Penderita Maag Kronis? Coba Sembuhkan Dengan Konsumsi 5 buah-buahan ini...

Penderita maag atau gastritis sebaiknya mengonsumsi buah dan sayuran segar dalam jumlah banyak. Jenis buah yang dipilih dengan tingkat keasaman yang rendah;

Friday, April 28, 2017

[Kisah Imam Syafi'i]: Wahai Imam, Mengapa Hukuman Zina itu Begitu Berat...?!!

Alkisah, apada suatu ketika seorang pria datang dan bertanya kepada Imam Syafi'i.

"Wahai Imam, mengapa hukuman bagi para pezina sedemikian beratnya?"

Maka wajah Imam Syafi'i pun memerah, pipinya merona delima. Lalu beliau berkata,

"Karena zina adalah dosa yang bala' (besar resikonya). Akibatnya akan mengenai keluarganya, tetangganya, keturunannya hingga tikus dirumahnya dan semut di liang sekitar rumahnya."

Orang itu kembali bertanya, "Mengapa pelaksanaan hukumannya dengan itu ? Sebagaimana Allah berfirman,
" Dan janganlah rasa ibamu pada mereka menghalangimu untuk menegakkan agama.”

Maka Imam Syafi'i pun terdiam, ia menunduk lalu menangis. Setelah tangisnya berhenti, beliau berkata,

"Sebab zina seringkali datang dari cinta dan cinta selalu membuat seseorang menjadi iba. Kemudian setan datang untuk membuat kita lebih mengasihi manusia daripada mencintai-Nya."

Lalu orang itu bertanya kembali, " Dan mengapa Allah berfirman, "Dan hendaklah pelaksanaan hukuman mereka (pezina) disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman ? Bukankah hukuman bagi pembunuh, orang murtad dan pencuri, Allah tidak mensyaratkan menjadikannya tontonan?"

Seketika janggut imam Syafi'i basah, ia terguncang. Lalu beliau berkata, "Agar menjadi pelajaran." Ucapnya sambil terisak.

"Agar menjadi pelajaran." Beliau tersedu.

"Agar menjadi pelajaran." Beliau kembali terisak.

Kemudian ia bangkit dari duduknya dan matanya kembali menyala, ia kembali bersemangat dan berkata, "Sebab ketahuilah oleh kalian bahwa sesungguhnya zina adalah utang. Dan sungguh utang tetaplah utang. Salah seorang dalam nasab/keturunan pelakunya pasti harus membayarnya."

Semoga dapat menjadi pengingat bagi kita untuk menjauhi zina.
loading...

Mengetuk Hati Nurani Para Perokok

Bau dan asap rokok bagi kebanyakan orang adalah sangat mengganggu, terlebih lagi bila si perokok berada di ruangan yang tertutup bersama orang lain, di ruangan yang pengap atau dipenuhi banyak orang.

Biasanya, kondisi seperti itu bisa dijumpai di tempat semisal warung, rumah, ruangan kantor, kendaraan umum, bahkan tempat ibadah. Dan kondisi itu juga bisa terlihat di acara 'kumpul-kumpul' di tengah masyarakat, seperti: acara rapat, pesta walimahan, aqiqahan, perundingan adat, bahkan terkadang pada acara keagamaan semisal Maulid dan Isra'-Mi`raj, yang diselenggarakan di mesjid atau surau.

Memang fatwa ulama tentang hukum merokok itu beraneka ragam; mulai dari mubah, makruh hingga haram. Akan tetapi, membuat orang lain di dekat anda menjadi terusik dan terganggu, karena asap dan bau rokok anda sudah mencemari kebersihan dan kenyamanan udara di tempat itu, jelas hukum tindakan seperti ini bukan lagi Mubah, melainkan Haram atau minimalnya Makruh.

Agar lebih sedikit ilmiah, mari kita berikut ini menyimak kira-kira bagaimana persoalan ini bisa ditarik ke dalam kajian keagamaan.

Di kitab Shahih Muslim, disebutkan beberapa hadis terkait larangan masuk mesjid bagi yang orang telah memakan bawang putih dan merah, atau semacamnya. Diantaranya, hadis itu berbunyi:

من أكل من هذه الشجرة - يعني الثوم - فلا يأتين المساجد.


"Siapa yang telah memakan pohon ini (bawang putih), maka janganlah dia mendatangi mesjid".
Hadis lainnya mengatakan:

من أكل من هذه البقلة فلا يقربن مساجدنا حتى يذهب ريحها.


"Siapa yang telah memakan tanaman ini (bawang putih), maka janganlah dia (langsung) mendekati mesjid kami sampai bau tanaman tersebut hilang".

Kedua hadis ini memang secara tekstual menyebutkan bawang putih dan mesjid, namun apakah pesan hadis ini hanya terpaku dan terkhusus pada dua hal ini? Mari kita lihat bagaimana para ulama kita memahami hadis di atas.

