Wednesday, May 7, 2014

[Teladan dari Saudi Arabia]: Daripada Dibuang Di Tempat Sampah....!!!

loading...
Jika makanan di rumah kita bersisa, kita apakan makanan tersebut? Bagi yang punya hewan peliharaan, masih untung kalau hewan itu mau memakannya. Kebanyakan kita barangkali membuat makanan sisa tersebut ke tempat sampah!

Bayangkan, jika satu keluarga saja membuang segenggam nasi setiap hari ke tempat sampah, dan anggap HANYA 100 ribu keluarga saja yang melakukan itu, berapa banyak kah nasi yang terbuang setiap hari? Anda sendiri, sudah berapa banyak nasi, roti dan makanan lain yang sudah anda buang?

Padahal, mubazir bukanlah akhlak seorang mukmin! Allah Swt menyebutkan di dalam al-Qur'an bahwa mubazir adalah teman syaithan.

Untuk menghindari sikap mubazir ini, ada sebuah teladan baik yang patut kita contoh. Seorang warga Saudi di kota Hail menempatkan kulkas di depan rumahnya untuk menyimpan makanan-makan yang bersisa di tempat tersebut. Ia juga  menganjurkan penduduk daerah tersebut untuk menyumbangkan sisa makanan untuk membantu mereka yang membutuhkan di kulkas yang terbuka untuk umum tersebut.

Kulkas di depan rumah di Saudi Arabia
Sheikh Mohammad Al-Arefe menegaskan hal ini dalam sebuah tweet di akun twitter resminya, Kamis mengatakan: "Saya selalu mengatakan orang Hail murah hati. Seorang pria menempatkan lemari es di depan rumahnya untuk sisa-sisa makanan; tindakan langsung dari amal bagi yang membutuhkan. Oh betapa aku mencintaimu Hail ! "

Tweet Al-Arefe itu mendapat sambutan luar biasa dari para pengikutnya di twitter yang retweeted lebih dari 5.000 kali. Akhbar 24 melaporkan. Pengguna Twitter yang berterima kasih kepada Al-Arefe untuk posting tentang tindakan amal dan berharap menjadi contoh bagi orang lain. Mereka mengungkapkan kebahagiaannya atas kemurahan hati rakyat Hail dan memuji sebagai ide bagus.

Sumber: http://riyadhconnect.com/saudi-citizen-places-refrigerator-in-front-of-house-for-food-leftovers-for-the-needy/
loading...

0 komentar:

Post a Comment

Artikel ini belum lengkap tanpa komentar anda!
Silahkan berkomentar yang santun dan cerdas, tidak menghina, tidak memaki dan tidak menyebar kebencian. Terima kasih