Orang Rajin Bersedekah Itu Bahagia, begini penjelasan ilmiahnya...

Pernahkah kita merasakan, ketika kita mengeluarkan sedekah kepada orang yang membutuhkan, ketika kita bisa membantu meringankan beban orang lain, lalu muncul perasaan bahagian entara dari mana dalam lubuk hari kita?;

Thursday, January 5, 2017

Para Suami, Engkau Menginginkan Istri Yang Seperti Apa?

Hari ini, admin ingin share sebuah renungan yang bagus dan penuh inspirasi, khususnya bagi mereka yang sedang menjalani kehidupan rumah tangga.  Tulisan ini didapat dari sharing di media sosial Whats'App, dan mudah-mudahan bermanfaat buat kita semua. 

Alkisah, seorang teman merasa istrinya semakin lama semakin egois dan kasar. Karena itu, mereka bertengkar setiap hari.

Saking seringnya bertengkar, lelaki ini memiliki selingkuhan. Akhirnya, mereka bercerai dan sang suami menikah lagi dengan selingkuhannya. Sang mantan istripun tak lama kemudian menikah lagi.
Mereka masih belum dikaruniai anak. pernikahan baru keduanya masing masing berjalan dengan sangat lancar.

Tetapi setelah menikah, istri baru dari lelaki ini semakin lamapun kelembutannya semakin pudar.
Rumah tangga mereka berakhir sama seperti yg dulu, sedikit sedikit bertengkar.
Istri barunya bahkan tidak mau mengerjakan pekerjaan rumah, teman saya terpaksa membersihkan rumah sendiri.

Teman saya merasa nasib dia tidak baik, mengapa ia selalu memilih istri yg kurang baik, setiap hari ia mengeluh.

Sampai suatu hari, di suatu acara makan malam ia secara kebetulan bertemu dengan suami baru mantan istrinya.

Pada awalnya kedua lelaki ini tidak berbicara apa apa, tetapi setelah saling menyapa merekapun minum bersama.

Akhirnya teman saya tak bisa menahan diri lagi dan bertanya bagaimana keadaan rumah tangga mereka. Suami baru mantan istrinya ini tidak tampan, tetapi sangat teliti dalam berbicara.
Ia berkata, “Istri saya adalah wanita yg sangat hebat, sangat perhatian dan lembut, ia mengerjakan seluruh pekerjaan rumah tanpa mengeluh. Juga sangat menyayangi saya, ia selalu bersikap baik ke orangtua, saudara, dan teman teman saya. Saatnya jujur dia akan jujur, saatnya butuh perhatian, dia akan memberi perhatian penuh. Wanita seperti ini, sudah sedikit sekali.”

Teman saya setelah mendengarnya merasa bingung, dan berpikir apa dia memang sebaik itu?. Mengapa dulu dia sama sekali tidak menyadarinya?. Pasti ini semua cuma bualan suami baru istrinya ini untuk membuat saya bingung.

Tak lama kemudian, kebetulan sekali, teman saya pergi berbelanja ke supermarket dan melihat mantan istri dan suami barunya sedang berbelanja.

Ia bersembunyi di samping dan memperhatikan, akhirnya ia menyadari pasangan itu benar benar bahagia.

Kebahagian itu bisa ia lihat dari senyuman mantan istrinya yg selalu bermekaran. Juga bisa dilihat dari pelukan lembut yg diberikan oleh lelaki di sampingnya itu.

Sebenarnya, di bermacam situasi, istri berubah menjadi malaikat atau berubah menjadi nenek sihir, semua tergantung pada lelaki.

Didetik wanita memutuskan untuk menikah, ia juga memutuskan untuk menjalani hidup dengan baik bersama suaminya.

Walaupun dalam pernikahan, kesabaran merupakan suatu kebajikan, tetapi jika ada cinta maka ada toleransi.