A. Apakah larangan ini hanya berlaku pada konteks makan bawang putih?

Dalam Syarah Shahih Muslim, imam Nawawi menjelaskan:

قال العلماء : ويلحق بالثوم والبصل والكراث كل ما له رائحة كريهة من المأكولات وغيرها.


"Para ulama berkata, segala bentuk makanan atau lainnya yang beraroma tidak sedap, disamakan hukumnya dengan bawang putih, bawang merah, dan bawang perai".
Imam Nawawi juga mengutip ucapan Qadhi `Iyadh yang berbunyi:

ويلحق به من أكل فجلاً وكان يتجشى


"Termasuk juga, orang yang usai memakan lobak dan bersendawa".

Bahkan, Qadhi `Iyadh dan imam Nawawi juga mengutip pernyataan Ibnul Murabith berikut ini:

ويلحق به من به بخر في فيه، أو به جرح له رائحة


"Termasuk juga, orang yang mulutnya beraroma tidak sedap, atau memiliki luka yang berbau".
Nah, berdasarkan nukilan-nukilan ini, bau rokok dan asapnya yang tidak sedap itu bisa dikategorikan sama hukumnya dengan benda-benda yang telah disebutkan para ulama di atas. Wallaahua`lam.

B. Apakah larangan ini hanya berlaku pada konteks masuk mesjid?

Dalam Syarh Shahih Muslim, imam Nawawi juga mengutip penjelasan Qadhi `Iyadh seperti berikut ini:

وقاس العلماء على هذا مجامع الصلاة غير المساجد كمصلى العيد، والجنائز، ونحوها من مجامع العبادات، وكذا مجامع العلم والذكر، والولائم، ونحوها، ولا يلتحق بها الأسواق ونحوها.


"Para ulama menyamakan dengan mesjid, tempat-tempat salat berjemaah yang tidak berbentuk mesjid, seperti tempat penyelenggaran salat hari raya, jenazah, dan lainnya. Termasuk juga, tempat-tempat berupa majelis ilmu, majelis zikir, walimahan (pesta), dan lain-lainnya. Tapi, dalam hal ini pasar atau semacamnya tidak termasuk".

Imam Nawawi sendiri juga menyatakan:
ويؤخذ منه النهي عن سائر مجامع العبادات ونحوها كما سبق.


"Dari hadis tersebut bisa dipahami larangan mendatangi semua tempat-tempat ibadah berjemaah dan yang semacam itu, sebagaimana yang telah dijelaskan".

Berdasarkan nukilan ini, lagi-lagi bisa dipahami bahwa merokok di semua tempat atau acara perkumpulan, sehingga bau dan asap rokok akhirnya mengusik orang lain yang ada di sekitarnya, adalah sebuah tindakan yang salah.

Selain itu, imam Syafi`i, para Syafi`iyyah senior dan lainnya, menyatakan bahwa anjuran sunat untuk memakai wangi-wangian, mandi dan bersih-bersih, memotong kuku, mencukur bulu, menghilangkan aroma tidak sedap, serta memakai pakaian yang terbagus, itu semua tidak hanya terkhusus pada konteks menghadiri salat Jumat, melainkan juga berlaku untuk menghadiri acara-acara pertemuan masyarakat.

Di dalam kitab al-Majmu`, imam Nawawi menyebutkan:

واعلم أن هذا المذكور من استحباب الغسل، والطيب، والتنظف بإزالة الشعور المذكورة، والظفر، والروائح الكريهة، ولبس أحسن ثيابه؛ ليس مختصًا بالجمعة، بل هو مستحب لكل من أراد حضور مجمع من مجامع الناس، نص عليه الشافعي، واتفق عليه الأصحاب وغيرهم.


Tentunya, kalau sudah menyangkut persoalan mengusik dan menganggu orang lain, maka hukumnya tidak lagi berbicara pada tataran sunat. Sebab, hadis-hadis sebelumnya datang dalam konteks "an-Nahyu" (larangan), sehingga imam Nawawi sendiri menyatakan:

قوله صلى الله عليه وسلم : (( من أكل من هذه الشجرة - يعني الثوم - فلا يقربن المساجد ))، هذا تصريح بنهي من أكل الثوم ونحوه عن دخول كل مسجد.


"Hadis ini merupakan larangan tegas bagi orang yang memakan bawang putih dan semacamnya, untuk tidak memasuki mesjid manapun".

Wallaahua`lam.

Dikutip dari tulisan Ustads Alfitri
loading...

Thursday, April 27, 2017

Parameter Sebuah Kebodohan

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:

» وَإِذَا سَمِعُوا اللَّغْوَ أَعْرَضُوا عَنْهُ وَقَالُوا لَنَا أَعْمَالُنَا وَلَكُمْ أَعْمَالُكُمْ سَلَامٌ عَلَيْكُمْ لَا نَبْتَغِي الْجَاهِلِينَ «


"Dan apabila mereka mendengar perkataan yang tidak bermanfaat, mereka berpaling daripadanya dan mereka berkata, "Bagi kami amal-amal kami dan bagimu amal-amalmu, kesejahteraan atas dirimu, kami tidak ingin bergaul dengan orang-orang jahil." (QS. Al-Qashash: 55).

