Orang Rajin Bersedekah Itu Bahagia, begini penjelasan ilmiahnya...

Pernahkah kita merasakan, ketika kita mengeluarkan sedekah kepada orang yang membutuhkan, ketika kita bisa membantu meringankan beban orang lain, lalu muncul perasaan bahagian entara dari mana dalam lubuk hari kita?;

Thursday, August 10, 2017

Segudang Hikmah dan Inspirasi Dalam Gambar Kartun

Apa kabar sahabat? Mudah-mudahan sehat wal afiat.

Hikmah adalah milik seorang mukmin, di mana pun ia temukan, ia harus memungutnya! HIKMAH bisa didapat dari siapa saja dan dalam peristiwa apa saja.

Ambillah hikmah yang kamu dengan dari siapa saja, sebab hikmah itu kadang-kadang diucapkan oleh seseorang yang bukan ahli hikmah. Bukankah ada lemparan yang mengenai sasaran tanpa disengaja?”  (HR. Al-Askari dari Anas ra dalam kitab Kashful Khafa’ Jilid II, h.62)


Imam al-Jurjani rahimahullah dalam kitabnya memberikan makna AL-HIKMAH secara bahasa artinya : ilmu yang disertai amal (perbuatan), atau perkataan yang logis dan bersih dari kesia-siaan.

AL-HIKMAH juga bermakna : kumpulan keutamaan dan kemuliaan yang mampu membuat pemiliknya menempatkan sesuatu pada tempatnya (proporsional/ADIL)

 AL-HIKMAH juga merupakan ungkapan dari perbuatan seseorang yang dilakukan pada waktu yang tepat dan dengan cara yang tepat pula.

Orang yang ahli ilmu HIKMAH disebut al-Hakim, bentuk jamaknya (plural) adalah al-Hukama. Yaitu orang-orang yang perkataan dan perbuatannya sesuai dengan sunnah Rasulullah.”.

Mari selami makna-makna di balik gambar kartun ini... mudah-mudahan memberi inspirasi buat kita semua.

Dalam hidup ini, setiap orang membutuhkan sahabat yang seperti di gambar ini. Ketika kamu susah, maka aku akan menjadi penopang; KETIKA aku susah, dia akan menjadi penopang; KETIKA dia susah, kamu akan menjadi penopang. Kalau kamu memiliki sahabat seperti ini, hidup tidak akan ada penyesalan
Tanpa kegiatan atau kesibukkan, maka malaspun akan tertanam dalam diri kita. Tanpa mimpi, maka kejatuhan akan berakar dalam diri kita. Semakin lama, akarnya akan semakin dalam. Sampai suatu hari bahkan mau berdiri pun sudah sangat sulit
Kadangkala hidup ini RINGAN atau BERAT, tergantung dari jalan yang kamu pilih
KADANGKALA orang yang mengulurkan tangannya padamu, belum tentu benar-benar ingin menolongmu
Untuk bekerja sama, kita harus melepas keegoisan dan saling menghormati. Untuk bekerja sama seumur hidup, maka harus merubah kebiasaan buruk dan menjadi dewasa bersama. Kalau kamu hanya tau egois dan tidak bisa saling mempersilakan, maka suatu hari kamu pun akan kalah. Entah dalam pekerjaan, pernikahan, persahabatan, kamu harus belajar menjadi dewasa bersama
Kadangkala mempunyai berapa banyak sumber daya tidaklah penting, kalau kamu tidak tahu CARA menggunakannya, selamanya kamu tidak akan pernah merasa cukup
 PANTANG MENYERAH, bertahan sedikit lagi maka kamu akan berhasil 
Susunlah rencana yang matang. Kalau arahmu salah, semakin berjuang semakin TERTEKAN
Belajarlah KREATIF dan INOVATIF

loading...

Mengenal Thifan Po Khan, Beladiri Kungfu Ala Muslim Tiongkok

Bagi kalangan pecinta bela diiri, nama Tifan Po Khan memang tidak sepopuler seni beladiri lainnya. Namun di kalangan santri, bela dini ini cukup populer.