Saat anda merasa tidak puas dengan wanita anda, wanita pun tidak peduli lagi. Jadi, jika anda menginginkan wanita baik seperti malaikat, terlebih dahulu perlakukan dia sebagai malaikat.
Karena semua wanita di dunia yang sudah menjadi “istri seseorang” memiliki potensi menjadi malaikat.

Saat anda bisa melakukannya dengan baik, anda akan menyadari bahwa perubahan sikap anda dapat membentuk sesosok malaikat yg sempurna.

Cinta wanita muncul karena kasih sayang pria, Kebencian wanita muncul karena kebohongan pria; Keluhan wanita muncul karena kedinginan pria. Kebahagiaan wanita muncul karena kehangatan pria. Kecantikan wanita muncul karena dimanjakan pria. Kerusakan wanita adalah hutang pria.

Wanita adalah sebuah piano, jika bertemu dengan seorang pianis handal, suara yg dihasilkan adalah lagu kelas dunia, jika dimainkan oleh orang biasa, maka akan menghasilkan lagu pop, tetapi apabila dimainkan oleh orang sembarangan, pasti tidak akan membentuk sebuah lagu.
loading...

Wednesday, January 4, 2017

Fenomena Post-Truth... Ketika Kebenaran Tak Lagi Penting dan Sulit Dikenali

Pernah dengar istilah post-truth? Saya sekedar ingin sedikit berbagi tentangnya.

Sekarang ini, konon kita hidup di era post-truth. Sebuah istilah yang cukup populer belakangan ini. Bahkan, Oxford dictionary menobatkannya sebagai kata paling populer di tahun 2016, the word of the year.


Di era post-truth, batas antara kebenaran dan kebohongan, kejujuran dan ketidakjujuran, fiksi dan non-fiksi tidak lagi jelas. Fakta-fakta  objektif dipandang tidak lagi penting untuk membangun opini publik. Alih-alih opini dibangun dengan cara membangkitkan emosi dan keyakinan personal.

Istilah post-truth dilekatkan penggunaannya dalam banyak peristiwa politik, terutama yang ditampilkan melalui media. Politik post-truth.

Wikipedia mendefinisikan politik post-truth sebagai berikut:

Post-truth politics (also called post-factual politics) is a political culture in which debate is framed largely by appeals to emotion disconnected from the details of policy, and by the repeated assertion of talking points to which factual rebuttals are ignored.

Menurut Oxford Dictionaries , istilah post-truth pertama kali digunakan pada 1992 oleh penulis esai Serbia-Amerika kenamaan, Steve Tesich dalam esainya di majalah The Nation .

Penggunaan yang paling menonjol misalnya adalah peristiwa Brexit di UK dan pemilu USA (lihat lebih lanjut dalam The Guardian). Dua kasus ini disebut sebagai contoh pengguna post-truth yang sangat menonjol. Misalnya saja, dalam kampanyenya, seorang calon Presiden menyebut si rivalnya sebagai  'pendiri' ISIS atau juga lawannya sebagai 'co-founder'nya. Ia tidak peduli itu benar atau salah.yang penting orang percaya. Post-truth justru membuatnya mendapat coverage media yang luas. Dengan kata lain, medialah yang menjadi tempat bagi tumbuh berkembangnya post-truth.

Jika kita mengamati hiruk pikuk politik di Indonesia, kira-kira fenomenanya sama. Opini publik dibangun melalui sentimen emosional bukan fakta atau logika. Fakta objektif tidak lagi penting. Tak peduli itu benar atau salah. Yang penting publik percaya. Itulah dunia post-truth. Bukankah di situ hoax dan rumors merajalela?

Jika medsos dan bahkan media-media mainstream berperan penting pada semakin efektifnya post-truth, maka betapa sulitnya bagi kita untuk melihat dan memilah mana fakta atau kebohongan, mana kejujuran atau ketakjujuran, mana fiksi atau fakta. Inilah dunia post-truth, ketika kebenaran tidak lagi penting. Welcome to the post-truth world!  