Saudaraku,
Imam al-Dzahabi menukil kisah dalam karyanya yang sangat spektakuler "Siyar a'lam an-Nubala', jilid 3 hal, 202.

Suatu hari Nafi’ bin Abdul Harits mendatangi Amirul Mukminin (Umar bin Khattab) di daerah ‘Asfan (di mana Nafi' menjadi gubernur Mekkah kala itu).

Umar bertanya, “Siapa yang engkau tunjuk sebagai pejabat sementara di Mekkah jika engkau ke luar daerah?."

Nafi’ menjawab, “Ibnu Abza" (Abdurahman bin Abza al-Khuza'i).

Umar bertanya, “Siapa Ibnu Abza?."

Nafi’ menjawab, “Seorang budak."

"Apa alasanmu telah memberikan kepercayaan tersebut kepada seorang budak?." Desak Umar.

Nafi’ mengatakan, “Sesungguhnya budak tersebut adalah pakar di bidang faraidh dan qari' kitabullah (fasih membaca dan hafizh al-Qur'an)."

Kemudian Umar berkata, “Sungguh Nabi kalian telah bersabda, “Sesungguhnya Allah mengangkat derajat sebagian orang dengan al-Qur’an ini dan merendahkan sebagian yang lain karenanya.” (Shahih Muslim: 817).

Saudaraku,
Mustafa al-Siba'i dalam bukunya "Min rawai' hadharatina" menjelaskan bahwa Abdul Malik bin Marwan, sang khalifah Bani Umayyah menobatkan ‘Atha’ bin Abi Rabah sebagai satu-satunya mufti (persoalan haji) di musim haji pada masa itu, di mana tidak diperkenankan seorang ulama pun memberikan fatwa kepada manusia selain 'Atha.

Padahal bila dilihat dari postur tubuhnya sangatlah tidak meyakinkan. Ia seorang yang berkulit hitam, hidungnya pesek, matanya tidak sempurna, pincang kakinya dan kriting ikal rambutnya. Apabila ia duduk ditengah-tengah muridnya yang berjumlah ribuan orang, maka seolah-olah ia seperti burung gagak hitam yang berada di tengah kebun kapas yang putih bersih. Tetapi ia menjadi rujukan terhadap permasalahan agama, menjadi imam dalam fatwa.

Dan sejarah telah menulis dengan tinta emas bahwa madrasah ‘Atha’ bin Abi Rabah telah melahirkan berpuluh-puluh ribu ulama handal yang berkulit putih. Ia senantiasa dihormati, dicintai dan dihargai oleh murid-muridnya.

Saudaraku,
Ibnul Qayyim dalam karya "Miftah dar al-Sa'adah” mengutip perkataan Ibrahim al-Harbi,
“Muhammad bin Abdurahman al-Auqash adalah seorang yang lehernya pendek sampai tenggelam ke badannya sehingga kedua bahunya menonjol keluar.

Dengan penuh perhatian dan kasih sayang ibunya berpesan, “Wahai anakku, sungguh kelak setiap kali engkau berada di sebuah majelis engkau akan selalu ditertawakan dan direndahkan orang, maka hendaklah engkau menuntut ilmu karena ilmu akan mengangkat derajatmu.”

Nasihat ibunya diteladani sehingga akhirnya ia diangkat menjadi Hakim Agung di Mekkah selama dua puluh tahun.”

Saudaraku,
Itulah potret kemuliaan dan derajat tinggi yang disandang oleh orang yang berilmu. Walaupun secara lahiriah tidak menampilkan pesona fisik. Seorang budak, miskin, berkulit gelap, berhidung pesek, bahu menonjol keluar, bermata tak sempurna berkaki tak seimbang dan seterusnya.

Namun dengan ilmu derajat mereka terangkat. Maha benar Allah yang telah berfirman,
"Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat." (QS. Al-Mujadilah: 11).

Saudaraku,
Sebaliknya, pesona fisik yang melekat pada diri seseorang, kekayaan berlimpah, jabatan prestise tergenggam, bila tidak disempurnakan dengan kecakapan ilmu dan keindahan budi pekerti, akan melemparkan seseorang ke jurang kerendahan dan lembah keterpurukan. Di dunia, terlebih di akherat sana.

Untuk itu kita harus selalu mengukur diri kita sendiri, di manakah posisi kita sekarang. Apakah dalam kelompok orang-orang yang berilmu atau justru masuk dalam kafilah manusia yang jahil (tak berimu dan bodoh).

Abu Darda' memberi kita tiga standar ukuran dan parameter acuan untuk meraba hakikat kebodohan tersebut. Artinya apabila ada tiga perkara dalam diri kita, atau satu saja dari tiga hal tersebut, maka kita tergolong orang yang tiada berilmu atau bodoh.

