Thursday, August 1, 2013

Cincin Barack Obama Bertuliskan LA ILAHA ILLALLAH [لا إله إلا الله]

loading...
Sebuah rilis menghebohkan tentang Presiden Amerika Serikat, Barack Obama kembali mencuat di media. Rilis itu menyebukan bahwa cincin yang dipakai oleh Obama ternyata bertuliskan kalimat Tauhid: La Ilaha Illallah.  [لا إله إلا الله]

Sumber berita ini bukan sembarangan, tapi dari Harvard University. Situs WND menulis panjang lebar tentang isyu ini. Disebutkan, bahwa sebagai mahasiswa yang pernah belajar di Harvard Law School, kenyataan bahwa Barack Obama mengenakan cincin emas di jari manisnya pada saat pernikahan membuat bingung rekan-rekannya.

Saat ini, beredar foto Obama tahun 1980-an yang menunjukkan bahwa cincin di jari Obama mengenakan cincin kawin, dan cincin yang sama masih dipakai ketika ia menikah dengan Michelle Robinson pada tahun 1992.

Diperkirakan, Obama telah memakai cincin tersebut selama lebih dari 30 tahun. Cincin tersebut dihiasi dengan deklarasi iman Islam, yaitu kalimat Syahadat: "Tidak ada Tuhan selain Allah."

Seperti diketahui, Syahadat merupakan yang pertama dari Lima Rukun Islam, yang mengungkapkan dua keyakinan mendasar yang membuat seseorang muslim: Tidak ada Tuhan selain Allah, dan Muhammad adalah utusan Allah.

Pembacaan tulus Syahadat adalah satu-satunya persyaratan untuk menjadi seorang Muslim, karena mengekspresikan penolakan seseorang dari segala sesembahan lainnya.

Seorang peneliti bernama Mark A. Gabriel, Ph.D., meneliti foto-foto cincin Obama atas permintaan WND dan menyimpulkan bahwa paruh pertama Syahadat dipastikan tertulis di cincin tersebut.

"Tidak ada keraguan bahwa seseorang memakai prasasti 'Tidak ada Tuhan selain Allah' memiliki hubungan yang sangat dekat dengan keyakinan Islam, agama Islam dan masyarakat Islam yang pernyataan ini begitu kuat melekat," kata Gabriel kepada WND.

Joel Gilbert, seorang pakar bahasa Arab dan ahli Timur Tengah menyimpulkan bahwa cincin Obama, tersebut diperolehnya dari Indonesia, dan itu jelas merupakan sebuah prasasti Islam.

Foto-foto yang dipublikasikan minggu lalu oleh New Yorker sewaktu Obama di Occidental College, diambil oleh rekan-rekan mahasiswa, menunjukkan bahwa cincin Obama tersebut telah dikenakannya selama tiga dekade lalu, dan masih ia kenakan saat di Gedung Putih.

Seperti dilaporkan WND pada bulan Juli lalu, foto diterbitkan sebelumnya telah menunjukkan Obama mengenakan cincin emas di jari manisnya terus menerus dari tahun 1981 di Occidental, juga pada saat wisuda di Columbia pada tahun 1983, dalam kunjungan ke Afrika pada tahun 1988 dan selama waktu di Harvard dari tahun 1988 sampai 1991. Tapi tak satu pun dari foto-foto itu yang menampilkan detail cintin untuk mengidentifikasi seperti apa cincin yang ia kenakan saat ini.

Klik untuk memperbesar
Sang peneliti cincin, Gabriel, merupakan sarjana kelahiran Mesir dari keluarga muslim yang taat, ia dibesarkan dalam budaya Islam. dan hafal Al-Quran pada usia 12 tahun, serta lulus pada tahun 1990 dengan gelar Master bergengsi dari Universitas Al-Azhar di Kairo.

Gabriel menjelaskan bahwa pada cincin Obama terdapat tulisan deklarasi "Tidak ada Tuhan selain Allah" (La ilaha illallah) yang tertulis dalam dua bagian, satu di atas yang lain.

Pada bagian atas, "Tidak ada Tuhan" ditulis dalam huruf Arab, dari kanan ke kiri: Lam, Alif, Alif, Lam, Ha.

Pada bagian bawah adalah "kecuali Allah," ditulis dalam huruf Arab dari kanan ke kiri: Alif, Lam, Alif, Alif, Lam, Lam, Ha.

Pada bagian bawah, kata "Allah" ditulis sebagian di atas kata "kecuali," kata Gabriel, penulis buku "Islam dan Terorisme" dan "Perjalanan dalam Pikiran dari Teroris Islam."

Hal ini umum dalam seni Islam dan kaligrafi Arab, terutama ketika mengekspresikan pesan Alquran dalam sebuah perhiasan, untuk berseni menempatkan surat di atas satu sama lain untuk menempatkan mereka ke dalam ruang yang dialokasikan.

Sumber: WND.

Simak juga videonya di sini:

loading...

0 komentar:

Post a Comment

Artikel ini belum lengkap tanpa komentar anda!
Silahkan berkomentar yang santun dan cerdas, tidak menghina, tidak memaki dan tidak menyebar kebencian. Terima kasih