayangkan memang jika media nasional turut mem-forward berita semacam ini sehingga terkesan membodohi masyarakat.

Jadi, berhati-hatilah membaca berita!
loading...

0 komentar:

Post a Comment

Artikel ini belum lengkap tanpa komentar anda!
Silahkan berkomentar yang santun dan cerdas, tidak menghina, tidak memaki dan tidak menyebar kebencian. Terima kasih