Sekarang pilihan ada di tangan kita, berpandai-pandailah membaca berita, menganalisa berita, dan mempercayai berita.

(Sumber: Wikipedia, The Guardian, Shareed di Whatts App), 
loading...

Berguru Dengan Ulama Selama 33 Tahun, Tapi Hanya Belajar 8 Hal...!

Dalam kitabnya yang berjudul Ayyuhal Walad, Imam Hujjatul Islam Abu Hamid al-Ghazali menukil sebuah diskusi antara Imam Syaqiq al-Balkhi dan muridnya Hatima Al-Asham. Baiklah kami nukil kembali kisah tersebut dengan perubahan gaya bahasa seperlunya, mudah-mudahan menjadi pengajaran bagi kita.

Syahda suatu hari, Imam Syaqiq Al-Balkhi bertanya kepada muridnya Hatim Al-Asham:

"Sudah berapa lama engkau menuntut ilmu dariku?".

"Sudah 33 tahun", jawab Hatim.

"Apa yang telah kau pelajari, selama 33 th ini?", tanya Imam Syaqiq.

"Hanya 8 hal ", jawab Hatim.

" Inna lillahi wa inna ilaihi rooji'uun ! Kuhabiskan umurku untuk mendidikmu, namun kau hanya mempelajari 8 hal dariku?", Ucap Imam Syaqiq penuh heran.

"Benar Yaa Syeikh, aku hanya mempelajari 8 hal saja, aku tidak mau mendustai anda", jawab Hatim.

"Coba sebutkan 8 hal yang telah kau pelajari itu ! ". pinta Imam Syaqiq.

Hatim Al-Ashom pun berkata :

Pertama :
"Kulihat setiap manusia memiliki seorang kekasih. Ketika dia mati, kekasihnya ikut menghantarkannya hingga ke kubur, lalu meninggalkannya sendirian di sana.

○Maka,
Aku lebih memilih amal kebajikan sebagai kekasihku, Sehingga ketika nanti Aku masuk liang kubur, amalku akan ikut bersamaku".

♥Kedua :
"Aku merenungkan Wahyu Allah SWT : "Dan Adapun orang-orang yang takut kepada Kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, maka surga lah yang akan menjadi tempat tinggalnya".
(QS. An Naazi'aat,79:40-41).

○Aku sadar,
Bahwa Firman Allah pastilah benar,
Maka Aku pun berjuang untuk melawan keinginan nafsuku, hingga nafsuku tunduk kepada Allah SWT ".

♥Ketiga :
"Aku perhatikan manusia selalu memuliakan dan menyimpan harta benda berharga yang mereka miliki, lalu Kupelajari Firman Allah swt :
"Apa yang ada di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada disisi Allah akan kekal". (QS. An Nahl,16:96).

○Maka setiap kali Aku memperolehi sesuatu yang berharga,
Aku pun sedekahkannya di jalan Allah swt, agar hartaku selalu tetap terjaga di sisi-Nya".

♥Keempat :
"Aku melihat setiap manusia mengejar harta, kedudukan, kehormatan dan kemuliaan nasab.
Namun setelah aku mempelajarinya, ternyata semua itu tidak ada apa-apa, saat Aku membaca Wahyu Allah swt :
"Sesungguhnya, orang yg paling mulia di sisi Allah, adalah orang yang paling bertaqwa (kepada Allah) di antara kalian".
(QS. Al Hujurat,49:13).

○Kerena itulah,
Aku pun beramal utk mewujudkan Taqwa, agar Aku memperoleh kedudukan yang Mulia di sisi Allah SWT.

♥Kelima :
"Aku melihat manusia saling mencela dan melaknat, dan sumber semua itu adalah hasad (kedengkian). Lalu aku mempelajari Wahyu Allah SWT :
"Kami telah membahagikan untuk penghidupan mereka di alam dunia".
(QS. Az Zukhruf,43:32).

