Friday, June 2, 2017

Wahai Wanita Berhijab... Waspadalah Mengunggah Fotomu di Media Sosal.. Jangan Sampai Jadi Sasaran Para Fetish

loading...
Tulisan ini diambil dari sebuah tulisan populer di Facebook. Admin sengaja share mudah-mudah dapat direnungkan oleh para wanita muslimah yang suka 'nampang' di media sosial.

Ketika berpapasan dengan akhowaat di jalan aku selalu menundukkan pandanganku, sekilas memandang wajah akhowaat secara langsung pun diriku malu. Tak pantas diri ini memandangi paras elok nan shaalihah sebab haramlah ia untukku. Terlebih dia teman SMA-ku terdahulu, kita sama-sama dalam organisasi ROHIS. Ketika lulus SMA dan kini ada acara reuni akbar dari SMA kami semua bertemu, mereka semua tau bahwa memang sudah dari dulu ku menundukkan pandanganku terhadap semua wanita non mahrom. Jadi, itu bukan masalah lagi buatku dan juga mereka.

Namun ada yang spesial bagiku. Akhowaat berhijab lebar itu selalu menjaga dirinya dari yang bukan mahromnya, bersentuhan saja tak mau, dan selain karena kita dulunya sama-sama aktif di rohis, aku sebagai ikhwaan turutlah memantaskan diriku untuk menundukkan mataku dari bernikmat-nikmat memandangnya sampai sekarang.

Tak lama, aku langsung mencari-cari nama fulanah sang akhowaat itu dalam Facebook-ku, ada ratusan nama yang mirip tapi cuma satu yang dari SMA x ini, Ya aku tidak berani meng-add facebooknya, aku pun tertarik dengan foto profil tentang dirinya yang ia pajang. Hampir satu jam diriku asik membuka-buka album fotonya. Akupun pergi ke kronologinya, akhowaat yang kukenal itu mulai mengunduh fotonya. Dan ternyata itu bermunculan di berandaku tanpa kukehendaki dan tanpa harus berteman. Otomatis kumelihatnya, kuberanikan diriku mengklik fotonya yang baru, tampaklah wajah ayu nan shaalihah ada di depan layar kaca laptopku.

"Di Zoom 10X"

"Di unduh and di save in memmory card"

Wajahku memerah, malu, aku tersenyum memandangnya via Facebook ini. Aku zoom terus hingga batas maximal, lalu ku save di laptop bahkan juga tak lupa di HP-ku. Tidak bisa memandangnya di dunia nyata, tapi di dunia maya inilah aku berpuas hati memandangi setiap senti kecantikan yang ada pada dirinya. Hijab syar'i yang dia kenakan semakin membuat hatiku bertambah gemetar saja, tampak anggunlah dia mengenakannya, shaalihah sekali dirinya.

Akhirnya aku inbox dirinya:
"Assalaamu'alaikum, kaifa haaluki yaa ukhtii? Masih ingat ana? Teman SMA anti, kita pernah sekelas juga. Ohya fotomu cantik sekali, subhaanallooh banyak yang kasih komen yang sama untukmu. Semoga istiqomah dalam pakaian hijabmu, Wassalaamu'alaikum." 
Dia hanya menjawab salam dan terima kasih padaku disertai icon smile yang manis.

"Andai oh andai dia bisa kumiliki"

"Mungkinkah bisa kumemiliki pasangan seperti dirinya? Sungguh bahagianya aku..."

Hayalan demi hayalan bergelayut dalam jiwaku. Malam demi malam, kekhusyukan sholatku pun terganggu. Bila ku merindu, aku selalu melihati foto-fotonya di HP-ku di manapun dan kapanpun. Kadang, aku dan dirinya seringkali chatting via facebook di inbox alias inbok-inbokan meski kita tidak saling berteman di facebook. Tawa, canda bersama dalam kotak inbox hanya kita berdua, ya cuma kita berdua sahaja.

Suatu hari temanku fulan, datang dan meminjam kamar mandi kostku. Sudah biasa fulan begitu sebenarnya tapi kali ini lain. Betapa kagetnya aku setelah ia keluar dari kamar mandi ternyata ia mengenakan pakaian wanita hijabers!!

Fulan mengatakan padaku sambil menangis terisak-isak di bawah kakiku bahwa dia tak tahan sudah sangat ingin ganti baju seperti ini, dan memohon agar aku membiarkannya dan merahasiakan 'penyakitnya' selama ini.

"Aku tampak alim kah makanya dia percaya tuk membuka rahasianya padaku??"

Kumembisu... lantas kuizinkan dia dan kutinggalkan sebentar, fulan diam-diam membuka folder foto di laptopku, dia simpan banyak foto-foto akhowaat ke HP-nya dari laptopku. Dan saat kukembali, kumelihat fulan sangat bernafsu birahinya seraya ingin melakukan sesuatu sejenis onani yang haram itu. "Hanya karena melihat wanita berhijab rapat???!!"

Aku marah, marah sekali, sebenarnya fulan ini berpakaian wanita karena berjiwa wanita atau berjiwa pria? Aneh! Dan setelah melihatku kecewa, diapun mengaku dirinya seorang crossdresser alias fetish. Innalillaah... Foto-foto akhowaat idamanku dijadikan fantasi zina oleh fulan? Sakit hatiku ini, bagaimana bila istriku jadi korban orang seperti fulan? Lewat hayalan mesumnya pula!!! "Ah!"

