Orang Rajin Bersedekah Itu Bahagia, begini penjelasan ilmiahnya...

Pernahkah kita merasakan, ketika kita mengeluarkan sedekah kepada orang yang membutuhkan, ketika kita bisa membantu meringankan beban orang lain, lalu muncul perasaan bahagian entara dari mana dalam lubuk hari kita?;

Thursday, November 12, 2015

Siapa Sangka, Tanaman Di Dekat Rumah Kita Ini Sangat Beracun dan Berbahaya!

Memperindah rumah dengan tanaman hias tentu sah-sah saja. Selain memperindah lingkungan, tanaman hias juga positf karena mampu memberikan udara segar bagi pernafasan,

Tapi jangan asal tanam bunga di dekat rumah, sebab beberapa jenis bunga justru menyimpan dampak negatif dan bahasa.

Misalnya bunga atau tanaman dieffenbachia yang banyak kita temukan di sekitar tempat tinggal. Tidak banyak yang menyadari bahwa tanaman ini ternyata mengandung racun yang sangat berbahaya!

Beberapa waktu lalu, admin mendapat sebuah pesan berantai dari jejaring sosial tentang pengalaman seorang ibu yang kehilangan anaknya akibat keracunan bunga ini. Berikut pesannya:
Bagi yg masih punya anak kecil atau cucu ,"Saya baru saja kehilangan malaikat kecil saya yang baru berusia 3 tahun, ia menelan daun dari tanaman beracun ini, lidahnya membengkak dan membawanya ke kematian. Tanaman beracun ini telah menyambar putri saya, jadi saya memperingatkan kepada semua orang, untuk tidak menanam tanaman yang beracun di rumah."
Dieffenbachia merupakan tanaman yang sangat indah dan sering ditemukan di rumah dan kantor. Warnanya yang hijau bisa menambah keindahan lingkungan dan menjadi pemandangan yang luar biasa. Tapi sayangnya, tanaman ini memiliki efek yang sangat berbahaya. Anak-anak dan hewan peliharaan yang mengunyah dieffenbachia dapat menimbulkan beberapa gejala, seperti mati rasa yang berlangsung secara terus-menerus, iritasi mulut, air liur berlebihan, dan pembengkakan di area mulut. Bahkan yang paling fatal dapat menyebabkan kematian.
Oleh karena itu, Anda disarankan untuk tidak menanam tanaman ini di rumah untuk melakukan tindakan pencegahan. Dieffenbachia dapat memiliki efek yang kuat pada beberapa orang, bahkan walaupun Anda hanya mengonsumsi dalam jumlah kecil. Tanaman ini dapat menyebabkan kematian pada anak-anak hanya dalam waktu satu menit, sedangkan pada orang dewasa bisa bereaksi dalam waktu 15 menit. Bahkan jika Anda menyentuh tanaman ini lalu mengucek mata dengan tangan yang sama, hal tersebut dapat menyebabkan kebutaan permanen.
Tetapi, jika Anda tetap ingin menanamnya di lingkungan rumah Anda, jangan lengah dan terus awasi anak-anak dan hewan peliharaan Anda untuk mencegah hal-hal negatif terjadi pada orang-orang yang Anda cintai.
Memang, dieffebanchia merupakan tanaman hias populer yang biasa ditanam di pekarangan. keindahannya berasal dari bentuk tajuk dan juga warna daunnya yang bervariasi: hijau dengan bercak-bercak hijau muda atau kuning. Di kalangan penjual tanaman hias, Dieffenbachia dikenal pula sebagai daun bahagia atau bunga bahagia.

Dieffenbachia juga dikenal mudah dalam perawatan dan perbanyakannya. Tanaman ini tahan dalam ruangan meskipun untuk jangka tertentu perlu diperlakukan pula di ruang terbuka. Warna daunnya cenderung gelap bila ditempatkan dalam ruang atau di bawah naungan, namun menjadi terang cerah di bawah sinar matahari. Perbanyakannya umum dilakukan dengan stek.