Thifan Po Khan (kepalan tangan bangsawan) adalah beladiri yang dikembangkan oleh suku-suku muslim di dataran Cina. Singkatnya, Thifan Po Khan merupakan Kung Fu muslim yang dikhususkan untuk kalangan bangsawan.

Sejarah Thifan Po Khan
Ada beberapa macam sejarah yang penulis temukan mengenai asal-usul dari Thifan. Diantaranya:

Sejarah Versi 1:

Thifan Po Khan merupakan perpaduan dari berbagai macam beladiri dari suku – suku muslim di dataran saldsyuk(seljuk) Cina. Pada saat islam mulai menyebar ke kawasan Asia Selatan, Asia Timur dan Asia Tenggara, kaum muslimin di daerah ini mempelajari beladiri masyarakat setempat.

Pada waktu itu, seorang bangsawan dari suku Tayli yang bernama Je’nan menghimpun berbagai macam ilmu beladiri yang tersebar dari taran Saldsyuk sampai dataran Cina. Bersamaan dengan para pendekar muslim lainnya yang memiliki berbagai keahlian beladiri seperti gulat Mogul, Tatar, Saldsyuk, silat Kittan, Tayli, lalu mereka membentuk sebuah aliran baru yang bernama Shurul Khan.

Dari beladiri bernama Shurul Khan ini lalu terbentuk lagi berbagai aliran seperti: Naimanka, Kraiddsyu, Suyi, Syirugrul, Namsuit, Bahroiy, Tae Fatan, Orluq dan Payuq. Ke 9 aliran tersebut lalu diteliti dan diolah sehingga akhirnya menjadi cikal bakal lahirnya Thifan Po Khan.

Sejarah Versi 2:

Turkistan Timur
Thifan adalah nama dari salah satu daerah jajahan Cina yang terletak di Negeri Turkistan Timur, daerah ini kemudian diganti namanya menjadi Sin Kiang yang berarti Negeri Baru (Turkistan: Negeri Islam Yang Hilang, DR. Najib Kailany).

Namun jika dilihat pada peta dunia, yang akan ditemukan adalah nama Turfan, yaitu daerah otonomi wilaya Cina Utara.

Wilayah Turkistan Barat dijajah oleh Rusia dan akhirnya menjadi bagian dari Uni Soviet. Sebelum islam sampai ke tempat ini, daerah ini memiliki beberapa suku asli seperti: Tayli, Kimak, Doghan, Oirat, Kitan, Mongol, Naiman dan Kati.

Suku-suku tersebut memiliki ilmu beladiri purba berbentuk gumulan, sepak tinju, kagrul (permainan senjata) dan dipadukan dengan kampa (pengaturan napas).

Thifan Masuk Ke Indonesia

Sekitar abad ke-16, Raja dari Kerajaan Aceh yang bernama Sultan Malik Muzafar Syah mendatangkan para pelatih Thifan asal Turki Timur untuk melatih para bangsawan di Sumatera. Sejak saat itulah nama Thifan mulai dikenal di Indonesia.

Ini mungkin karena pada saat itu Aceh merupakan salah satu persemakmuran dari ke khalifahan islam yaitu Turki Utsmani / Ottoman, karenanya Aceh dikirimkan para pendekar dari Turki.

Lalu pada abad ke -18, Tuanku Rao dan kawan-kawanya menyebarkan beladiri Thifan ke daerah Tapanuli Selatan, Minang dan akhirnya ke Sumatera bagian timur sampai dengan Riau yang berpusat di Batang Uyun/Merbau. Thifan juga sampai ke daerah Betawi dan sekitarnya berkat Tuanku Haji atau Hang Udin.

Thifan mulai masuk ke pulau Jawa dari para pedagang asal Tartar. Sambil menjual kain, mereka juga sekaligus memperkenalkan Thifan pada masyarakat setempat. Sedangkan di luar Jawa, Thifan disebarkan oleh pendekar yang berpetualang bahkan sampa ke Malaysia dan Thailand Selatan.

Metode Latihan Thifan Po Khan

Pada awalnya, beladiri Thifan Po Khan ini hanya untuk kalangan bangsawan(khan) dan paham agama. Konon katanya, harus mempunyai hafalan Qur’an dan Hadist dalam jumlah tertentu barulah bisa berlatih Thifan.

