Friday, June 9, 2017

Bincang-Bincang Dengan Sang Tamu Agung Yang Bernama Ramadhan

loading...
Alangkah bahagianya kita menyambut datangnya tamu mulia, berbulan-bulan sudah kita menunggunya, kini ia berada ditengah-tengah kita, namun sayang ia tidak akan berdiam lama, alangkah indahnya jika kita mengenal lebih tentang tamu tersebut.

Bisakah engkau memperkenalkan diri?

Aku adalah bulan Ramadan yang penuh berkah, bulan ampunan dan rahmat, aku juga bulan puasa, dan puasa ialah; beribadah kepada Allah dengan meninggalkan segala yang membatalkan puasa dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari.

Kapankah Allah mewajibkanmu kepada kita?

Aku adalah rukun Islam kelima, Allah mewajibkanku atas kalian di tahun kedua hijriyah.

Berapa kali Rasulullah menemuimu?

Beliau mendapatiku 9 tahun.

Bagaimana cara beliau menetapkan kedatanganmu sehingga kita mulai berpuasa?

Dengan dua cara, yaitu dengan melihat bulan dan dengan menyempurnakan bulan sampai 30 hari.

Engkau adalah bulan Al-Qur’an, berikan kami informasi tentang Al-Quran!

Allah berfirman:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيَ أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ

“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadan, bulan yang didalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).” (QS. Al-Baqarah: 185)

Sehingga sangat dianjurkan dan disunnahkan untuk banyak membaca dan mempelajarinya dibulan ini. Dahulu para salaf mengkhatamkan Al-Qur’an di shalat malam mereka setiap tiga malam sekali. Bahkan dikisahkan bahwasanya Imam Syafii mengkhatamkan Al-Qur’an dibulan Ramadan sebanyak enam puluh kali.

Subhanallah… Dapatkah engkau menyebutkan keutamaan Al-Qur’an dan puasa?

Tentu, Nabi shallallau ‘alaihi wasallam bersabda,

“Puasa dan Al-Qur’an memberikan syafaat kepada hamba dihari kiamat, nanti puasa berkata: wahai tuhanku, aku telah menghalanginya dari makan dan berbagai syahwat di siang hari, Al-Qur’anpun berkata, “Aku telah menghalanginya dari tidur dimalam hari, maka jadikanlah aku sebagai syafa’at baginya, maka keduanyapun memberikan syafa’at kepada hamba tersebut.” Hadits ini dinilai hasan oleh Al-Albani

Baiklah, apakah pelajaran-pelajaran yang bisa kami petik darimu?

Pelajaran yang dapat dipetik dari puasa banyak, diantaranya; sabar, amanah, takwa, dan mengekang nafsu.

Bagaimana keutamaan memberi buka orang yang berpuasa?

Mengenai hal ini aku akan menyebutkan dua hadits, nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda di dalam hadits yang dishahihkan oleh Imam Tarmidzi, “Barangsiapa memberi buka kepada orang yang berpuasa maka baginya pahala seperti pahala orang yang berpuasa tersebut.”

Dan disebutkan juga bahwasanya Ibnu Umar tidak berbuka kecuali dengan orang-orang miskin.

Bagaimana menurutmu tentang orang-orang bodoh yang tidak suka padamu?

Bagaimana bisa mereka membenciku padahal diwaktu aku datang Allah mengampuni dosa-dosa hambanya, mengabulkan doa-doa mereka, dan mengangkat derajat mereka, jika memang mereka demikian maka mereka tidak lebih berakal dari hewan.

Apakah perbuatan manusia yang tidak engkau sukai?

Sangat banyak, diantaranya; bermalas-malasan dan banyak tidur, begadang dimalam hari tanpa sebab yang jelas, membuang-buang waktu, makan terlalu banyak saat buka puasa sehingga memberatkan untuk shalat tarawih, dan lain-lain.

Demikianlah wawancara dengan bulan Ramadan semoga bermanfaat.
loading...

0 komentar:

Post a Comment

Artikel ini belum lengkap tanpa komentar anda!
Silahkan berkomentar yang santun dan cerdas, tidak menghina, tidak memaki dan tidak menyebar kebencian. Terima kasih