Toksisitas
Daun dan batang Dieffenbachia dapat menyebabkan kejang pada mulut. Getah daun dan batang Dieffenbachia mengandung kalsium oksalat yang berbentuk jarum di dalam sel-selnya dan dapat menyebabkan gatal-gatal maupun kejang pada bibir dan lidah.

Meskipun setelah beberapa waktu dapat pulih kembali, gejala ini dapat menyebabkan syok, dan walaupun langka, kematian apabila kejang mengganggu saluran pernapasan. Anak-anak dan hewan peliharaan rentan akan bahaya ini.
loading...

Wednesday, November 11, 2015

[Kisah Inspiratif]: Karena Pada Sebidang Tanah, Pasti Ada Benih Yang Cocok Untuk Ditanam di Dalamnya...

Alkisah, ada seorang pria, tidak lolos ujian masuk universitas, orang tuanya pun menikahkan ia dengan seorang wanita.

Setelah menikah, ia mengajar di sekolah dasar. Karena tidak punya pengalaman, maka belum satu minggu mengajar sudah dikeluarkan.

Setelah pulang ke rumah, sang istri menghapuskan air mata nya, menghiburnya dengan berkata: "Banyak ilmu di dalam otak, ada orang yang bisa menuangkannya, ada orang yang tidak bisa menuangkannya. Tidak perlu bersedih karena hal ini. mungkin ada pekerjaan yang lebih cocok untukmu sedang menantimu."

Kemudian, ia pergi bekerja keluar, juga dipecat oleh bosnya, karena gerakannya yang lambat.

Saat itu sang istri berkata padanya, kegesitan tangan-kaki setiap orang berbeda, orang lain sudah bekerja beberapa tahun lamanya, dan kamu hanya belajar di sekolah, bagaimana bisa cepat?

Kemudian ia bekerja lagi di banyak pekerjaan lain, namun tidak ada satu pun, semuanya gagal di tengah jalan.

Namun, setiap kali ia pulang dengan patah semangat, sang istri selalu menghiburnya, tidak pernah mengeluh.

Ketika sudah berumur 30 tahun-an, ia mulai dapat berkat sedikit melalui bakat berbahasanya, menjadi pembimbing di sekolah luar biasa tuna rungu wicara.

Kemudian, ia membuka sekolah siswa cacat, dan akhirnya ia bisa membuka banyak cabang toko yang menjual alat-alat bantu orang cacat di berbagai kota.

Ia sudah menjadi bos yang memiliki harta kekayaan berlimpah.

Suatu hari, ia yang sekarang sudah sukses besar, bertanya kepada sang istri, bahwa ketika dirinya sendiri saja sudah merasakan masa depan yang suram, mengapa engkau tetap begitu percaya kepada ku?

Ternyata jawaban sang istri sangat polos dan sederhana.

Sang istri menjawab:
Sebidang tanah, tidak cocok untuk menanam gandum, bisa dicoba menanam kacang, jika kacang pun tidak bisa tumbuh dengan baik, bisa ditanam buah-buahan; jika buah-buahan pun tidak bisa tumbuh, semaikan bibit gandum hitam pasti bisa berbunga. karena sebidang tanah, pasti ada bibit yang cocok untuknya, dan pasti bisa menghasilkan panen dari nya
Mendengar penjelasan sang istri, ia pun terharu mengeluarkan air mata. Keyakinan kuat, katabahan serta kasih sayang sang istri, bagaikan sebutir bibit yang unggul;

Semua prestasi pada dirinya, semua adalah keajaiban berkat bibit unggul yang kukuh sehingga tumbuh dan berkembang menjadi kenyataan.

Di dunia ini tidak ada seorang pun adalah sampah. hanya saja tidak ditempatkan di posisi yang tepat.

Setelah membaca cerita ini, jangan dibiarkan saja, sharing dan teruskan ke orang lain, Anda adalah orang yang berbahagia.