Thifan terdiri dari 12 tingkatan, 6 tingkatan dasar dan 6 tingkatan selanjutnya disebut tingkatan pendekar dengan metode latihan selama 4-6 jam perhari pada waktu pagi dan sore. Tempat latihannya di pesantren, jadi tidak hanya melatih fisik namun juga belajar ilmu agama dan lainnya, ini mirip seperti para biksu Shaolin yang berlatih kung fu sambil belajar agama Budha di kuil. Di lanah (tempat latihan) tersedia hampir semua jenis senjata dalam thifan yang berjumlah sekitar 12 jenis.

Metode latihannya cukup berat, mulai dari sparring di tepi tebing, tepi laut, atas tonggak, lalu berjalan jauh sejauh 100mil, membaca jejak bahkan sampai memanjat tebing. Karena para tamid (murid) berasal dari kalangan bangsawan, maka sehabis latihan yang berat mereka bisa potong kambing alias makan makanan bergizi. Biasanya lulusan dari Thifan akan menjadi panglima perang atau laksamana.

Tentunya para tamid juga belajar kitab strategi perang shenzo setebal 16 jilid yang berisi tentang strategi pengaturan pasukan dll. Senjata yang digunakan dalam kitab shenzo baru sampai meriam peledak.

Konon katanya, seorang guru Thifan pada saat itu adalah seseorang yang sudah pernah memenangkan setidaknya 1000 pertempuran.

Perkembangan Thifan Zaman Sekarang

Ust AD Marsedek adalah orang yang mengenalkan Thifan Po Khan untuk masa modern (sekarang) dan masih keturunan asli Tartar (nama Marsedek sendiri berarti Umar Sidik dalam dialeg Urwun) Khususnya di Jawa Barat. Beliau merupakan guru besar dari Thifan Po Khan di Indonesia.

Pada jaman Orla (Order lama atau masa presiden Soekarno) ketika PKI sedang berjaya, banyak santri maupun ustad menjadi incara para komunis, kejadian ini mirip dengan kejadian revolusi budaya Cina pada zaman Mao Tse Tung. Untuk menghadapinya, banyak dari santri dan ustad di daerah Jawa Barat yang mempelajari Thifan Po Khan.

Selain ancaman dari PKI, pada saat itu juga bermunculan aliran beladiri dari luar yang tidak sesuai dengan syariat keislaman. Melihat itu, ust Marsedek mendirikan Thifan Po Khan sebagai pilihan bagi para muslim yang ingin belajar beladiri islami.

Pada awalnya, latihan Thifan dilakukan pada malam hari(mengikuti metode asalnya), ini dilakukan agar jurus tidak dicuri oleh lawan.

Ketika masuk zaman Order Baru (masa presiden Soeharto), PKI sudah diberantas sehingga umat muslim tidak lagi dalam ancaman, sehingga semangat berlatih yang tadinya membara mulai padam. Juga karena rezim Orde Baru agak alergi dengan sesuatu yang berbau islam, termasuk beladiri muslim.

Metode Latihan Thifan Zaman Sekarang

Pada zaman ust Marsedek, latihan thifan cukup keras, terkadang tahun pertama belum belajar jurus, masih latihan fisik. Metodenya masih metode lama, yaitu metode 12 tingkat dengan porsi latihan seminggu sekali selama 4 jam. Thifan yang masih menggunakan metode ini adalah thifan yang memakai seragam biru atau putih telur asin.

Pada sekitar tahun 90-an, kepemimpinan Thifan jatuh ke tangan murid terbaik ust Marsedek, yaitu ust Habib. Berbagai lanah Thifan dan Taesyukan kemudian berafiliasi kesini, lalu lahirlah Tsufuk yang menandakan Thifan asli dari ust Marsedek. Ini juga untuk menandakan bahwa Tsufuk sebagai cabang tersendiri. Thifan Tsufuk memiliki seragam berwarna merah dengan strip hijau dengan lambang tulisan dan gambar tsufuk.

Lalu Ust Habib mengubah metode latihan agar sesuai dengan zaman sekarang, agar beladiri ini cocok dipelajari berbagai kalangan seperti para pekerja, mahasiswa maupun orang yang memiliki aktivitas lainnya.

