Wednesday, August 2, 2017

Cara Membuat Pupuk Nutrisi Hormon Kelapa Muda Untuk Menyuburkan Tanaman dan Berbuah Lebat [Rahasia Petani Thailand]

loading...
Jika kita melihat perkebunan buah-buahan petani-petani Thailand, kita sering dibuat berdecak kagum menyaksikan lebat dan suburnya pohon yang digelayuti buah.

Makanya tak heran, jika Thailan kemudian dikenal sebagai negara penghasil buah-buah super (yang kemudian dikenal dengan istilah Bangkok).

Apakah mereka menggunakan pupuk kimaa berbahaya? Belum tentu! Justru kadang mereka menggunakan pengolahan pupuk organik yang sehat dan mudah didapat disekitar kita. (baca juga cara membuat pestisida alami yang aman)

Lihat aja nih, contoh buah-buahan di bawah ini:



Nah, salah satu rahasia penyubur buah yang sering digunakan adalah Hormon Kelapa Muda. Hormon ini terbukti bisa membuat tanaman buah menjadi subur dan memicu tanaman menghasilan buah yang banyak, besar dan menggiurkan.

Nah, bagi anda yang ingin mencobanya di rumah, berikut cara membuat hormon kelapa muda yang menjadi rahasia petani Thailand.

Bahan-bahan:
  • 2kg Kulit telur dibasuh bersih dan dikeringkan
  • 2kg Gula Perang
  • 1 biji Ragi tapai
  • 1 botol Yakult
  • 2 kotak Susu segar
  • 2 biji Air kelapa muda
Cara membuat dan menggunakan:

1. Blender kulit telur sampai halus dengan mengunakan blender kering (dry blender yang biasa digunakan untuk menghaluskan bumbu).
2. Campur seluruh bahan di atas semuanya di dalam satu wadah.
3. Simpan selama 14 hari, jangan lupa diaduk sekurang-kurangnya 2 hari sekali
4. Setelah 14 hari, Tiriskan bahan untuk mengambil pati air perendaman.
5. Buangk daun-daun yang terlalu tua (menguning) pada tanaman yang akan disirami pupuk.
6. Campurkan 10 ml pati hormono bersama 20 liter air dan siramkan pada permukaan daun seminggu sekali.

Nah, selamat mencoba, semoga tanaman kesayangan anda buahnya jadi lebat seperti tanaman petani-petani di Thailand di bawah ini:







loading...

0 komentar:

Post a Comment

Artikel ini belum lengkap tanpa komentar anda!
Silahkan berkomentar yang santun dan cerdas, tidak menghina, tidak memaki dan tidak menyebar kebencian. Terima kasih