Delapan kalimat di bawah ini, semuanya adalah intisari kehidupan:

1. Orang yang tidak tahu menghargai sesuatu, biarpun diberi gunung emas pun tidak akan bisa merasakan kebahagiaan.

2. Orang yang tidak bisa toleransi, seberapa banyak teman pun, akhirnya semua akan meninggalkannya.

3. Orang yang tidak tahu bersyukur, seberapa pintar pun, tidak akan sukses.

4. Orang yang tidak bisa bertindak nyata, seberapa cerdas pun tidak akan tercapai cita-cita nya.

5. Orang yang tidak bisa bekerjasama dengan orang lain, seberapa giat bekerja pun tidak akan mendapatkan hasil yang optimal.

6. Orang yang tidak bisa menabung, terus mendapatkan rejeki pun tidak akan bisa menjadi kaya.

7. Orang yang tidak bisa merasa puas, seberapa kaya pun tidak akan bisa bahagia.

8. Orang yang tidak bisa menjaga kesehatan, terus melakukan pengobatan pun tidak akan berusia panjang.
 
~Berbagi sebuah tulisan motivasi yang sangat bagus dengan Anda. Dan terima kasih jika sahabat ku mau membagikannya ke orang lain.
loading...

Tuesday, November 10, 2015

Membuat Perangkap Nyamuk Dari Botol Plastik Bekas... Ampuh, Bebas Zat Kimia Beracun!

Sejak dulu, nyamuk menjadi masalah besar bagi kesehatan manusia. Bahkan, hewan ini dinyatakan sebagai penyebar virus paling mematikan di dunia.

Pada postingan lalu misalnya, kitab bahkan pernah mengulas bagaimana gigitan nyamuk bisa membunuh seekor ikan paus raksasa!

Ada banyak cara membasmi nyamuk di rumah. Di blog ini pernah juga kita bahas tentang beberapa tips mengusir nyamuk, misalnya dengan menggunakan kulit durian.

Memang, saat ini banyak beredar obat-obat nyamuk kimia, baik yang dibakar, semprot, oles dan lain sebagainya. Tapi, obat-obat pembasmi nyamuk kimia tersebut memiliki dampak negatif terhadap kesehatan, misalnya beresiko mengganggu kesehatan apabila kita menghirup zat kimia yang dikeluarkan oleh obat nyamuk tersebut.

Selain itu, harga obat-obatan kimia ini juga cukup lumayan merogoh kantong sehingga menyebabkan pengeluaran bulanan bertambah, apalagi di saat krisis ekonomi begini.

Nah, tapi jangan khawatir, ada banyak trik-trik mudah dan murah dalam membasmi nyamuk di sekitar rumah anda, misalnya dengan menggunakan botol bekas.

Bahan-bahan pembuatannya mudah didapat. Nah, berikut caranya:

Pertama sekali, siapkan dulu bahan-­bahan yang dibutuhkan :
1. Botol plastik uk 1.5 atau 2.0 liter.
2. Air lebih kurang 200 ml.
3. Gula 50 gram.
4. Bubuk Ragi Roti 1 gram.
5. Isolasi (Tape).
6. Pisau atau Cutter
.
Jika semua bahan sudah siap, sekarang kita mulai pembuatannya :

1. Potong botol menjadi 2 bagian. Gunakan bagian bawah sebagai wadah, sedangkan bagian atas akan kita jadikan tutup nantinya.


2. Masukan gula dalam air hangat, sisihkan sampai dingin. Campurkan ragi dalam larutan gula, tidak perlu diaduk. pada tahap ini karbondioksida akan terbentuk dan larutan ini akan menarik nyamuk.


3. Tuang campuran ke bagian bawah botol plastik.


4. Tambah ragi. tidak perlu diaduk nanti akan menghasilkan karbon dioksida sebagai penarik perhatian nyamuk


5. Letakkan bagian corong, terbalik, kedalam separuh botol tadi.


6. Lekatkan isolasi di antara sambungan botol tersebut agar tidak ada celah untuk keluarnya nyamuk jika sudah terperangkap didalamnya. Letakkan di beberapa sudut rumah, toko, sekolah, rumah sakit, ladang dll.