○Akupun sedar,
Bahwa semuanya telah di bahagi oleh Allah swt.
Maka aku tinggalkan sifat Hasad (dengki), aku jauhi manusia, dan aku tidak bermusuhan dengan seorang pun".

♥Keenam :
"Aku melihat manusia saling menganiaya dan saling membunuh, padahal Allah SWT berfirman :
"Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh bagimu, maka jadikanlah ia sebagai musuh(mu)".
(QS. Al Fathir,35:6).

○Oleh sebab itu,
Aku tinggalkan permusuhan dengan manusia dan aku menjadikan syaitan sebagai satu-satunya musuhku.
Aku selalu mewaspadainya dengan sekuat tenaga, sebab Allah swt sendiri yg telah menjadikan Syaitan sebagai musuhku".

♥Ketujuh :
"Aku melihat setiap orang hanya demi sepotong roti (harta), mereka rela menghinakan diri mereka sendiri dengan melakukan hal-hal yang di haramkan oleh Allah swt. Lalu kuperhatikan Firman Allah SWT :
"Dan tiada satu pun binatang melata di bumi, melainkan Allah telah menanggung rezekinya".
(QS. Hud,11:6).

○Aku sedar,
Bahawa diriku adalah salah satu dari yang melata itu, dan Allah swt telah menjamin Rezekiku.
Oleh kerana itu, aku sibukkan diriku untuk menunaikan kewajiban yang telah di berikan oleh Allah swt dan aku tidak pernah risau sesuatu yang telah di jamin oleh Allah swt untukku".

♥Kedelapan :
"Aku melihat semua orang bergantung kepada Makhluk Allah swt.
Ada yang bergantung kepada ladangnya,
bergantung kepada perniagaannya,
bergantung kepada pekerjaannya, dan
bergantung kepada kesihatan jasmaninya.
Akupun kembali kepada Firman Allah :
"Dan barang siapa yg bertawakkal kepada Allah, maka Allah akan mencukupkan (segala keperluan) nya".
(QS. Ath Thalaaq,65:3).
loading...

Tuesday, January 3, 2017

Tips Menanam Kurma Di Indonesia Agar Bisa Berbuah

Kurma merupakan buah yang digemari banyak orang. Khusus bagi kalangan muslim, buah ini memiliki keistimewaan karena menjadi salah satu menu penting di bulan Ramadhan. [Baca: Sejuta manfaat buah kurma]

Kurma , (dalam Arab: disebut تمر‎, Tamr; nama latin Phoenix dactylifera) adalah tanaman palma (Arecaceae) dalam genus Phoenix, Nama spesies dactylifera "date-bearing" berasal dari Yunani kuno, dáktulos, "kurma" (juga "jari") dan batang dari kata kerja Latin, ferō, "Saya memberi".

Kurma telah menjadi makanan pokok di Timur Tengah selama ribuan tahun lamanya. Pohon Kurma diyakini berasal dari sekitar Teluk Persia dan telah dibudidayakan sejak zaman kuno dari Mesopotamia ke prasejarah Mesir, kemungkinan pada awal 4000 SM. Bangsa Mesir Kuno menggunakan buahnya untuk dibuat menjadi anggur kurma dan memakannya pada saat panen. Ada bukti arkeologi budidaya kurma di bagian Arab timur pada tahun 6000 SM.

Dulu, orang beranggapan bahwa kurma hanya bisa ditanam di Arab, bahkan ada yang sampai bilang kalau "kurma tidak dapat berbuah pada bagian bumi yang tak pernah dipijak oleh Nabi’ Tentu saja opini ini tidak benar. Karena sudah terbantahkan dengan tumbuh dan berbuahnya tanaman kurma di California, Australia, Thailand, Malaysia dan terakhir di beberapa tempat di Indonesia. Di Bangka, tepatnya 10 kilometer dari kota Pangkal Pinang, sudah ada enam hektar kebun kurma yang sudah mulai berproduksi. Tak lama lagi, 100 hektar kebuh kurma di Aceh juga bakal menyusul.