Sahabat yang zuhud ini pernah bertutur, "Indikasi kebodohan itu ada tiga hal:

Ujub (mudah bangga diri).
Banyak mengobral pembicaraan yang tidak memiliki nilai manfaat.
Mencegah perbuatan dosa, tapi dia justru terpuruk di dalamnya.

Saudaraku,
Jika kita amati dan renungkan tiga indikator kebodohan yang telah dipasang oleh sahabat Nabi ini, maka sangat mungkin manusia yang secara kasat memiliki ilmu luas, pengetahuan yang dalam, prestasi puncak, menyabet banyak penghargaan dari manusia dan seterusnya. Ia masuk dalam katagori insan jahil, jika ia bangga dengan kelebihan yang ia miliki. Baik itu di bidang ilmu, amal, iman, dakwah, ibadah, penghambaan diri dan di bidang lainnya.

Karena seberapapun tinggi ilmu pengetahuan kita. Sehebat apapun prestasi ubudiyah kita. Sebanyak apapun ibadah harta yang pernah kita ukir dalam hidup. Seberapa banyak manusia yang bertaubat dan sadar lantaran nasihat dan bimbingan kita. Seberapa jauh medan perjuangan yang pernah kita jelajahi dan seterusnya.

Jika hal itu justru menyeret kita pada sikap ujub atau bangga diri, dan meremehkan ilmu, ibadah, sedekah, perjuangan dan peran serta kontribusi orang lain, maka kita tergolong dalam kafilah orang-orang bodoh (al-juhala'). Sebab sikap ujub itu akan menggerogoti pahala kebaikan, kelebihan, prestasi puncak dan kontribusi kita dalam memperjuangkan dien-Nya di permukaan bumi. Sehingga kita dapati hampa pahala dan keringnya kucuran pahala di sana.

Semua kita pasti pernah terjatuh ke lubang ujub. Bahkan para salafus shalih. Hanya saja mereka segera sadar dan istighfar, sementara kita malah menikmati hembusan setan tersebut.

Abdul Hamid al-Bilali dalam buku "al-Mushaffa min shifat al-du'at" mengutip perkataan Muqatil bin Sulaiman, ketika ia merasa telah berada di puncak ilmu. Ia berkata di hadapan murid-muridnya,

"Tanyakanlah kepadaku apa saja yang berada di bawah Arsy hingga di dasar bumi!."

Berkata salah seorang dari muridnya,

 "Kami tidak bertanya kepadamu tentang sesuatu yang berada di bawah ‘Arsy atau yang berada di dasar bumi. Tapi kami menanyakan kepadamu tentang sesuatu yang ada di permukaan bumi. Allah telah menceritakan dalam al-Qur'an prihal seekor anjing yang menyertai pemuda-pemuda Kahfi. Beritahu kami, apa warna anjing tersebut."

Maka pertanyaan tersebut, menjadikan Muqatil tergagap dan tak mampu menjawabnya. Ia sadar dengan kejahilan dirinya dan bertaubat kepada pemilik ‘Arsy.

Saudaraku,
Keluasan ilmu seseorang terukur dengan sikap yang berhati-hati dan waspada dalam berucap, bertindak dan berperilaku.

Tiada faedahnya berstatus sebagai guru besar, jika ucapannya tidak menetaskan keteladanan bagi orang lain. Prilakunya berseberangan dengan muatan ilmu dan bobot ucapannya.

Wakil rakyat atau calon anggota dewan, bisa mengelompokkan mereka menjadi golongan yang jahil, jika janji yang mereka obral kepada masyarakat di masa kampanye, tak pernah terwujud di alam realita kehidupan mereka.

Pengurus masjid, bisa disejajarkan dalam barisan al-juhala', jika memanfaatkan fasilitas rumah Allah untuk kepentingan pribadi, sebagai batu loncatan meraih mimpi dan ambisi pribadi.

Seorang ustadz, da'i dan penceramah agama, jika ucapannya tak sesuai dengan nilai yang dipropagandakannya kepada umat, maka ia telah memilih kelompok al-juhala' sebagai jaringan dan komunitasnya.

Dan siapapun kita, apapun keadaan kita, di manapun kita berada. Jika kita berbicara dan berkata-kata tidak menimbang baik buruknya, maslahat maupun mudharatnya, pahala dan dosanya, bermuatan dakwah atau dakwaannya, membesarkan hati orang lain ataupun melukai perasaannya dan seterusnya. Maka hal itu cukup melemparkan kita ke jurang kejahilan.

Saudaraku,
Orang yang cerdas akan menghadirkan contoh dan keteladanan yang baik. Orang yang jahil (bodoh), perilaku dan sepak terjangnya menciptakan celotehan banyak orang dan menghadirkan celaan mereka. Na'udzubillah min dzalik.

Saudaraku,
Apakah kita tergolong orang yang cerdas atau jahil wahai saudaraku? Bertanyalah pada hati nurani kita yang paling dalam. Wallahu a'lam bishawab.

