Friday, July 15, 2016

[Hikmah]: Kisah Kerbau Warisan... Memberi Tidak Akan Membuatmu Kehilangan

loading...
Alkisah, ada seorang ayah yang mempunyai 3 orang anak dgn harta sebanyak : "19 ekor kerbau"

Ketika mendekati ajalnya, sang Ayah membagikan warisan kepada ke tiga anaknya dengan pesan :

1/2 utk anak pertama,
1/4 utk anak kedua,
1/5 utk anak ketiga.

Setelah sang ayah meninggal dunia.

Ketiga anaknya membagikan kerbau sesuai pesan ayah mereka. Tapi mereka menemukan kesulitan dan keganjilan

1/2 x 19 = 9,5 ekor
1/4 x 19 = 4,75 ekor
1/5 x 19 = 3,8 ekor

Bagaimana tidak, masing-masing anak akan mendapatkan bagian kerbau yang tidak utuh dan masing-masing masing-masing TIDAK MAU mengalah  semua berusaha mendapatkan bagian secara utuh
karena harta peninggalan sang ayah berjumlah 19 ekor kerbau.

Kabar tentang pertengkaran mereka terdengar oleh seorang bapak miskin yang hanya mempunyai 1 ekor kerbau.

Karena prihatin dengan hal tersebut, akhirnya sang bapak menemui mereka dan bersedia dengan ikhlas memberikan kerbaunya supaya masing-masing anak mendapat bagian yang utuh, sehingga jumlah kerbau menjadi 19+1=20 EKOR

Anak-anak itu setuju, dan mereka mulai membagi :

Anak pertama mendapat :
1/2 x 20 = 10 ekor

Anak yang kedua mendapat bagian :
1/4 x 20 = 5 ekor

Anak yang ketiga mendapat bagian :
1/5 x 20 = 4 ekor.

Demikianlah masing-masing anak mendapatkan bagian yang utuh.

Dan totalnya ternyata 10+5+4=19.

*AJAIB KAN ?*
Akhirnya tersisa 1 ekor yang diberikan kembali pada bapak miskin yang bijak tadi.

Percayalah jika kita memberi dengan ikhlas untuk menjadi bagian dari solusi, ternyata kita *TIDAK KEHILANGAN* sesuatu apapun, malah memberi manfaat bagi sesama karena *Tuhan lah yang akan menggantikan semua itu.

Seperti dalam kasus ini walaupun sebenarnya sang bapak yang miskin tidak mengharap kerbaunya kembali, karena ia telah ikhlas menjadi bagian dari solusi itu ...............!!!

*PESAN MORAL :*

Memberi, tidak berarti akan mengurangi harta kita punya walau sepeser pun.
loading...

0 komentar:

Post a Comment

Artikel ini belum lengkap tanpa komentar anda!
Silahkan berkomentar yang santun dan cerdas, tidak menghina, tidak memaki dan tidak menyebar kebencian. Terima kasih