Cek botol setelah 3­7 hari, lihatlah hasilnya. cara sederhana diatas bisa membantu anda untuk mengurangi nyamuk di lingkungan sekitar.

Semoga informasi ini bermanfaat dan terimakasih sudah berkunjung.
loading...

Monday, November 9, 2015

Luar Biasa... Suami Berjalan Kaki 5 Km Antar Istri Ke Rumah Sakit

Ibarat kata pepatah: "Kasih suami sampai ke ujung nyawa", demikian kira-kira yang dirasakan oleh pasangan suami istri dari negeri jiran, Malaysia ini.

Halim Mustafa,53, pantas digelari suami penyayang dan setia. Bagaimana tidak, hingga di usianya yang merangkak senja, curahan cinta kasihnya kepada sang istri tidak kunjung pudar.

Sang istri yang bernama Che Pora Saad, 56 tahun, itu mengidap berbagai penyakit kronis seperti Tiroid dan Asma sejak sekitar 7 tahun silam sehingga membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit.

Keadaan sang istri yang demikian tak membuat Halim berpaling kasih. Ia rela mengantar istrinya bolak balik ke rumah sakit dengan kursi roda, bahkan meski terkadang harus berjalan kaki.

Kisah Halim terungkap setelah diberitakan sebuah harian terkemuka negeri Jiran itu kemarin, Halim tertangkap kamera tengah mendorong istrinya dengan kursi roda menuju Sultanah Bahiyah (HSB) Hospital di Kedah.

Halim mendorong sang istri dengan berjalan kaki sejauh 5 kilometer rumahnya di kawasan Flat Taman Setia Jaya karena tak satupun taksi yang mau memberi tumpangan dengan alasan tidak ada tempat buat kursi roda!

Semoga Tuhan memberi kesembuhan dan keberkahan! Amin!
loading...

Sunday, November 8, 2015

Benarkah Orang Yang Telah Meninggal Bisa Menjadi Hantu Atau Makhluk Jadi-jadian...? Bagaimana Membentengi Diri Dari Ganngguan Hantu...?

Salah satu kepercayaan yang tersebar dalam masyarakat nusantara adalah keyakinan bahwa ada manusia atau orang-orang tertentu yang ketika mereka telah meninggal dunia, maka mereka akan menjadi hantu atau makhluk jadi-jadian.

Kepercayaan semacam sebenarnya ada pada banyak budaya di dunia, dan khusus di nusantarara kepercayaan ini tertanam sejak zaman pra Islam dan masih tersisa hingga sampai zaman modern sekarang ini.

Kepercayaan mistis ini pula yang membuat orang mengindentikkan kuburan sebagai lokasi angker yang menakutkan.

Menurut kepercayaan ini, manusia menjadi makhluk jadi-jadian dikarenakan bebeberapa sebab, di antaranya:
1. Keinginan yang tidak terpenuhi. Yang pertama dan alasan utama mengapa orang menjadi hantu setelah kematian adalah keinginan yang tidak terpenuhi. 
2. Kurangnya kepercayaan terhadap agama. Beberapa budaya percaya bahwa orang mati cenderung menjadi hantu, ketika dia tidak mengikuti praktek-praktek spiritual ketika hidup. Ini adalah alasan, mengapa sebagian besar tradisi mengajak masyarakat untuk mempunyai agama.
3. Serakah. Seseorang yang serakah atau terobsesi dengan kekayaan materi, akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk menjadi hantu setelah kematiannya. Sama seperti keinginan yang tidak terpenuhi, harta mengikat jiwa seseorang untuk kesenangan duniawi. Bahkan, filsuf besar selalu mengatakan bahwa, keinginan adalah alasan utama di balik semua penderitaan.
4. Pola pikir negatif. Apakah kita menjadi hantu setelah mati? Mereka yang berpikir negatif, cenderung membuat pikiran mereka buruk. Pikirannya akan selalu dipenuhi dengan emosi negatif seperti marah, penderitaan dan depresi.
5. Ego yang kuat. Seseorang dengan ego yang kuat kemungkinan akan berubah menjadi hantu setelah kematiannya, karena ia memiliki urusan yang belum selesai. Inilah sebabnya mengapa orang menjadi hantu.