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لاَ يَنْفَعُ وَمِنْ قَلْبٍ لاَ يَخْشَعُ وَمِنْ نَفْسٍ لاَ تَشْبَعُ وَمِنْ دَعْوَةٍ لاَ  يُسْتَجَابُ لَهَا


"Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu', dari jiwa yang tidak pernah merasa kenyang dan dari do'a yang tidak dikabulkan.” (HR. Muslim).

Sumber: Copas Whats'App
loading...

Renungan Tentang Betapa Hebat dan Mulianya Wanita

W A N I T A'

~~~ ~ • Tahukah engkau .... Bahwa yang pertama kali tinggal di Masjidil Haram adalah ~~~~ 'W A N I T A' ~~~~ Itulah ibunda kita 'Siti Hajar' istri Nabi Ibrahim 'Alaihis Salam ..... • Tahukah engkau .... Bahwa yang pertama kali beriman kepada Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam adalah ~~~~ 'W A N I T A' ~~~~ Itulah istri beliau 'Siti Khadijah' Radhiyallahu 'Anha .... • Tahukah engkau .... Bahwa darah yang pertama kali tumpah di jalan ALLAH Subhanahu wa Ta'ala adalah darah ~~~~ 'W A N I T A' ~~~~ Itulah darah 'Syahidah Sumayyah' ibunya Ammar Bin Yasir ..... • Tahukah engkau ..... Allah Subhanahu wa Ta'ala menurunkan Al-Qur'an dan di dalamnya ada Surah bernama ~~~~ 'W A N I T A' ~~~~ (An-Nisaa') Itulah surah ke 4, dan surah terpanjang ke 4 dalam Al-Qur'an, ada 176 ayat setelah Al-Baqarah 286 ayat ; Al-ARaaf 206 ayat dan Ali Imran 200 ayat. Sementara Surah 'Ar-Rijaal' (Laki-Laki) tidak kita temukan didalam 114 Surah. • Tahukah engkau...... Nabi Saw bersabda : "aku berwasiat pada kalian agar bersikap baiklah terhadap ~~~~ 'W A N I T A' ~~~~ Itulah kalimat yang beliau ulang2 hingga 3 kali dalam khutbah perpisahan beliau (wada') sebelum beliau Shalallahu 'Alaihi Wasallam meninggalkan kita semua selamanya... • Tahukah engkau ....... Nabi Saw bersabda : "Siapa yang memiliki ~~~~ 3 Anak Wanita ~~~~ kemudian mendidiknya dan berhasil baik dalam pendidikannya, maka itu akan menjadi pembebas baginya dari Api Neraka" Sahabat bertanya : "Bagaimana jika hanya 2 Anak Wanita saja wahai Rasulullah?" Jawab Nabi Shalallahu 'Alaihi Wasallam : "2 Anak Wanita pun bisa" Kata Sahabat lagi : "Bagaimana bila hanya 1 Anak Wanita saja Baginda Rasul?" Jawab Nabi Shalallahu 'Alaihi Wasallam : "1 Anak Wanita pun juga bisa" • Tahukah engkau.... bahwa Surga itu terletak dibawah kaki ~~~~ Ibu (Wanita) ~~~~ "Al-Jannatu Tahtaa aqdaamil Ummahaat : "Surga itu berada dibawah telapak kaki Ibu" Adakah kemuliaan yang melebihi semua ini bagi ~~~~~ 'W A N I T A' ?!?!?! ~~~~~ Katakanlah wahai para wanita : "Alhamdulillahi 'Alaa Ni'matil Islam" (Umar Bin Hafizh) Jadi..... Jika engkau mengatakan bahwa Islam adalah agama yang tidak memuliakan ~~~~ 'W A N I T A' ~~~~ Maka engkau mengambil sebuah kesimpulan yang 'Salah Besar'... "Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, bentuk tubuh yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya. Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari mata hatinya, kerana itulah pintu hatinya, tempat dimana cinta itu ada." "CINTANYA TANPA SYARAT". Every Woman is Wonderful‍‌‌‌‌‍‍‍‍‍‍‍‍‍‍‌ �� ‍‌‌‌‌‍‍‍‍‍‍‌‍‍‌🐠‌‌Karena isteri, rezekimu bertambah. ‍‌‌‌‌‍‍‍‍‍‍‌‍‍‌🐠‌‌Karena isteri, maka lahirlah anak2mu. ‍‌‌‌‌‍‍‍‍‍‍‌‍‍‌🐠‌‌Karena isteri, makan, pakaianmu dijaga. ‍‌‌‌‌‍‍‍‍‍‍‌‍‍‌🐠‌‌Karena isteri, tenang hati mu. ‍‌‌‌‌‍‍‍‍‍‍‌‍‍‌🐠‌‌Karena isteri, lembut pandangan mata mu. ‍‌‌‌‌‍‍‍‍‍‍‌‍‍‌🐠‌‌Karena isteri adalah satunya manusia yang boleh melihat cacat cela mu yang tersembunyi dari pandangan mata mu dan masih menerima mu seadanya. ‍‌‌‌‌‍‍‍‍‍‍‌‍‍‌🐠‌‌Janganlah sakiti hati mereka, ingatlah setiap pengorbanan mereka, ‍‌‌‌‌‍‍‍‍‍‍‌‍‍‌🐠‌‌walaupun kecil di mata mu, baginya besar bagi dirinya. ‍‌‌‌‌‍‍‍‍‍‍‌‍‍‌🐠‌‌Setiap peluh yang menitik, yang bekerja untuk keluarganya, ‍‌‌‌‌‍‍‍‍‍‍‌‍‍‌🐠‌‌setiap airmata yang menitis untuk anak-anak dan suaminya adalah salah satu tanda, ‍‌‌‌‌‍‍‍‍‍‍‌‍‍‌🐠‌‌dia isteri yang terbaik buat anda wahai yang bergelar suami. ‍‌‌‌‌‍‍‍‍‍‍‌‍‍‌🐠‌‌renungan sepintas lalu. Mengapa WANITA sering menangis? ‍‌‌‌‌‍‍‍‍‍‍‌‍‍‌🐠‌‌Jawab Allah : Karena WANITA itu unik. ‍‌‌‌‌‍‍‍‍‍‍‌‍‍‌🐠‌‌Aku ciptakan ia sebagai makhluk istimewa. ‍‌‌‌‌‍‍‍‍‍‍‌‍‍‌🐠‌‌KU kuatkan bahunya utk menjaga anak2nya, ‍‌‌‌‌‍‍‍‍‍‍‌‍‍‌🐠‌‌KU lembutkan hatinya utk memberi rasa aman, ‍‌‌‌‌‍‍‍‍‍‍‌‍‍‌🐠‌‌KU kuatkan rahimnya utk menyimpan benih manusia, ‍‌‌‌‌‍‍‍‍‍‍‌‍‍‌🐠‌‌KU teguhkan peribadinya utk terus berjuang saat yg lain menyerah, ‍‌‌‌‌‍‍‍‍‍‍‌‍‍‌🐠‌‌KU beri dia naluri utk tetap menyayangi, walau dikhianati oleh teman, ‍‌‌‌‌‍‍‍‍‍‍‌‍‍‌🐠‌‌walau disakiti oleh orang yg disayangi. WANITA makhluk kuat. ‍‌‌‌‌‍‍‍‍‍‍‌‍‍‌🐠‌‌Tapi jika suatu saat dia menangis itu kerana KU beri air mata utk membasuh luka batin & memberi kekuatan baru. ‍‌‌‌‌‍‍‍‍‍‍‍‍‍‍‌‍‌🍁‌‌WANITA sangatlah istimewa...... ..Kirimkan kpd WANITA yg kamu sayangi...... ‍‌‌‌‌‍‌‍‌‍‌‌🌴‌‌Kirimkan juga kpd lelaki agar mereka menghargai WANITA dan agar tau bahwa WANITA.....ciptaan yg istimewa........ ‍‌‌‌‌‍‍‍‍‍‍‍‍‍‌‍‌➡‌‌Wajah IBU paling→ cantik ‍‌‌‌‌‍‍‍‍‍‍‍‍‍‌‍‌➡‌‌Masakan IBU paling→ sedap ‍‌‌‌‌‍‍‍‍‍‍‍‍‍‌‍‌➡‌‌Kata IBU paling→ beharga. ‍‌‌‌‌‍‍‍‍‍‍‍‍‍‌‍‌➡‌‌Doa IBU paling→makbul ‍‌‌‌‌‍‍‍‍‍‍‍‍‍‌‍‌➡‌‌ Restu IBU paling di berkati: ‍‌‌‌‌‍‍‍‍‍‍‌‍‍‍‍‍‍‍‌🌺‌‌IBU SANGAT SEMPURNA DI MATA KITA ‍‌‌‌‌‍‍‍‍‍‍‍‍‍‌‌‍‌☺😭 Semoga bermanfaat.
loading...

Link Download Kitab-Kitab Keislaman Dari Penulis Modern

Berikut kami share link-link untuk mendownload kitab-kitab islam kontemporer  yang ditulis oleh pengarang-pengarang abad modern (non-turats).

A. ILMU AKIDAH, FILSAFAT, DAN PEMIKIRAN ISLAM
1. Syech Muhammad Sa'id Ramadhan Al Buthiy :
https://archive.org/details/elbouti

2. Syech Sa'id Faudah :
https://archive.org/details/ahbab_20150627
https://archive.org/details/saidfouda

3. Syech Thaha Abdurrahman :
https://archive.org/details/Tahaabdurrahman

4. Maulana Wahiduddin Khan :
https://archive.org/details/wahidkhan

5. Syech Rahmatullah Al Hindiy :
https://archive.org/details/WAQ32899WAQ

6. Syech Zahid Al Kautsariy :
https://archive.org/details/Elkawthari

7. Syech Musthafa Shabriy :
https://archive.org/details/3lm_Kalam_Sabri

B. ILMU USHUL FIQH
1. Dr. Fathiy Ad Durainiy :
http://www.feqhweb.com/dan3/uploads/13640811602.pdf

2. Syech Musthafa Sa'id Al Khin :
https://archive.org/details/hanafi_20150918_2109