Sejak dulu sudah banyak masyarakat Indonesia yang mencoba untuk membudidayakan tanaman kurma di halaman rumah mereka. Namun karena budidaya tersebut mayoritas dilakukan hanya sekedar coba-coba atau hanya untuk penghias halaman rumah, membuat pembudidayaan dilakukan dengan tidak maksimal, bahkan hanya sekedar ditanam. Akibatnya, hampir semua tanaman kurma yang ditanam di Indonesia, pertumbuhannya tidak maksimal, kalaupun tumbuh maka tidak bisa berbuah, dan jika ada satu-dua pohon yang berbuah, maka ukuran buahnya pun kecil-kecil.

Hal itulah yang membuat munculnya satu anggapan bahwa kurma yang ditanam di Indonesia tidak bisa berbuah. Pendapat tersebut dikuatkan oleh suatu fakta bahwa selama ini Negara-negara yang dikenal sebagai produsen buah kurma adalah Negara-negara Timur Tengah yang nota bene memiliki cuaca yang panas dan berbeda jauh dengan cuaca yang ada di Indonesia.

Menurut ahli perkurmaan, di dunia ini ada lebih dari 1.600 jenis kurma. Kurma termasuk palma yang paling beragam variannya. Harga buahnya juga sangat variatif. Mulai yang termurah, kurma mesir alias kurma curah yang ‘cuma’ seharga Rp.20.000/kg, sampai kepada kurma ajwa (kurma nabi) yang dibanderol seharga 350-500 ribu rupiah per kilogram tergantung ukuran buah. Makin besar makin mahal.  Sedangkan kurma lulu (kurma madu) yang kemarin penulis beli, harganya Rp.110.000/kg.

Dewasa ini di Indonesia ada sementara pihak yang berusaha mengembangkan pertanaman kurma (baca : jualan bibit kurma) dengan motto : ‘menanam satu batang pohon kurma sama hasilnya dengan menanam satu hektar sawit’. Tentu saja ini sekedar penyemangat lho, bukan yang sebenarnya!

Namun begitu, ada satu hal yang sangat mengembirakan para peminat pertanaman kurma di Indonesia. Tanaman kurma yang di tempat asalnya, jazirah Arab, butuh waktu sampai sepuluh tahun baru dapat berproduksi, di Indonesia hanya butuh waktu setengahnya. Mungkin karena tanah kita jauh lebih subur dari pada tanah Arabia yang terkenal tandus dan kadar pasirnya terlalu tinggi.

Di Indonesia, tanaman kurma cocok dibudidayakan di dataran rendah. Tempat di mana cahaya matahari bersinar penuh, cuaca panas di siang hari dan air tanahnya dekat. Daun kurma memang membutuhkan paparan cahaya dan suhu yang relatif tinggi, namun akarnya membutuhkan banyak air. Itulah sebabnya, di negeri asal, kebun kurma umumnya dipasangi irigasi pipa.

Kendala utama pengembangan kurma di negeri kita adalah sulit dan mahalnya harga bibit. Jangan terkejut jika bibit kurma varietas KL1, asal Thailand, dikembangkan dengan teknik kultur jaringan, umur setahun setengah sampai dua tahun, harga  perbatangnya adalah satu setengah juta rupiah!

Kurma termasuk palma dengan kelamin terpisah atau berumah dua. Ada jantan dan ada betina. Yang bisa menghasilkan buah hanyalah yang berkelamin betina, sedangkan yang jantan hanya menghasilkan serbuk sari atau polen. Penyerbukan (polinasi/pendebungan) kurma biasanya juga dilakukan dengan cara buatan atau dengan bantuan manusia, seperti pada proses penyerbukan tanaman salak.