Fokus latihan pada Thifan Tsufuk ini berfokus pada pengolahan jurus / teknik. Lama latihan menjadi 2 jam namun bisa seminggu 2 kali dan ditambah dengan PR di rumah. Latihan fisik dikurangi, pus up dan skotjam dihapus. Beberapa gerakan seperti lompat harimau dan salto tidak dianjurkan untuk orang dewasa. Metode 12 tingkat diubah menjadi metode BAB:

BAB 1: mempelajari pukulan dan langkah.
BAB 2: mempelajari tendangan dan kombinasi tendangan.
BAB 3: mempelajari pukulan lurus depan, tendangan, kombinasi tangan dan kaki.
BAB 4: mempelajari tangan terbuka atau tangan kipas.
BAB 5: mempelajari patahan dan kuncian.
BAB 6: mempelajari teknik asahan serangan melayang.
BAB 7: mempelajari teknik asahan senjata.

Lalu sekitar tahun 2002, lahirlah tahapan tsenkay yang berjumlah 6 tingkat sebagai pendahuluan, tsenkay berisi jurus-jurus dari bab 1 sampai akhir yang dirangkai menjadi sebuah gerakan. Gampangnya pada tahapan tsenkay, anda akan belajar berjurus dengan cepat, lalu selanjutnya jurus anda akan di asah pada tahapan bab, sehingga serangan menjadi lebih tajam.

Walaupun syarat untuk belajar Thifan sudah tidak harus bangsawan, namun ada syarat yang tetap tidak boleh dilanggar, yaitu harus beragama islam. Ini sesuai dengan petuah para Badur / Pendekar pada masa lalu yang berbunyi “Bahwa ilmu ini di wakafkan/ diberikan cuma- cuma untuk umat islam dan untuk membela islam”.

Prinsip-Prinsip Dalam Thifan:

  • Tidak menyekutukan Allah, tidak percaya pada takhayul, khurafat dan tidak berbuat bid’ah dalam syara.
  • Berusaha amar ma’ruf nahi munkar (mengajak berbuat kebajikan dan melarang berbuat kemungkaran).
  • Bertindak teliti dan tekun mencari ilmu.
  • Tidak menganut asas ashobiah (kesukuan, kelompok).
  • Tidak menggunakan lambang-lambang, upacara-upacara, dan penghormatan-penghormatan yang menyalahi syara.
  • Urutan Latihan Thifan Tsufuk

Pemanasan Umum (General Warming Up);Senam sendi :
leher, bahu, sikut, tangan, pinggang, pinggul, kaki atas, lutut, dan pergelangan kaki.Senam jantung (aerobik) :
berlari di tempat dan lompat tali.
Dinamic stretching : tangan dan kaki.

Latihan power (dengan senam pernafasan) :
pengerasan perut, dada, leher, kepalan tangan, jari, kaki, dan seluruh tubuh.

Pemanasan Spesifik (Specific Warming Up)Dalam tahapan ini, tamid melakukan teknik bela diri dengan perlahan, tidak boleh menggunakan tenaga yang besar karena badan belum sepenuhnya siap untuk menerima gerakan berat (full power). Pemanasan spesifik ini merupakan persiapan untuk masuk ke latihan utama.
Latihan Utama (Main part of training)Pada tahap ini dilakukan semua teknik bela diri sesuai dengan metodologi yang digunakan.

Pendinginan (cooling down)Pada tahap ini dilakukan relaksasi tangan dan kaki untuk menutup pelatihan yang telah dilakukan.
loading...

Tuesday, August 8, 2017

[Renungan] Menuju Masa Tua Yang Bahagia...

Sisa umur ini pendek,

"selagi selera.....makanlah"
"selagi layak........pakailah"
"Selagi manfaat......belilah"
"Selagi bisa........berbagilah"
"Silaturahmi......lakukanlah"
Nikmati hidup apa adanya.

Dulu kita berusaha, untuk memiliki. Kini saatnya untuk melepas, harta, tahta, anak, istri semua akan kembali kepada-NYA. Bahagia terletak pada keikhlasan.

Sehari berlalu, umur berkurang, berbuat baiklah karena kita tidak tahu kapan akan dipanggil.