https://archive.org/details/Encycloped405

3. Syech Muhammad Salam Madkur :
http://feqhweb.com/dan3/uploads/1379420509735.pdf

4. Dr. Musthafa Al Bugha :
https://archive.org/details/Encycloped405

5. Syech Abdul Wahab Kholaf :
https://archive.org/details/osol_fikh_khallaf

C. ILMU MAQASHIDUS SYARI'AH
1. Syech Abdullah bin Bayyah :
http://www.mediafire.com/file/9u6w65zzjcc03tr/%D8%AD%D9%88%D8%A7%D8%B1+%D8%B9%D9%86+%D8%A8%D8%B9%D8%AF+%D8%AD%D9%88%D9%84+%D8%AD%D9%82%D9%88%D9%82+%D8%A7%D9%84%D8%A7%D9%95%D9%86%D8%B3%D8%A7%D9%86+%D9%81%D9%8A+%D8%A7%D9%84%D8%A7%D9%95%D8%B3%D9%84%D8%A7%D9%85+-+%D8%B9%D8%A8%D8%AF+%D8%A7%D9%84%D9%84%D9%87+%D8%A8%D9%86+%D8%A8%D9%8A%D9%87++-+PDFOptim+2+1.pdf

http://www.riyadhalelm.com/researches/5/28_elaqa_mqasid.pdf

2. Syech Ahmad Ar Raisuniy :
https://archive.org/details/mdmqshmdmqsh
https://docs.google.com/uc?export=download&id=0B6alj0IcJKqiWU9saThUM1puZGM

D. ILMU HADITS 
1. Syech Nuruddin 'Itr :
https://archive.org/details/waq17637

2. Syech Ahmad Ma'bad :
https://archive.org/details/Mabad-ahmed-tadrib
http://ia341336.us.archive.org/1/items/HAFZ-MABD/12345.pdf

3. Maulana Kholil Ahmad As Saharanfuriy :
https://archive.org/details/FPbzlmghod

4. Syech Ajjaj Al Khatib :
https://archive.org/details/WAQ54783

5. Syech Syarif Hatim Al 'Auniy :
https://archive.org/details/WAQ13667
https://archive.org/details/sharh-altawdeeh-alabhar
http://waqfeya.com/books/13/1292.rar

E. ILMU AL QUR'AN DAN TAFSIR 
1. Syech Muhammad Abdul Azhim Az Zarqaniy :
http://waqfeya.com/books/24/22/meoq.rar

2. Syech Ibn 'Asyur :
http://majles.alukah.net/t158475/

3. Syech Aiman Rusydi Suwaid :
https://archive.org/details/atltajatltaj
https://archive.org/details/xboxgamer-4313

4. Syech Muhammad Ali As Shabuny :
https://ia600503.us.archive.org/3/items/tafsir09/064.zip

5. Maqalat Syech Ali Asy Syarawy :
https://archive.org/details/taha_11
https://www.alkottob.com/author/8-%D8%A7%D9%84%D8%B4%D9%8A%D8%AE-%D9%85%D8%AD%D9%85%D8%AF-%D9%85%D8%AA%D9%88%D9%84%D9%8A-%D8%A7%D9%84%D8%B4%D8%B9%D8%B1%D8%A7%D9%88%D9%8A.html

6. Syech Muhammad Amin As Syinqithi :
https://archive.org/details/kotob-chinqit
http://sunnahway.net/books/shanqat.ra

F. ILMU FIQH MUQARAN, FATWA DAN PENERAPAN DALAM UNDANG-UNDANG POSITIF
1. Syech Dr. Wahbah Az Zuhailiy :
http://www.almeshkat.net/books/archive/books/fekh%20eslami.rar
http://ia600506.us.archive.org/20/items/Mu3amalatMaliaMu3asira/mu3amalat.pdf
http://www.feqhweb.com/vb/attachment.php?attachmentid=542&d=1241974813
https://archive.org/details/btrv5
https://archive.org/details/mawsoo3atfiqh

2. Syech Abu Zuhrah :
https://archive.org/details/abouzohra

3. Syech Ali Jum'ah :
http://islamicfiles.net/vb/t6190.html

4. Syech Musthafa Ahmad Az Zarqa :
https://archive.org/details/madkhal-zarqa
https://archive.org/details/eguyr

5. Syech Muhammad Az Zuhailiy :
-

6. Dr. Sa'di Abu Jaib :
https://archive.org/details/MEGMAA
https://archive.org/details/waq47855

G. ILMU EKONOMI ISLAM
1. Syech Umar Chapra :
-
 2. Syech Rafiq Yunus Al Mishry :
https://ia902300.us.archive.org/9/items/pbvj3/pbvj3.pdf
