Wednesday, August 12, 2015

[Kisah Penuh Hikmah]: Muadzzin Gila Bikin Heboh Sekampung...!

loading...
Ada sebuah kisah yang dicerikan ustadz dalam pengajian beberapa hari lalu. Kisah ini sangat menyentuh hati dan kesadaran kita. Ya, judul kisahnya memang aneh: Muazzin Gila...!

Alkisah, pada suatu malam di kampun yang damai, jam kira-kira menunjukkan pukul 22.00 hampir tengah malam. Sebagian besar masyarakat tengah bersantai menikmati istirahat, ada yang menonton tivi bersama keluarga, atau sekedar ngobrol di beranda rumah, ada juga yang nongkrong di warung kopi, dan ada juga yang sudah tidur.

Di tengah keheningan itu, tiba-tiba mereka dikejutkan dengan suara mikrofon speaker masjid yang sangat nyaring! Bukan hanya itu, yang mereka dengar adalah adzan berkumandang dari sebuah masjid oleh muazzin yang sudah mereka kenal.

Warga berbondong-bondong mendatangi masjid, dengan penuh marah, mereka punya banyak dugaan. Apa muazzin itu sudah gila? Padahal siang hari tadi dia masih sehat-sehat saja.

Mbah Sadi, nama muazzin tersebut, suaranya sudah dikenal dikampung itu, umurnya sudah mencapai kepala tujuh.

Warga dipenuhi pertanyaan, mengapa Mbah Sadi adzan pada jam sepuluh malam..??

Ketika warga sampai di pintu mushalla, Mbah Sadi baru selesai adzan dan mematikan sound system.

“Mbah tahu gak, jam berapa sekarang..??” kata Pak RT.

“Adzan apa jam segini, Mbah..?? Jangan-jangan Mbah sudah ikut aliran sesat,” sambar Roso dengan nada prihatin.

Sekarang banyak betul aliran macam-macam.

“Ah, dasar Mbah Sadi sudah gila. “Kalau nggak gila, mana mungkin adzan jam segini..??”

“Kalian ini......,” jawab Mbah Sadi tenang. “Tadi, waktu saya adzan Isya tepat waktu, tidak seorang pun yang datang ke masjid, Sekarang saya adzan jam 10 malam, kalian malah berbondong-bondong kemushalla. Satu kampung lagi...!!! Kalo gitu... SIAPA YANG GILA....???” Jawab Mbah Sadi.

Warga hening, tak seorang pun mampu menjawab! Kata-kata Mbah sadi benar-benar menohok kalbu mereka!

Wargapun pulang satu persatu tanpa protes lagi. Termasuk Pak RT yang kemudian menjauh perlahan-lahan, tak berani melihat wajah Mbah Sadi.

* * *
Mawas diri... dipanggil dan di ingatkan yang baik-baik kadang kita tidak mau mendengarkan. Tetapi begitu ada kesempatan membodoh-bodohkan dan memarahi orang, kita menyempatkan diri..

Sampaikan PESAN penting ini ke teman-teman lainnya ya..

"Semoga yang share/berbagi di permudah segala urusannya"

SEMOGA Allah SWT memberkahi umur, amal serta ibadah kita semua di Bulan penuh kemuliaan ini, Aamiin Allahumma Aamiin..
loading...

0 komentar:

Post a Comment

Artikel ini belum lengkap tanpa komentar anda!
Silahkan berkomentar yang santun dan cerdas, tidak menghina, tidak memaki dan tidak menyebar kebencian. Terima kasih