Hidup ini sangat singkat dalam sekejap kita mulai tua dan pasti masuk pusara..

Jangan tengok ke atas akan selalu kurang, tengok ke bawah bisa merasa cukup dan syukuri apa adanya pasti bahagia. Bersyukurlah..

Yang terbaik adalah berbuat  baik, membantu orang lain, Jangan  menyakiti, latih diri dengan berbaik sangka, agar sehat lahir batin.

Kasih orang tua tidak ada batas. Sadarlah, bila anak sakit, orang tua bagai teriris, bila orang tua sakit anak cuma tengok dan bertanya.

Anak-anak memakai uang orang tua seperti keharusan, tetapi orang tua memakai uang anak pasti rikuh. Cukupilah diri sendiri jangan berharap pemberian anak.

Rumah orang tua adalah rumah anak, tetapi rumah anak bukanlah rumah orang tua. Sadarilah.

Orang tua selalu mendoakan anak, tapi anak jarang  mendoakan orang tua. Maka bekali kubur kita dengan amal yang banyak, jangan bergantung pada doa anak.

Kebaikan dan keburukan sebagai ujian dan tdk akan berakhir sampai kita mati. Sikapi dengan syukur dan sabar.                                                                                                                                  
Kalau anak anak sudah berkeluarga dan meninggalkan kita, giliran kita untuk kembali memikirkan diri kita sendiri . . .

Bila kita tua ...
Luangkan waktu bersama pasangan anda karena salah seorang drpd kita akan pergi lebih dahulu dan yang masih hidup hanya mampu menyimpan kenangan yang indah.

Bila kita tua ...
Akan tiba masanya mau berjalan ke pintu saja susah, sementara masih berkemampuan, jalan2 lah kebeberapa banyak tempat untuk mengingat
kan kita tentang kebesaran Allah, untuk mengagumi keindahan ciptaan NYA.

Bila kita tua ...
Jangan susahkan  diri memikirkan anak2 secara berlebihan.
Mereka akan mampu berusaha sendiri.
Cuma tentukan hutang anda Lunas sebelum meninggal dunia supaya mereka tidak menanggung beban yang anda tinggalkan.

Bila kita tua ...
Luangkan waktu  bersama rekan2 lama karena peluang untuk bersama itu akan berkurang dari waktu ke waktu.

Bila kita tua ...
Terimalah penyakit apa adanya.  Karena Semua sama,  kaya atau miskin akan melalui proses yang sama, yaitu: lahir bayi, kanak2, dewasa, tua, sakit & mati

Kata-kata nasihat ...
"Cari kawan yang seperti cermin, kita gembira dia gembira, kita sedih dia ikut sedih.

Selamat menikmati Masa Tua dengan Bahagia .....
loading...

Thursday, August 3, 2017

Rahasia di Balik Doa Nabi Yunus Alaihissalam

Ilustrasi:
Sebuah lukisan dari abad pertengahan tentang Nabi Yunus (Jonah)
Jalan para pebisnis adalah jalan yang penuh liku. Tak hanya liku, jalan para pebisnis juga berhiaskan jurang dikanan dan dikiri. Tak sedikit pebisnis yang harus terjerambab dalam jurang yang dalam lagi gelap.

Semua bisa saja terjadi. Itulah bisnis. Bisa saja realita tidak berjalan sesuai rencana. Bisa saja ada satu dua pihak yang secara tidak langsung menjadi biang masalah. Ada invoice yang tak terbayar, ada penalti yang tiba-tiba harus kita bayar, ada kehilangan barang ditengah ekspedisi, ada perencanaan income yang tidak sesuai perencanaan, padahal jadwal pengembalian pinjaman terus menghantui.

Gelap... gelap... dan gelap.

***

Berbicara tentang kegelapan, ada sebuah kisah Nabi yang harus melewati episode kegelapan. Dialah Nabi Yunus 'alaihissalam. Seorang Nabi yang "gagal" bersabar mendakwahi ummatnya, pergi berlayar keluar kampungnya, kemudian harus terpilih untuk dibuang dilaut agar mengurangi beban kapal yang oleng, ditelan paus, lalu terjebak dalam gelap yang panjang.