Benarkah demikian?

Dalam ajaran Islam,  tidak ada penjelasan tentang adanya hantu. Istilah hantu yang seperti yang dikenal masyarakat awam tidak ada dalam istilah atau kamus Islam.

Hantu yang seperti dikenal oleh masyarakat awam adalah ruh orang yang sudah meninggal yang tidak diterima di alam nirwana, yang kemudian kembali ke bumi berwujud hantu penasaran.

Dalam Istilah umum sering di pakai kata arwah, seperti arwah gentayangan. Walaupun yang di maksud dalam kata arwah ini hanya sesosok bayangan makhluk halus.

Kata Arwah berasal dari bahasa arab "ruh" yang berkonotasi jamak atau banyak. Bentuk jamak dari ruh adalah arwah. Namun dalam bahasa Indonesia kata arwah dipakai walaupun dalam konotasi tunggal.

Jadi kalau kita pakai kata arwah gentayangan tapi kita maksud hanya satu makhluk, atau satu hantu, maka berarti salah dalam arti kata yang sebenarnya jika diambil dari kata bahasa arab tersebut. Karena kata arwah berarti banyak ruh-ruh, kalau diartikan satu itu salah. Dalam Islam tidak ada istilah atau pengertian hantu yang berasal dari arwah orang mati atu meninggal dunia seperti diatas. Islam sama sekali tidak mengakui adanya hantu.

Islam hanya mengajarkan bahwa adanya makhluk ghaib seperti malaikat dan jin.

Jadi tidak ada makhluk jadi-jadian atau makhluk yang berubah wujud. Manusia memang mempunyai ruh, tetapi ruh yang ada dalam tubuh manusia itu, identik dengan manusia itu setelah jasadnya tiada.
Artinya ruh itu adalah manusia itu sendiri. Setelah seorang manusia meninggal dunia jasadnya mati dan ruhnya berada di alam barzah. Tidak ada manusia yang berubah jadi makhluk hantu yang menakut-nakuti manusia kembali ke alam dunia.

Makhluk ghaib yang ada di dunia yang menakut-nakuti manusia adalah Jin. 
Jin adalah makhluk ciptaan Allah yang diciptakan sendiri. Bukan perubahan dari makhluk lain. Jin adalah makhluk ghaib maksudnya tidak nyata. Ia dapat berubah wujud dengan bentuk apa saja dengan izin Allah selain wujud aslinya. Wujud aslinya juga cukup menyeramkan.

Jin ini yang iseng mengganggu manusia yang jadi hantu dan dia bohong pada manusia dengan mengatakan ia adalah ruh dari seseorang yang telah meninggal.

Nah, hantu dalam pandangan Islam menjawab fenomena alam yang seringnya terjadi penampakan itu adalah Jin.

Syetan adalah sifat jahat yang ada pada manusia maupun Jin. Hantu bukan syetan. Tetapi jin yang dirasuki sifat syetan, yang selalu menggoda manusia untuk senantiasa sesat atau keluar dari ajaran Islam yang sebenarnya.

BENTENG DIRI DARI GANGGUAN HANTU (Baca: JIN)
Syari’at Islam telah sempurna, tidak ada suatu kebajikan apa pun kecuali telah dijelaskan dan tidak ada suatu keburukan pun kecuali telah diperingatkan. Di antara hal yang dijelaskan oleh Islam adalah kiat-kiat agar terhindar dari gangguan hantu. Bagaimana caranya? Ikutilah petunjuk berikut :

1.  Membaca nama Allah
Dari Abu Ayyub bercerita bahwa dirinya memiliki sebuah rak/lemari kecil, lalu makhluk jin datang seraya mengambil (baca: mencuri) isinya. Akhirnya beliau mengeluhkan hal itu kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadanya,

“Apabila kamu melihatnya maka katakanlah, :‘Dengan nama Allah, penuhilah Rasulullah.’”