~★ IBROH ★~

1). Sebagai wanita, kau tundukkan pandanganmu, kau jaga diri dari lawan jenismu di dunia nyata, tapi kau justru upload fotomu di dunia maya??? Fotomu disimpan oleh para lelaki, dipuja dan dijadikan fantasi oleh orang-orang yang memiliki penyakit hati, jiwa, dan mentalnya seperti ikhwaan gadungan dan crossdresser. Tidakkah kau malu berhijab untuk menutup kecantikan dari lelaki tapi malah bergaya paling manis di depan kamera dunia maya?? Tidakkah kau berpikir betapa banyak ikhwaan yang bisa memandang dengan mata terkagum-kagum bahkan penuh nafsu dan menyimpan fotomu??
Tidakkah kau punya malu??

2). Sebagai seorang ikhwaan, janganlah gadungan bin abal-abal. Di dunia nyata tampak 'alim. Di dunia maya justru melalang buana men-searching para akhowaat. Jaga mata dan jaga hati kok setengah-setengah?? Apa gak malu di dunia nyata terjaga tapi malah nyimpen & memandangi foto-foto lawan jenis dari dunia maya??? Bahkan berkhalwat berduaan inbox-inboxan??? Apa sudah berani melawan perintah Robbmu???

3). Waspadalah, bisa jadi 10 dari 50 orang teman anda selama ini adalah seorang fetish alias crossdresser akut!!! Hi who knows??? Dunia ini makin banyak orang 'sakit jiwa'. Makanya jangan pernah upload foto termanis-mu di sini, hapuslah, mau pake hijab syar'i atau tidak tetep saja akan jadi hayalan orang-orang yang ber'penyakit' dan hilang sudah makna hijab itu sendiri.
Yang bercadar saja masih kena jadi korban hayalan mesumnya crossdresser yang 'fetish' banget (tergila-gila) sama keindahan mata tok. Hmm... mau coba-coba?

~★APA ITU FETISH DAN CROSSDRESSER?★~

Crossdresser = Fetish, tapi fetish belum tentu crossdresser, Walloohu a'lam

Feetish itu sifatnya, fetish: mencintai (tergila-gila) bahkan mengoleksi benda-benda para wanita (seperti pakaian dalam, termasuk pakaian luar bahkan cadarnya saja, atau jilbabnya saja, atau kaos kakinya saja, bra nya saja) makanya kan suka ada tuh pencuri pakaian dalam atau.bisa juga fetish mencintai bagian-bagian tubuh tertentu wanita (seperti matanya saja, atau kaki saja, atau tangan saja). Tak peduli sejelek apapun wajahnya kalo dia suka sama bentuk hidungnya (misalnya) ya tetap wanita tersebut akan terus diincar.

Ada juga yang fetish banget sama lebih dari 1 kesukaan, makanya orang yang fetish suka bikin Facebook palsu dan berpura-pura sebagai wanita muslimah maksudnya biar bisa berteman dengan para ummahat dan akhowat. Kalau sudah berhasil berteman, orang fetish diam2 akan mengoleksi foto-foto wanita dan menjadikannya pusat fantasi alias hayalan mesum mereka untuk bermasturbasi atau beronani ria. {Onani/masturbasi itu haram hukumnya (jumhur ulama).

Sedangkan crossdresser (bahasa latinnya transvetism) itu pelaku yang senang/hobi memakai pakaian lawan jenisnya demi kepuasan sexualnya (tapi bukan banci). Ini merupakan kelainan mental, kelainan sexual di mana hasrat sexnya tidak bisa bangkit kecuali dewngan hal-hal khusus yang dia senangi saja melalui hayalan-hayalan mereka pada wanita entah via foto dari kelentikan tangan kita saja, mata kita yang bercadar atau bisa juga foto stelan gamis kita saking sudah akutnya, dll. Jika sakit mentalnya sudah akut, bisa sampai kepada kasus penipuan dan penculikan dengan puar-pura ingin kopdar misalnya. Nah... berhati-hatilah wahai saudari-saudariku ukhtii muslimah...

Fetish or Crissdresser ini ada banyak tipe macamnya, ada yang cinta dengan kelompok hijabers, dengan wanita-wanita sexy, atau dengan wanita-wanita gak berhijab. Tergantung libido mesumnya aktif bila melihat foto yang mana. Aneh kan cuma melihat foto wanita berhijab atau mata bercadar saja bisa menjadi tempat hayalannya, mau dihayalin porno sama orang2 seperti mereka???? Sok atuh upload bae sono foto-foto genit kalian.... hmmm..

*NB: Kisah hanya ilustrasi yang diangkat dari fakta nan aktual. Mengenai crossdresser kalau gak percaya silahkan cari sendiri di google, komunitasnya sudah banyak di Indonesia!!
loading...

0 komentar:

Post a Comment

Artikel ini belum lengkap tanpa komentar anda!
Silahkan berkomentar yang santun dan cerdas, tidak menghina, tidak memaki dan tidak menyebar kebencian. Terima kasih