Para mufasirin menyebut apa yang dialami Nabi Yunus sebagai tiga lapis kegelapan,

1. Gelapnya perut ikan
2. Gelapnya lautan
3  Gelapnya Malam

Kejadian ini membuat Nabi Yunus AS tersadar akan kesalahannya. Beliau kemudian bertaubat dengan sangat. Memuji Allah, kemudian mengakui kesalahan diri.

Paus itu kemudian diperintahkan Allah untuk merapat ke tepi pulau. Disanalah Nabi Yunus dimuntahkan. Di tepi pulau tersebut, terdapat tanaman buah yang menyehatkan. Lalu sekembalinya Nabi Yunus AS ke kaumnya, ternyata mereka sudah beriman.

Sangat menarik. Taubat Nabi Yunus AS bukan hanya mengeluarkan Nabi Yunus dari kegelapan perut ikan, namun Allah juga membuat kaumnya beriman, tanpa harus Nabi Yunus lelah berdakwah. Allah seakan memberi solusi berganda atas berbagai masalah sekaligus.

***

Yang menjadi pertanyaan besar kita, doa apakah yang diucapkan oleh Nabi Yunus 'alaihissalam?

Doa tersebut diabadikan didalam Al Qur'an pada surah Al Anbiya ayat 87 :

وَذَا ٱلنُّونِ إِذ ذَّهَبَ مُغَـٰضِبًا فَظَنَّ أَن لَّن نَّقۡدِرَ عَلَيۡهِ فَنَادَىٰ فِى ٱلظُّلُمَـٰتِ أَن لَّآ إِلَـٰهَ إِلَّآ أَنتَ سُبۡحَـٰنَكَ إِنِّى ڪُنتُ مِنَ ٱلظَّـٰلِمِينَ 

Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: "Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim".

Itulah dzikir Nabi Yunus didalam perut ikan, itulah doa nabi Yunus kepada RabbNya. Tak ada satupun kalimat minta dikeluarkan dari perut ikan, tidak ada satu pun kalimat protes, yang ada hanyalah taubat, memuji Allah dan mengakui kesalahan.

Laa ila ha illa anta, subhanaka, inni kuntu minadzholimin ....

***

Bertumbuh didalam dunia Dakwah dan Bisnis, mendorong kita untuk selalu mencari titik temu terhadap keduanya. Dan disinilah kita menemukan makna mendalam dari dzikir Nabi Yunus. Sebuah makna yang sangat erat dengan proses bisnis itu sendiri.

Baiklah, mari kita bahas.

Sebenarnya, apa makna mendalam dari dzikir Nabi Yunus 'Alaihissalam?

Saya membaginya kedalam tiga bagian besar.

***

1. Laa ilaha illa anta, tiada Ilah selain Allah.

Langkah pertama ketika terperosok dalam gelap adalah membangun "kemungkinan" bahwa suatu saat kita pasti akan keluar dari gelapnya masalah ini. Atau dengan kata lain, kita membunuh kemustahilan. Karena banyak yang merasa "mustahil" dapat keluar dari gelap yang mencekam.

Lihatlah suasana bathin Nabi Yunus AS, laa ilaha illa anta berarti pengakuan bahwa tiada yang aku sembah kecuali Allah, tiada yang aku takuti kecuali Allah, termasuk tiada yang dapat menyelamatkan aku kecuali Allah. Nabi Yunus AS sedang membangun

 Ketika kegelapan bisnis menerpa, terkadang kita merasa bahwa dunia akan berakhir. Kita terkadang merasa sudah tertelan ikan paus dan akan terlumat didalam perut ikan. Kita merasa dan meyakini bahwa masalah yang kita hadapi tidak ada jalan keluarnya.

Disinilah jebakan setan kepada para pebisnis. Setan membangun pesisme, setan membangun kelemahan jiwa. Belajar dari Dzikir Nabi Yunus, beliau memulai dizkirnya dengan mentauhidkan Allah. Beliau memulai dzikirnya dengan sebuah pengakuan mendalam bahwa Allahlah Tuhannya, penolongnya, pelindungnya, dan pengurusnya.

Maka  mereka yang memantapkan keimanan ketika jatuh dalam gelap. Bukan malah kehilangan keyakinan!