Aslinya, kurma dapat dikembangkan melalui biji. Biji kurma yang Anda dapat dari membeli buah kurma di warung-warung atau toko pangan, dapat dikecambahkan lalu ditanam di depan rumah. Biji kurma itu masih hidup, dan proses pengolahan buah kurma tidaklah melalui perebusan.  Hanya saja, dari 100 biji kurma yang ditanam, hanya sekitar 10 yang akan menjadi betina, 40 hermaprodit dan 50 jantan. Padahal rasio ideal jantan- betina tanaman  kurma adalah 1:40. Artinya, satu batang kurma jantan akan menghasilkan polen yang cukup untuk proses polinasi 40 batang pohon kurma betina. Polen juga dapat disimpan dalam waktu yang lama (6 bulan) jika dimasukan ke dalam wadah kedap udara lalu ditaruh di dalam kulkas.

Orang biasanya hanya menyimpan polennya, tanpa mengikutkan mayangnya. Di Youtube banyak di sharing bagaimana cara melakukan polinasi putik kurma.

Secara fisik, biji, kecambah, bibit dan pohon kurma sulit dibedakan jenis kelaminnya. Kelamin kurma baru diketahui secara pasti saat ia sudah mengeluarkan bunga/mayang. Bunga kurma jantan berwarna putih sedangkan bunga betina cenderung kekuningan. Bunga betina berputik sedangkan bunga jantan bertepung sari .

Pengembangan kurma lewat biji memang cara termurah,namun mengandung dua kerugian mendasar, yakni rasio kelamin yang tak menguntungkan, dan akan berbuah paling cepat dalam masa sembilan tahun terhitung sejak dikecambahkan.

Bibit kurma KL I asal kurtur jaringan Eks Thailand
[sumber: mitratunasmandiri.blogspot.co.id]
Cara kedua adalah menggunakan anakan atau offshot. Pohon kurma dewasa akan mengeluarkan anak, sama seperti anakan pada tanaman salak. Semua anak pohon kurma jantan adalah jantan. Dan 70 persen anakan kurma dari pohon betina adalah betina, sisanya jantan dan hermaprodit. Kita tak terlalu membahas jenis kelamin hermaprodit kurma karena pada kenyataannya, kurma kelamin hermaprodit juga nyaris tak menghasilkan buah.

Cara ketiga adalah melalui proses kultur jaringan. Dengan cara ini, sex ratio bibit kurma dapat diatur sejak awal. Hanya saja, karena di Indonesia belum ada pihak yang membuat bibit kurma kuljar ini, harga bibit impornya jadi begitu mahal. Memang ada bibit kurma kuljar yang harganya hanya separuh dari harga di atas, namun sulit mendapatkanya. Bibit ini masuk dari jalur-jalur tertentu.

Membudidayakan kurma sejatinya tidaklah sulit. Tanah kita jauh lebih subur dan air tanah kita jauh lebih banyak dibandingkan alam di kampung asal kurma itu. Jika berhasil, pertanaman kurma akan memberikan hasil sepuluh kali lebih banyak dari pada berkebun tanaman lain, semisal kelapa sawit tadi. Tanamlah jenis kurma yang harga jual buahnya cukup baik, semisal kurma lulu atau deglet noor. Yang lebih baik adalah kurma bahree dan kurma ajwa. Saya sarankan deglet noor atau bahree, karena ajwa agak sulit berbuah di Indonesia. Ajwa butuh suhu yang lebih tinggi agar buahnya dapat berkembang dengan baik. Sementara kurma lulu rasio biji betinanya terlalu kecil.