Ketika makhluk itu datang lagi, maka Abu Ayyub mengatakan seperti yang dipesankan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam seraya menangkapnya, tetapi jin itu mengatakan,

“Saya berjanji tidak akan datang lagi kemari.” Mendengarnya, Abu Ayyub melepaskannya.

Ketika dia bertemu dengan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka Nabi bertanya kepadanya, “Apa yang diperbuat oleh tawananmu?” Abu Ayyub menjawab, “Saya menangkapnya tetapi dia berjanji padaku untuk tidak kembali lagi sehingga saya lepaskan lagi.” Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dia akan kembali lagi.” (Kata Abu Ayyub:)

Saya telah menangkapnya dua atau tiga kali tetapi dia selalu berjanji padaku untuk tidak kembali lagi. Suatu saat ketika saya menangkapnya, dia mengatakan kepadaku, “Lepaskanlah aku dan saya akan mengajarkan kepadamu sebuah ungkapan yang jika engkau membacanya niscaya engkau tidak diganggu oleh setan yaitu bacaan Ayat Kursi.”

Abu Ayyub lalu datang kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam seraya mengabarkan omongan hantu tersebut, lalu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dia benar dalam hal ini, padahal dia adalah pembohong.”

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Katakanlah bismillahi (dengan nama Allah), penuhilah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam”

2. Membaca Ayat Kursi
Dalam hadits  Abu Ayyub radhiyallahu ‘anhu diatas juga disebutkan bahwa hantu (baca: jin) yang ditangkapnya mengatakan pada Abu Ayyub radhiyallahu ‘anhu, “Lepaskanlah aku dan saya akan mengajarkan kepadamu sebuah ucapan yang jika engkau membacanya niscaya engkau tidak diganggu oleh setan yaitu bacaan Ayat Kursi.”. Abu Ayyub  lalu datang kepada Nabi SAW seraya mengabarkan omongan hantu tersebut, lalu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dia benar dalam hal ini, padahal dia adalah pembohong.”

3. Berdzikir dan melakukan ketaatan 
Hal ini berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Jangan jadikan rumah kalian seperti kuburan. Sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibacakan di dalamnya Surat al-Baqarah.” (HR. Muslim : 1860).

At-Turkumani pernah bercerita bahwa salah seorang gurunya sering diganggu oleh jin ketika malam hari sehingga  melempari batu dan membuat penghuni rumah takut, lalu beliau dan rekannya pergi ke rumah sang guru dan membaca Surat al-Baqarah secara sempurna kemudian berdoa. Setelah itu, rumah tersebut tidak lagi diganggu oleh hantu. Semua itu adalah karena keberkahan al-Qur’an.

4.  Menghilangkan  rasa takut terhadap hantu
Inilah wasiat Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu tatkala mengatakan, “Buatlah hantu takut kepada kalian sebelum mereka membuat kalian takut.”.(Sanad Hasan. Dikeluarkan oleh Abdurrazzaq dalam al-Mushannaf : 9250)

 5.Tidak bergadang larut malam
Hal ini berdasarkan hadits : “Janganlah kalian bergadang ketika malam sudah sunyi/hening, karena kalian tidak tahu apa yang Allah datangkan dari makhluk-Nya.” (HR. Hakim dalam al-Mustadrak 4/284)

6. Mengumandangkan adzan
Ada beberapa hadits yang lemah tentang masalah ini, tetapi ada hadits shahih yang dijadikan dasar oleh ulama dalam masalah ini yaitu :

“Sesungguhnya apabila muadzin mengumandangkan adzan maka setan akan lari dengan terkentut-kentut.”  (HR. Muslim 883)

Abu Awanah mengatakan setelah meriwayatkan hadits ini, “Dalam hadits terdapat dalil bahwa seorang apabila merasa ada hantu atau mendapati orang yang kesurupan lalu dia adzan maka setan akan lari darinya.”

loading...