Langkah pertama ketika Anda jatuh kedalam gelap adalah membangun kemungkinan bahwa suatu saat Anda dapat keluar dari gelap ini. Dan dialah Allah yang dapat mengeluarkan Anda. Ini langkah bathin pertama. Membangun keyakinan.

***

2. Subhanaka, Maha Suci Engkau.

Bagian kedua dari dzikir ini adalah pengakuan atas kesucian Allah.

Para mufasirin menjelaskan, Subhanaka berarti mengakui bahwa Allah suci dan bersih dari segala kezaliman. Allah bersih dan suci dari kesalahan. Termasuk salah taqdir, salah setting, salah skenario dan kesalahan-kesalahan lainnya.

Bayangkan, Jika kita berada pada posisi Nabi Yunus, mungkin kita bertanya tanya :

Mengapa Saya? Mengapa harus Saya yang ter-undi terbuang ke laut? Mengapa nasib Saya naas seperti ini? Saya kan nabiMu Ya Rabb, Saya kan orang sholih, dan seterusnya. Faktanya, Nabi Yunus tidak demikian.

Nabi Yunus membangun sebuah kesadaran bahwa tertelannya dia di perut ikan adalah bukan kesalahan Allah dan bukan kesalahan taqdir. Karena Allah suci dari hal hal yang salah.

Inilah yang harus dibangun oleh ketika kegelapan menerpa. Bersangka baiklah pada Allah, dan HENTIKANLAH sangka buruk padaNya.

Terkadang, tak jarang ketika ada masalah, kita serta merta tidak terima akan taqdir yang terjadi. Kita gak terima atas keadaan yang menimpa. Kita gak terima, kok supplier tega banget nipu kita (misalnya). Kita gak terima, kenapa kok daya beli tiba-tiba turun, sementara investasi sudah disuntik ke bisnis baru. Kita suka gak terima, mengapa Allah timpakan ini dan itu.

Belajar dari Nabi Yunus, harusnya kita langsung menyadari bahwa Allah gak mungkin salah skenario danAllah gak mungkin zalim. Terjerambabnya kita hari ini pastilah memiliki makna. Sebuah makna yang akan membawa kebaikan pada kehidupan kita.

Makadari itu, Nabi Yunus langsung menyambung dzikir ini dengan kalimat penutup yang mencengangkan.

***

3. Inni kuntu minadzholimin, sungguh sungguh aku yang dzholim. 

Kalimat penutup dzikir Nabi Yunus ini adalah sebuah pengakuan, bahwa terjebaknya ia dalam tiga kegelapan adalah salahnya sendiri. Nabi Yunus tidak serta merta menyalahkan ABK yang membuangnya. Beliau juga tidak menyalahkan ummatnya yang tak kunjung beriman. Namun beliau menyalahkan diri sendiri. Beliau menyadari bahwa ini adalah salah beliau, ini adalah akibat dosa beliau, yang tak sabar menunggu kaumnya beriman.

 Mari kita selami hati kita, apakah kita sedang menyalahkan diri sendiri? Atau kita sedang menyalahkan orang lain?

Ketika Anda menyalahkan orang lain atas terjerambabnya diri Anda, maka relatif Anda fokus ke hal hal diluar Anda. Dan faktanya, hal hal diluar Anda tidak bisa Anda kendalikan.

Namun jika Anda mengalamatkan kesalahan pada diri Anda sendiri, maka hati Anda akan lebih damai, karena Anda pada dasarnya mampu merubah diri anda sendiri.

Ketika mitra bisnis menyakiti Anda, maka Anda segera kembalikan kepada diri Anda : "mungkin Saya terlalu buru buru bermitra, mungkin saya kurang jeli"

Ketika Anda mengalami kehilangan barang ditengah ekspedisi : "mungkin Saya salah memilih ekspedisi, mungkin Saya ada dosa-dosa yang menghambat bisnis, mungkin Saya sudah lama tidak bercengkrama dengan keluarga, mungkin Saya ada menahan rezeki orang lain"

Ketika Anda harus bergelut dengan jadwal pengembalian pinjaman : "Saya begini mungkin karena memang ambisi Saya yang salah, Saya memang kurang perhitungan, Saya terlalu pede."

ketika bathin kita sudah mengakui : bahwa memang kita yang Zalim pada diri kita sendiri, insyaAllah kita akan lebih bertanggung jawab dalam memperbaiki diri ini. Berbeda jika kita menyalahkan orang lain, maka kita relatif akan terus berfokus untuk menunggu berubahnya pihak lain. Padahal itu sama sekali tidak menyelesaikan masalah.