https://archive.org/download/uzaq1/uzaq1.pdf

H. ILMU POLITIK ISLAM
1. Syech Rasyid Gonouchi :
-
2. Syech Abdurrazaq Sanhuri Basya :
https://archive.org/details/fiqh-aladeya-wal-adzkar

 3. Dr. Muhammad Salim Al Awwa :
https://maktabaonline.blogspot.co.id/2016/06/pdf_29.html?m=1

4. Ahmad Daud Oughlo :
https://archive.org/details/al-falsafa_al-siasia
https://archive.org/details/oughlou

5. Dr. Nadia Musthafa :
https://docs.google.com/uc?export=download&id=0Byh6MYoIR7X3SWVIWDdZUk96Q2M

I. ILMU TASAWUF ISLAMY
1. Al Habib Umar bin Hafidz :
http://www.alhabibomar.com/Books.aspx?SectionID=6&CatID=15

2. Syech Yusuf An Nabhany :
https://archive.org/details/alnabahani

3. Syech Abdul Qadir Isa :
https://www.google.dz/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=7&cad=rja&uact=8&ved=0CE4QFjAGahUKEwj3tafz1qjIAhVCVxQKHetgAUA&url=http%3A%2F%2Ffatawa.qsm.ac.il%2F7aqaeq.pdf&usg=AFQjCNFHVkXKdZxiMyP_ylXgEYDtq8VMtg

4. Syech Sa'id Hawwa :
https://archive.org/details/saidhawa

5. Syech Abdullah Sirajudin :
https://archive.org/details/sirajeddine

J. BUKU WAWASAN KEISLAMAN 
1. Syech Abul Hasan An Nadwi :
https://archive.org/details/alnadwi

2. Syech Fathullah Gulen :
https://archive.org/details/ghiloufik_gmail_20161003

3. Badi'uz Zaman Sa'id An Noursi :
https://www.kutub-pdf.net/author/59-%D8%A8%D8%AF%D9%8A%D8%B9-%D8%A7%D9%84%D8%B2%D9%85%D8%A7%D9%86-%D8%B3%D8%B9%D9%8A%D8%AF-%D8%A7%D9%84%D9%86%D9%88%D8%B1%D8%B3%D9%89.html

4. Syech Yusuf Al Qardhawi :
https://archive.org/details/qaradawi.net

5. Dr. Muhammad 'Imarah :
https://www.kutub-pdf.net/author/181-%D8%AF-%D9%85%D8%AD%D9%85%D8%AF-%D8%B9%D9%85%D8%A7%D8%B1%D8%A9.html

6. Abuya Sayyid Muhammad Alwi Al Hasani Al Maliki :
https://archive.org/details/maleky

7. Dr. Musthafa As Siba'i :
https://archive.org/details/waq49151
https://archive.org/details/waq48302waq
https://archive.org/details/waq22514
https://archive.org/details/waq52043
https://archive.org/details/waq38637
https://archive.org/details/smmwsmmw
https://archive.org/details/waqsmti

K. ADAB DAN SASTRA
1. Syech Ali At Thanthawi :
2. Syech Musthafa Shadiq Ar Rifa'i :
3. Buya Hamka :
4. Muhammad Iqbal :
5. Al Manfaluty :

L. ILMU SEJARAH ISLAM
1. Dr. Nizar Abadhah :
2. Syeikh Sallaby :
3. Dr. Syauqi Abu Khalil :
http://majles.alukah.net/t19632/

4. Syech Khudhary Bek :
https://www.google.co.id/url?q=http://archive.org/download/Madrasah_1433_Talta_2/Madrasah_1433_Talta_TareekhTashree3.pdf&sa=U&ved=0ahUKEwi0wofNpofTAhWEto8KHRYeClYQFggYMAc&usg=AFQjCNERup8PJPLbxqrvNBWJ4qPt-WeKUg

M. ILMU DAKWAH DAN QADHAYA SA'AH
1. Al Habib Abu Bakar Al Masyhur :
https://archive.org/details/aliaasas53_gmail_002
https://archive.org/details/almshoor

2. Syech Ahmad Al Kuftaro :
3. Dr. Thariq Al Habib :

N. HASYIAH DAN TAHQIQ BUKU KLASIK
1. Syech Yasin Al Fadany :
2. Syech Abdul Fatah Abu Ghudah :
3. Syech Hasan Heito :
4. Dr. Muhammad Nur Saif :
5. Syech Abdul Qadir Al Arna'uth :
6. Syech Anas Syarfawy :
7. Syech Mahmad Syakir :
8. Syeikh Ahmad Syakir :
9. Silsilah Ghumariyin :

Semoga bermanfaat.. 😉
loading...