Tuesday, June 17, 2014

Jejaring Sosial, Antara Kepribadian dan Iklan

loading...
Dalam beberapa hal, Internet telah menjadi semacam permainan, di mana anda mempertaruhkan diri "type or be typed" (ketik dan diketik). Demikian istilah yang dikemukakan oleh kolumnis Quentin Hardy dalm The New York Times.

Perusahaan seperti Facebook, Google dan Twitter pada dasarnya senantiasa melakukan pengamatan terhadap aktifitas update dan antusiasme kita tulis di layanan mereka. Dari sinilah perusahaan-perusahaan ini mencoba untuk mencari tahu apa iklan yang mungkin dan memiliki efek paling persuasif terhadap anda.

Pada hari Selasa, di Berkeley, California, sebuah mesin start-up yang disebut "Five" memperkenalkan sebuah piranti untuk mengetahui sense (rasa) para pengguna jejaring sosial.

Menggunakan link ke posting Facebook, Five menganalisis bahasa yang ditulis oleh seorang netter, dan menentukan afiliasi terhadap kepribadian seseorang, apakah ia seorang yang terbuka, extraversion, ramah, sadar, dan atau justru seorang neurotisisme. Piranti ini kemudian akan menunjukkan perbandingan pengguna dengan orang-orang dikenalnya (berdasarkan tulisan-tulisan dan pernyataan publik mereka), serta teman-teman Facebook Anda.

Berdasarkan tanggapan awal untuk situs di Twitter, "sangat besar kemungkinan untuk mengidentifikasi kepribadian seseorang", demikian menurut Nikita Bier, co-founder Five, yang juga bekerja pada produk untuk chatting online yang akan menggunakan teknologi serupa.

"Hanya sekitar 10 persen yang mengatakan kami salah menilai mereka." tambahnya.



Berdasarkan penelitian, ada hubungan yang besar antara kata-kata yang kita pilih dan kepribadian yang kita miliki. Ini yang dikemukakan oleh H. Andrew Schwartz, seorang peneliti di University of Pennsylvania yang juga telah menerbitkan buku penelitian tentang topik ini, ia pun tampil sebagai penasihat FIve.

Mr Bier mengatakan bahwa titik uji tidak presisi, tetapi penting untuk mengetahui sense apa yang diberikan oleh perusahaan media sosial terhadap penggunananya, mungkin dengan kecanggihan yang jauh lebih besar.

"Kualitas prediktif dari Five sangat baik untuk iklan," katanya.

Ia mencontohkan: "Orang yang lebih terbuka biasanya suka pergi ke coffee shop, dan memiliki apartemen yang menarik. Orang seperti ini sangat cocok ditampilkan kepadanya iklan semacam produk Ikea. Orang neurotik misalnya sering khawatir tentang kesehatan mereka, sehingga Anda mungkin menampilkan kepada mereka iklan vitamin"
loading...

0 komentar:

Post a Comment

Artikel ini belum lengkap tanpa komentar anda!
Silahkan berkomentar yang santun dan cerdas, tidak menghina, tidak memaki dan tidak menyebar kebencian. Terima kasih