***

Sahabatku, jika dirangkum, ada tiga langkah bathin yang harus kita amalkan agar kita dapat keluar dari gelapnya kehidupan :

1. Mengakui Kekuatan Allah.
2. Mengakui Kesucian Allah.
3. Mengakui kesalahan diri sendiri

Yuk sahabatku, berhentilah pesimis, jauhilah putus asa. Sedalam apapun jurang yang menelanmu, akan sepanjang itulah tali pertolongan Allah padamu.

Yuk, mari sucikan Allah, Allah gak mungkin salah setting, salah skenario, salah taqdir dan salah-salah yang lainnya. Semua kegelapan ini terjadi atas izinNya, dan pastilah ia punya maksud.

Yuk, berhenti menyalahkan orang lain, ini adalah hidup kita, gelap yang menyelimuti hari ini adalah masalah kita. Kita yang bertanggung jawab atas diri kita sendiri. Menyalahkan orang lain hanya membuat kita makin stress.

Ingat, kita sedang berada di jurang yang gelap, tanpa sesiapapun yang menemani, jika Anda masih menyalahkan orang-orang yang berada diatas permukaan, maka kegelapan Anda awet. Mohon direnungkan.

Hanya TAUBAT yang dapat menjadi jalan pembuka, bagi KEGELAPAN yang menerpa.

***

Semoga bermanfaat, 
loading...

Wednesday, August 2, 2017

Cara Membuat Pupuk Nutrisi Hormon Kelapa Muda Untuk Menyuburkan Tanaman dan Berbuah Lebat [Rahasia Petani Thailand]

Jika kita melihat perkebunan buah-buahan petani-petani Thailand, kita sering dibuat berdecak kagum menyaksikan lebat dan suburnya pohon yang digelayuti buah.

Makanya tak heran, jika Thailan kemudian dikenal sebagai negara penghasil buah-buah super (yang kemudian dikenal dengan istilah Bangkok).

Apakah mereka menggunakan pupuk kimaa berbahaya? Belum tentu! Justru kadang mereka menggunakan pengolahan pupuk organik yang sehat dan mudah didapat disekitar kita. (baca juga cara membuat pestisida alami yang aman)

Lihat aja nih, contoh buah-buahan di bawah ini:



Nah, salah satu rahasia penyubur buah yang sering digunakan adalah Hormon Kelapa Muda. Hormon ini terbukti bisa membuat tanaman buah menjadi subur dan memicu tanaman menghasilan buah yang banyak, besar dan menggiurkan.

Nah, bagi anda yang ingin mencobanya di rumah, berikut cara membuat hormon kelapa muda yang menjadi rahasia petani Thailand.

Bahan-bahan:
  • 2kg Kulit telur dibasuh bersih dan dikeringkan
  • 2kg Gula Perang
  • 1 biji Ragi tapai
  • 1 botol Yakult
  • 2 kotak Susu segar
  • 2 biji Air kelapa muda
Cara membuat dan menggunakan:

1. Blender kulit telur sampai halus dengan mengunakan blender kering (dry blender yang biasa digunakan untuk menghaluskan bumbu).
2. Campur seluruh bahan di atas semuanya di dalam satu wadah.
3. Simpan selama 14 hari, jangan lupa diaduk sekurang-kurangnya 2 hari sekali
4. Setelah 14 hari, Tiriskan bahan untuk mengambil pati air perendaman.
5. Buangk daun-daun yang terlalu tua (menguning) pada tanaman yang akan disirami pupuk.
6. Campurkan 10 ml pati hormono bersama 20 liter air dan siramkan pada permukaan daun seminggu sekali.

Nah, selamat mencoba, semoga tanaman kesayangan anda buahnya jadi lebat seperti tanaman petani-petani di Thailand di bawah ini:







loading...