Seiring dengan semakin majunya teknologi pertanian, budidaya kurma pun sudah dilakukan di Indonesia, dan terbukti dengan sistem tanam yang intensif, pohon kurma yang ditanam di Indonesia dapat menghasilkan buah. Jika dibandingkan dengan buah kurma yang dihasilkan Negara-negara Timur Tengah, buah kurma dari pohon yang ditanam di Indonesia, kualitasnya memang masih kalah. Namun demikian kurma Indonesia sudah layak jual. Artinya, anggapan yang selama ini berkembang bahwa pohon kurma yang ditanam di Indonesia tidak dapat berbuah, dapat ditepis.

Hanya saja, karena iklim Indonesia memang berbeda jauh dari iklim tempat pohon kurma berasal, sejumlah perlakuan khusus memang harus diberikan, agar pohon kurma yang ditanam di Indonesia dapat berbuah. Perbedaan tersebut diantaranya pada sisi suhu udara yang di Indonesia hanya sekitar 33OC sementara di Timur Tengah mencapai 40OC – 50OC. Begitu juga dengan curah hujan, jika di Timur Tengah jarang sekali terjadi hujan, sementara di Indonesia sering. Padahal untuk mematangkan buah kurma yang ada di atas pohon diperlukan sinar matahari yang cukup. Perlakuan khusus atau beberapa hal yang harus diperhatikan saat melakukan budidaya kurma di Indonesia agar dapat berbuah diantaranya adalah:

1. Pilih kultivar kurma dari Jenis yang dipastikan dapat tumbuh baik di Indonesia. Sebab dari puluhan kultivar kurma yang ada, tidak semuanya cocok untuk ditanam di Indonesia. Beberapa kultivar kurma yang dapat ditanam di Indonesia dan dapat menghasilkan buah adalah: ajwa, lulu, amir, dan nabi.

2. Untuk setiap 25 batang pohon kurma betina, tanam satu pohon kurma jantan.

3. Gunakan bibit kurma betina dari tanaman induk yang berkualitas baik.

4. Ketika pohon kurma sudah dewasa dan siap kawin, lakukan penyerbukan buatan dengan cara mengikat bunga jantan dan bunga betina atau dengan merontokkan serbuk sari bunga jantan ke bunga betina.

5. Pada saat pohon kurma berbuah, berikan asupan gizi yang cukup dengan memberikan pupuk, pengairan yang cukup serta menghindarkan dari gangguan burung dan lalat.

6. Lakukan penjarangan dengan memangkas buah yang terlalu kecil dan menyisakan buah yang besar, agar buah yang berukuran besar tersebut dapat tumbuh dengan bagus dan menjadi lebih besar.

Dengan memperhatikan beberapa hal tersebut di atas, pohon kurma akan dapat tumbuh dengan baik, berbuah lebat, dan buahnya memiliki kualitas yang layak untuk dijual, meskipun pohon kurma tersebut ditanam di Indonesia.

Dari berbagai sumber
loading...

Pantun Jenaka Campur-Campur Melayu Inggris... Tapi Penuh Pengajaran

Pulau pandan so far ke tengah
Gunung daik bercabang triple
Benda mungkar together we tegah
Dosa maksiat jangan ambil simple



Buah cempedak outside the pagar
Take the galah tolong jolokkan
Larangan agama don't dilanggar
Pesan ulamak don't dimomokkan

Tanam pisang closed together
So the puyuh cannot lari
Kita tak hidup di dunia forever
That's why kena selalu muhasabah diri

Two three kucing berlari
Never be the same to kucing belang
Make sure istighfar setiap hari
Just in case ajal menjemput senang

So high is the matahari
Anak buffalo dead tertambat
Always reflect membersihkan diri
Selagi bernyawa before terlambat

Bread is roti
Shadow is bayang
Before you mati
Better you sembahyang

Nah, cammana brader? Best kan...? So, jangan liat kata-katanya, tapi tengoklah pengajaran di dalamnya. Semoga tahun 2017 ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Amin...

Pantun jenaka adalah pantun bersajak yang dirangkai dengan kata-kata dan kalimat jenaka yang menggelitik, tapi mengandung substansi yang baik.
loading...